Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
pembantaian


__ADS_3

disisi lain perang antara pasukan aliran hitam dan aliansi sekte daun masih berlanjut.


kini di depan mereka terlihat sebuah pasukan besar yang memiliki banyak sekali kafaleri kuda 🐎 di bawanya, bukan hanya itu armor yang mereka pakai tidak pernah ada di benua ini dan sangat asing bagi benua madusa untuk memilikinya.


jenderal itu ketawa dengan keras" hahhahahaah" ketawanya itu membuat seluruh pasukan yang berada di medan perang itu sakit 👂 telinga, bagaimana tidak aura dan kerasnya suaranya itu membuat pasukan dari dua kubu sakit bahkan ada yang hampir kehilangan kewarasannya jika dia tidak menggunakan auranya untuk menekan suara itu.


3 jenderal yang mendengar itu juga sakit namun mereka bisa menahannya dengan aura yang mereka miliki.


sekarang jenderal itu telah mendekat ke medan tempur jalannya pasukan itu mampu meruntuhkan semangat aliansi sekte daun yang sekarang tidak lama lagi akan mendekati ke dalam istana itu.


3 jenderal itu melihat dengan mata kepala mereka siapa itu.



ilustrasi jenderal itu.


tubuh orang itu sangat besar dengan tombak besar di punggungnya.


" siapa kau? mengapa kau menghalangi kami?" kata zi sang dan di anggukan dengan kedua jenderal itu.


" aku hahhaha, kamu ingin mengetahui aku? siapa aku sebenarnya, aku adalah jenderal yang berasal dari benua lain, seharusnya kamu mengerti apa yang aku katakan bukan" kata jenderal itu.


" jika begitu, mengapa kamu membawa pasukan mu di medan perang ini" kata bu van


"pasukan yah?, jika aku katakan kalau aku adalah musuh mu, apa kamu percaya" katanya kepada ketiga jenderal itu.


" tentu " kata mereka bertiga


" bagus, jadi tidak usah bicara panjang lebar lagi bukan, LANGSUNG AJA SERANG BA*J*NGAN" kata jenderal itu langsung maju dan di ikuti oleh kafaleri di belakangnya.


3 jenderal itu tidak diam saja, mereka menyuruh pasukannya untuk membentuk sebuah formasi untuk bertahan.

__ADS_1


namun pertahanan itu di patahkan dengan tombak besar jenderal itu, setiap kali ayunan tombak itu di ayunkan selalu membuat pasukan jatuh dan terkapar.


kafaleri yang mengikuti belakangnya dengan 🐎 kudanya yang sudah terlatih sudah terbiasa akan tombak jenderalnya itu, mereka juga menebas para pasukan yang berada di dekat mereka.


li ru yang melihat itu sangat senang karena ada bantuan yang datang " WAHAI PASUKAN ALIRAN HITAM, AYO KITA TUNJUKKAN JUGA KEKUTAN KITA KEPADA JENDRAL ITU " katanya dengan keras membuat seluruh prajurit memiliki semamgat juang kembali.


mereka awalnya berfikir kalau hidup mereka sudah tidak lama lagi maka mereka hanya pasrahkan saja diri mereka di medan perang ini, tapi melihat ada bantuan yang datang dari arah jauh mereka memiliki semangat lagi.


ayoo kita tunjukkan kepada mereka!!


HaHAHA ayo bertahan!!!


wahai pasukan musuh kami aliran hitam akan membalas serangan kalian!!!


hiyaaa!!!


yareeeee!!!


para pasukan aliran hitam tertawa sambil membunuh, walaupun mereka sudah berdarah darah dari tadi dan sudah memiliki banyak tebasan di tubuh mereka, entah kenapa cahaya dalam harapan mereka datang dan memberikan sebuah kekuatan buat mereka bisa bertarung.


para pasukan aliansi tidak tinggal diam mereka akan membalas serangan dari aliran hitam maupun bantuan itu.


hingga akhirnya tersisa 2.000 pasukan aliansi yang berada di sana, bayangkan aja pasukan yang awalnya sangat besar dengan beribu sekte pasukan di dalamnya kalah hanya karena 1 bantuan ,ini seperti semut yang kalian lihat sangat kecil dan gampang di injak ternyata memiliki bantuan yang begitu banyaknya di dalamnya.


