Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
ke pasar budak


__ADS_3

di kota duva


sen ren dan sen yui yang sudah melakukan perjalanan jauh, mereka melihat ada sebuah kota di arah timur yang bernama kota duva, sen ren dan yui yang sudah kehabisan tenaga mau tidak mau mereka pergi menuju ke kota itu.


di kota ini adalah kota netral dimana disini terdapat aliran hitam,putih,maupun netral.


di kota ini disebut sebagai kota damai bahkan disini sangat jarang terjadi kejahatan karena banyaknya tentara kota yang selalu berpatroli.


sen ren : " wahh, disini bener bener damai bahkan disini sangat banyak aliran putih dan hitam". kata sen ren


sen yui : " iya kak kakak bener, oh iya kak sekarang kita dimana bisa tinggal?". tanyanya kepada sen ren


sen ren : "kalau begitu kita cari rumah yang bisa kita tinggali". jawab sen ren


sen yui :" ok kak"


sen ren yang melihat ada sebuah tulisan yang menjual tanah langsung pergi menuju ke perumahan itu bersama yui yang mengikutinya.


sen ren : " halo halo apakah ada orang yang berada di dalam".


pintu itu di buka," oh iya ada apa, apa kalian ingin membeli rumah" kata kakek tua itu


sen ren : " iya kek, saya dan adik saya ingin membeli rumah untuk ditinggali". kata sen ren dan di anggukan juga oleh yui


"oke kalau begitu, silakan masuk" kata kakek itu


setelah masuk ke dalam rumah itu terdapat banyak sekali orang didalamnya, perumahan ini bukan lah perumahan biasa pada umumnya karena disini adalah perumahan orang kaya.


setelah masuk kakek itu menunjukkan beberapa rumah yang masih kosong, yang bisa di jadikan rumah buat kedua anak itu " pilihlah kesukaan kalian, jika ada yang kalian suka panggil aku" kata kakek itu sambil menguap


sen ren tersenyum dan langsung memilih rumah yang bisa dia tinggali, dia memilih perumahan yang berada di lorong E menurutnya rumah itu walaupun kecil tapi untuk seukuran dan jumlah mereka berdua pasti sudah cukup buat mereka beraktivitas " kek, aku telah menemukannya sekarang sya mau membayarnya" kata sen ren


mendengar itu kakek itu langsung datang dan menghampiri kedua anak itu " wahh, ternyata kalian lebih memilih lorong yang sempit, apa kalian tidak mau mengganti ulang saja pilihan kalian, menurutku lorong ini sangat sepi untuk di tinggali karena di samping rumah kalian semuanya adalah orang tua" kata kakek itu


sen kun menjawab" tidak kek, saya rasa dengan lingkungan yang sepi menurutku itu lebih nyaman di banding tempat yang di penuhi manusia yang sangat banyak"


kakek itu " baiklah jika itu pilihan kalian, maka silahkan tanda tangan di kertas ini harganya 10 koin emas" kata kakek itu, dan anak itu langsung memberikan uang itu dan mendatangani kertas itu.


kertas yang berada di dunia ini bukanlah kertas sembarangan, kertas untuk sebuah tanah bisa di miliki seseorang jika sudah memiliki surat ijin kepunyaan rumah, jadi jika rumah kalian di gusur dan diambil pastinya akan ada konsekuensinya misalnya melawan raja kota, terkena penjara,hukum mati dan bisa saja rumah yang dia miliki orang itu akan diambil oleh yang terkena korban.


sen ren dan yui yang sudah mendapatkan dokumen itu langsung menuju ke tempat tinggal mereka.


+++++


rumah sen ren dan yui.

__ADS_1


sen ren tidak lupa membeli dekorasi agar rumah mereka bisa indah seperti rumah lainnnya, mereka mendokerasi selama 3 jam karena mereka tidak mau melewatkan apapun itu.


setelah dekorasi yang lama akhirnya mereka istirahat dan menunggu esok pagi.


setelah bangun pagi tidak lupa mereka bermeditasi buat kekuatan mereka, kini sen yui memiliki ranah siren 4 dan sen ren siren 2.


di tengah kota banyak kabar kalau akan ada sebuah pendaftaran murid di sekte bangau, semua orang sangat antusias akan pendaftaran itu karena sekte itu adalah sekte kelas menengah yang tidak bisa di singgung.


sen ren yang mendengar itu langsung menuju ke papan pengumuman itu disitu terbaca


- untuk bisa masuk ke sekte ini kalian harus memiliki ranah pembentukan darah.


- ke 2 kalian akan menuju sebuah ujian yang mungkin sangat menyulitkan, jika kalian berhasil maka kalian bisa masuk ke sekte ini.


- pendaftaran akan dilakukan 1 bulan lagi dari sekarang dan akan di tutup pada akhir bulan, terimakasih


sen ren dengan antusias langsung mendaftar dan memberikan namanya beserta adiknya.


setelah mendaftar, dia langsung berfikir sebuah ide yaitu membuat sebuah jaringan yang bisa membantunya di masa depan nanti.


sen ren langsung datang ke rumah dan membangunkan yui yang ketiduran di tempat tidurnya, dan menberitahukan rencananya, yui setuju saja akan itu menurutnya itu bagus agar kakaknya bisa mendapatkan sebuah perlindungan.


mereka langsung mencari makan untuk mengisi kelaparan mereka yang hobi makan.


