Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
akhir pertarungan ju kai vs yue yan


__ADS_3

" HAHAHA, bagus ayo tunjukkan kemampuan mu ju kai" kata yue yan


yue yan dan ju kai saling menyerang satu sama lain, mereka mengeluarkan jurus jurus mereka sendiri.


ju kai yang sangat jago dalam belati selalu memberikan serangan kepada yue yan, begitu pun juga yue yan sangat gemar dalam panah maupun pedang.


walaupun pertarungan mereka berada di tengah pertempuran itu, namun seluruh prajurit tidak ada yang berani mendekatinya karena mengganggu sesama pertarungan kuat yang sedang beradu tading itu lebih buruk dari sampah, kecuali salah satu dari jenderal itu sudah tidak kuat dan membutuhkan prajuritnya untuk bertarung.


ju kai yang gemar dalam belati selalu memberikan sabetan ke kaki serta badan yue yan, sedangkan yue yan selalu menghindar tapi dia selalu memberikan serangan fatal kepada ju kai jika sudah ada kesempatan.


hingga yue yan yang sudah tidak tahan, langsung menggunakan panahnya yang berada di belakang bajunya itu, dia menggunakan jurus mematikannya dengan menggunakan panah ini jika dia sudah ada kesempatan untuk menghindar dari jarak jauh.


tibalah saat ju kai telah menusuk badannya itu membuat darahnya selalu mengalir .


yue yan walaupun sakit tapi dia memiliki peluang dia terbang dari jarak jauh sambil memberikan sedikit debu di pertarungan itu agar ju kai tidak melihat yue yan menggunakan panahnya dari debu itu.


" HaHAHA YUE YAN, BAGAIMANA RASANYA DENGAN BELATI KU INI " kata ju kai keras kepada yue yan yang berada di balik debu itu.


ju kai ketawa keras karena sudah melihat akan kemenangannya ini, namun saat ju kai melihat kembali di balik debu itu saat tiupan angin telah datang yue yan langsung mengambil ancang ancang menarikkan panahnya itu tepat di depan ju kai.


shrillkkk


darah muncrat di dada ju kai yang masih dalam keadaan tidak percya akan kejadian yang berada di depan matanya " Ka-u bagaimana bi-sa " kata ju kai pelan dan langsung jatuh ke tanah sambil melotot.


" hahah-ahha, wal-upun ka-u melukai ku cukup parah tapi jika kamu meremehkan lawan di depan mu tanpa siaga itu sama saja melakukan bunuh diri di depan lawanmu ju kai" kata yue yan pelan sambil menahan perih di badannya yang tertusuk itu


yue yan yang melihat lawan di depannya itu sudah mati , dia langsung menutup matanya itu dengan tangannya " hahaha, ka-u law-an yang sanagt menyenangkann ju kai" katanya sambil menahan perih.


yue yan yang sudah tidak tahan akan perihnya itu jatuh ke tanah, dia mencoba untuk bisa berdiri dari tanah itu, tapi tidak bisa " ha, ap-a ya-ng terjadi padaku " katanya yang menahan sakit perih kepala dan badan nya itu.

__ADS_1


uaaa


sakit


sakit sekali


tolong!!!!


kata yue yan keras, dia sekarang sudah tidak bisa lagi menahan perih tusukan itu, dia juga sedang berfikir dulunya dia pernah tertusuk seperti ini saat masih kecil maupun saat besar, tapi kali ini dia mengalami sakit yang amat luar biasa itu, dia mengambil kesimpulan kalau belati yang berada di tangan ju kai telah di isi dengan sebuah RACUN.


" ka-u baji-ngan ju kai" kata yue yan dengan mata yang sangat kabur saat melihat keadaan sekelilingnya .


bahkan prajurit yang melihat pertarungannya dengan ju kai saat itu kaget karena yue yan jatuh saat dia menutup mata ju kai dengan tangannya itu, dia langsung pergi ke jenderalnya dan berteriak " JENDERAL JENDERAL APA YANG TERJADI " kata prajurit itu yang selalu berada di samping yue yan selama ini.


namun yue yan tidak mendengar teriakkan prajuritnya itu, dia merasa pusing seperti dunia ini berputar putar di kepalanya, dia hanya mengatakan " siapa kau" dan di ulangi seterusnya.


prajurit yang merasa bahwa yue yan sekarang sudah sangat tidak baik baik saja, dia menggendong jenderalnya sambil membawanya di kudanya itu.


para prajurit yang mendengar itu langsung menoleh dan melihat kalau jenderal mereka sedang sekarat bahkan sambil meneriakkan " siapa kau" dengan kerasnya itu.


ayo lindungi jenderal


bantu jenderal kita


habisi yang berani mendekatinya


kata semua prajurit itu yang melihat jenderal mereka sekarat, mereka menghadang seluruh prajurit aliran hitam yang menganggu jalan jendral mereka yang sedang sakit parah itu.


para prajurit aliran hitam juga berteriak

__ADS_1


ayo habisi jenderal itu


penggal dia


siksa dia


kata para prajurit aliran hitam saat melihat kesempatan yang sudah di depan mata mereka, mereka juga tidak kalah brutal dengan pasukan aliansi itu mereka membasmi seperti melihat hadiah yang berada di depan mereka itu.


prajurit yang saling tangguh ini dengan gigih selalu memberikan pukulan satu sama lain, darah terus mengalir di medan perang itu, tak terhitung jumlah korban yang berada di medan perang itu hanya karena seorang jenderal yang sakit parah itu mereka melakukan itu.


namun pasukan yang paling banyak korban adalah pasukan aliran hitam karena sekarang populasi yang berada di medan perang terus berkurang ,karena perbandingan antara pasukan aliansi sekte daun dan aliran hitam sangat jauh berbeda aliansi sekte daun memiliki populasi sangat banyak di medan perang itu ,di karena kan gabungan antara pasukan aliran hitam dan aliran putih masing masing ada yang berpihak ke aliansi sekte daun.


sehingga menyebabkan populasi aliran hitam semakin berkurang di karena kan banyaknya penghianat, sedangkan aliran putih tidak perlu di tanya lagi karena masa lalu yang kelam membuat mereka bergabung dengan aliansi sekte daun, mereka sangat membenci aliran hitam bahkan di dalam otak mereka hanya satu yaitu balas dendam.


sekarang aliansi itu sudah memukul mundur pasukan aliran hitam, mereka juga sudah berhasil mebobol perbatasan aliran hitam, penjaga yang berada di perbatasan semuanya mati walaupun mereka pasukan elit sejauh jauhnya pasukan elit jika di borongi oleh pasukan yang sangat banyaknya pasti mereka akan kalah.


sekarang yang berada di pikiran pasukan aliran hitam hanya satu " apakah ada bantuan " kata mereka dalam hati sambil memikirkannya selama medan perang ini.


++++++


di ruang medis itu.


para tabib mengobati yue yan dengan sangat serius karena mereka tahu sekarang yang berada di depan mereka ini jenderal jika ada salah sedikit pun dari mengobati yue yan maka mereka lah yang harus menanggung akibatnya.


para prajurit yang selalu setia kepada yue yan menunggu dengan sangat khwatir mereka sangat takut apabila jenderal mereka mati di medan perang ini, karena apa bila dia mati maka komando yang berada di perbatasan akan tidak terkontrol dan akan menjadi suatu masalah bagi pasukan aliansi.


BERSAMBUNG.


||||||

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN, AND SHARE.


__ADS_2