" ha hos ha hos ha, aku sudah tidak kuat lagi zi sanggg!!! pergilah dan selamatkan dirimu" kata li vai


" tidak, aku juga jenderal aku tidak akan meninggalkan pasukan ku yang mati untuk melindungi ku" jawab zi sang


" hei, zi sang apa kamu pikir kita akan menang dalam pertempuran ini" kata bu van


" a-ku , a-ku ... " zi sang

__ADS_1


" tidak bukan, dan mengapa kami menyuruhmu pergi pasti kamu tahu alasannya bukan, percuma kita mempertaruhkan nyawa kita sedang kan lawan kita tidak bisa di bunuh dengan kekuatan kita saat ini" kata bu van menesahati, ini pertamakalinya bu van menesahati seseorang padahal sejak dulu dia ini adalah orang yang sangat bar bar dan tidak peduli akan aturan.


" cihhh, tapi kenapa harus aku!!!!!" kata zi sang keras kepada mereka berdua


li vai yang sudah melihat dari jarak jauh jenderal dengan kudanya itu akan mendekati dia " ZI SANGG!!, KAMU YANG PALING PINTAR DI ANTARA KAMI DAN KAMU TAHU HAL ITU, JIKA KAMI MATI SIAPA YANG MEMBALASKAN KEMATIAN KAMJ DAN PASUKAN KAMI YANG BERADA DISINI , JAWAB!!! ZI SANG!!!" kata li vai sangat keras dia sekarang sangat marah kepada zi sang yang dari tadi kurang mengerti apa maksudnya.


zi sang yang melihat kemarahan li vai dia diam dan bicara " baiklah, berjanjilah untuk tetap hidup " katanya pelan dan pergi dari medan perang itu sambil menebas orang yang menghalangi jalannya, matanya sekarang berkaca mengingat masa masa bu van dan li vai bersamanya dulu, dan sekarang kematian mereka sudah terlihat di depannya, dia tidak bisa menahan tangisnya dia menebas sambil 😭 menangis.


setelah 2 jam lamanya kini li vai , bu fan, akan menghadapi jenderal itu.


" hahhaah, hei dimana teman kalian, apa dia menangis atau pengec.." jenderal itu terhenti


" DIAM KAU, dia tidak seperti itu, dia akan membalaskan kematian kami lihatlah nanti , baj***" kata bu van


" ooooo kesihan, jangan cengengnya " kata jenderal itu sambil mengejeknya


" kau, bener bener , mulutmu tidak bisa di tutup dan di ajar baik baik yah" kata li vai sambil menahan marahnya itu.


" ouhhh , sahabat yang terbaik sekali , sayang sekali ya harus mati dalam perang, hmm ngomong ngomong ,apa kalian tidak sayang apa dengan orang tua kalian melihat anaknya mati dengan terkapar itu haha " katanya dengan mulut mengejek.


bu van yang sudah tidak tahan langsung menyerang jenderal itu dengan pedangnya namun bukan nya takut jenderal itu malah balik menebas bu van dengan kecepatannya, critttttt


tangan bu van terpotong "uahhhhhhhhh, sakitttttt " kata bu van sebenarnya dia bisa manahannya tapi jenderal itu menggunakan kekuatan apinya agar bisa membakar daging tangan itu dan menambah rasa sakitnya.


" hahha ini lah penyebabnya jika kalian melawan ku" kata jenderal itu.


BERSAMBUNG.


|||||||


maaf yah kalau waktu uploadnya lama hehhe.

__ADS_1


😉



__ADS_2