+++


sen ren dengan antusias langsung menanyakan bagaimana caranya mendapatkan orang yang setia.


pelayan yang berada di tempat makan mendengar pertanyaan itu, menurutnya itu lucu karena orang setia sangat jarang terjadi di dunia ini " nak jika kamu ingin mencari orang setia itu hanyalah sebuah khayalan di dunia ini sangat susah mencari orang setia, namun karena kamu bersikeras saya akan menunjukkan sebuah toko yang mungkin bisa membantu kalian" kata pelayan itu


sen ren yang mendapatkan koordianatnya langsung dengan cepat cepat menyelesaikan makannya dan memberitahu sen yui agar cepat makan karena kita akan menuju ketempat itu.


sen yui cemberut karena makanannya harus di habiskan cepat cepat, padahal dia ingin menikmati makanannya dengan nikmat," baiklah kak" kata yui dengan mengelas nafas


sen ren sendiri ketawa akan kelucuan adiknya ,namun mau bagaimana lagi karena waktu yang mepet dia harus melakukannya.


setelah selesai makan mereka menuju ketempat itu.


++++


di tempat budak


sen ren yang melihat tulisan di bawah itu matanya langsung berkedip beberapa kali sambil menggosokan matanya " ha, jadi ini yang di masukkan pelayan itu tempat budak yang sering di jual belikan itu" kata sen ren


yui yang melihat itu juga kesel karena kakaknya harus mengajaknya ketempat tak senonoh ini, " kak, kenapa kakak membawa yui di tempat ini, apa kakak ingin menjual yui? ". tanya yui dengan polos sambil berkaca

__ADS_1


sen ren ingin ketawa tapi di tahan karena melihat adiknya yang akan menangis " tidak yui, kakak hanya ingin membuat jaringan agar kita tidak sendiri seperti sebelumnya, lagi pula kita akan melakukan perjalanan jauh menuju sekte bangau, jadi bagaimana dengan rumah kita yang tidak terurus itu?. kata sen ren panjang lebar


yui " oh jadi begitu ayo masuk" kata yui


setelah bicara panjang lebar mereka masuk dan menemui orang yang menjual budak itu, disini terdapat banyak sekali budak yang terluka mungkin akibat disiksa dengan kejam.


yui ingin muntah namun di tahan karena dia harus bersikap seperti bangsawan pada umumnya.


sen ren melihat melihat dulu budak yang akan dia beli, sambil melihat melihat, dia menemukan ada 1 ibu yang memiliki kekuatan yang sangat besar bisa di lihat dari aura yang dia miliki.


sen ren dengan antusias meminta kepada manajernya itu untuk membeli budak itu.


manajer :" oh budak itu, nak bukannya kami tidak mau tapi budak ini sangat berbahaya bahkan dia telah melukai majikannya beberapa kali, tapi jika kamu mau maka kami akan menjualnya lagi pula dia sangat meresahkan di tempat budak ini". kata manajer


sen ren " aku mau berikan budak ini, aku tidak peduli resikonya yang penting dia kuat itu sudah cukup " kata sen ren


manajer " baiklah, kalau begitu akan aku urus dokumennya dulu, tunggu disini" kata manajernya


sen ren yang melihat budak ini datang kangsung menghampirinya " bu, tenanglah aku ini adalah orang baik, lihatlah aku masih kecil bagaimana bisa aku melukai ibu ini" kata sen ren dengan ketulusannya


ibu yang melihat ketulusan itu langsung menjawab " jika kamu ingin membeliku maka kamu harus membeli juga 3 anakku itu di sana" sambil menunjuk jeruji itu


sen ren melihat jari telunjuk itu langsung ke jeruji itu dan melihat potensi anak itu, setelah melihat potensi anak itu langsung menyetujuinya.


sen ren memanggil manajer itu yang kebetulan manajer itu sudah mengambil semua dokumen budak di tempat ini.


sen ren " pak manajer, saya ingin membeli ke 3 anak itu yang berada di jeruji itu". kata sen ren


manajer melihat jeruji dan mengangguk " baiklah, tapi uangnya sebesar 100 koin emas" kata manajer itu dengan licik


sen ren yang merasa di bohongi tapi tidak apa lagi pula uangnya masih banyak di cincinnya "baiklah, tidak masalah" kata sen ren


manajer yang merasa akan mendapatkan uang yang melimpah langsung merasa senang dan memberikan dokumen dokumen itu " baiklah penjaga ambil ibu itu dan 3 anak itu, untuk mengikuti sumpah kontrak darah"kata manajer dengan keras


3 anak itu dan ibu itu meneteskan darah mereka, ke dokumen itu yang artinya sen ren bisa mendapatkan seutuhnya.


nama budak itu adalah


bai ling (ibu) dan anaknya bernama bai lang, bai long, bai du.


||||||


aduh jadi tidak semangat menulis novelnya 😔


bai ling ilustrasi ( ibu itu)

__ADS_1



__ADS_2