Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
panasnya hubungan 2 kerajaan.


__ADS_3

keesokan harinya terdengar sebuah teriakkan dari pelayan yang membuat seluruh isi istana kaget.


para pelayan yang sedang tidur langsung bangun dan saat melihat apa yang berada di depan mereka kaget, tidak percya, dan shock bercampur menjadi satu, mereka tidak bisa lagi berkata apa apa banyak pelayan yang menangis histeris melihat banyak darah serta potongan potongan daging itu.


raja kerajaan fei yang sedang tidur bersama istrinya di kamarnya itu tiba tiba kaget akan teriakkan pelayan serta tangisan para pelayan yang berada di bawah sana, begitu pun juga dengan istrinya langsung bangun akan teriakkan itu, mereka berdua langsung menyusul ke tempat asal suara itu.


saat mereka tiba di bawah rasa tidak percaya mereka sama dengan para pelayan, raja sekarang bener bener sudah shock berat melihat para prajurit setianya mati begitu saja, istrinya juga begitu.


namun saat tangisan serta shock mereka itu, istrimya tiba tiba mengingat sebuah sesuatu yaitu anak mereka " say-ang, an-ak kita, ma-na anak kita cepatttttt!!" katanya dengan keras kepada raja.


raja yang sedang menangis itu langsung kaget mendengar anaknya " IY-A ANAK KITA" raja itu berlari sekuat tenaga mencari anaknya.


saat tiba di sebuah kamar dan dia membukanya istrinya langsung pingsan melihat itu dia sudah bener bener shock berat, raja itu sudah bener bener menangis matanya sudah melotot seakan tidak percya akan apa yang terjadi di depan matanya itu " MENGAPA?, MENGAPA KAMU MELAKUKAN INI?, APA YANG AKU PERBUAT KEPADAMU BA*INGA*" katanya dengan keras serta mengeluarkan sedikit auranya.


dia melihat anaknya yang sudah hangus seperti ikan panggang, bukan hanya hangus kaki dan tangannya semuanya terputus, alat kela**nnya di cincang dan sudah terputus putus dan berserakan dimana mana.


sedangkan para pelayan tubuh mereka semuanya sudah berlobang lobang muka,badan,kaki,tangan,semuanya berlobang seperti di makan rayap.

__ADS_1


para pelayan yang melihat itu juga ada yang pingsan, ada yang mengigil bahkan sudah mengeluarkan pesing di celananya, mereka sudah shock, mereka juga bersyukur tidak tidur di kamar pangeran karena jika mereka tidur saat itu mungkin saja mereka akan di bunuh dan tahu la apa yang di lakukan anak ini.


di sela tangisan itu ada sebuah lencana yang mengukir sebuah lambang kerajaan su, raja itu menatap lambang itu sambil meremukan lambang itu di tangannya " jadi begini ya permainan mu kerajaan su, aku sudah memberikan sebuah kompesasi padamu tapi apa yang kamu lakukan kepadaku hanya balasan sebuah perang begitu kah" katanya dengan keras itu sambil terdengar di seluruh dalam istana itu.


raja itu berdiri sambil menulis sebuah pesan di meja kamar itu, selesai menulisnya dia langsung memanggil elang peliharaannya itu dan memasang pesan itu ke leher elang itu.


setelah 3 jam lamanya para jenderal, panglima, serta prajurit yang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan raja kaget dan tidak percya disitu tertulis bahwa raja akan menyerang kerajaan su dengan seluruh prajuritnya.


para jenderal ingin sekali menolak tapi permasalahan mengapa raja melakukan ini tidak tahu , jadi tanpa mereka menunggu mereka langsung memajukan kuda mereka sambil pamit kepada prajuritnya, mereka ingin mendengar langsung dari raja mereka itu tentang mengapa raja ingin menyerang kerajaan su.


raja datang dan langsung di sapa oleh para jenderal dan lainnya, raja tahu kalau pelayannya telah memberitahukan permsalahannya " jadi bagaimana, apa kalian menerima usulan ku" kata raja itu dengan aura menindas, para jendral dan lainnya mengangguk saja karena mereka langsung mengerti apa yang di ajukkan kleh raja mereka ini.


" tuan aku siap, untuk memimpin pasukan menaklukan kerajaan su" kata orang itu dan di lakukan juga dengan lainnya.


raja sendiri hanya diam sambil mengangguk dia meminum winenya sambil berbalik meninggal kan para jenderal dan lainnya itu.


para jenderal yang tahu akan akar pemsalahannya langsung mengadakan rapat tertutup yang membahas tentang rencana melawan kerajaan su.

__ADS_1


sudah 5 hari akan kejadian itu, dan semua warga yang berada di kerajaan fei langsung mengutuk dan membenci kerajaan su yang membunuh pangeran dengan cara diam diam itu.


mereka mencaci maki dan menghina, bahkan warga yang berwarga negara kerajaan su langung di tindas oleh warga kerajaan fei itu mereka melemparkan batu, memukul, bahkan melecehkan orang kerajaan su itu.


para imigrant kerajaan su itu langsung mengunci pintu mereka dan menutup telinga mereka, karena mendengar sebuah lemparan dan siksaan itu, mereka sekarang gemetar untuk keluar mereka hanya bisa berbicara pada diri mereka sendiri " oh, mengapa hal ini terjadi" katanya.


namun yang terjadi sudah terjadi kerajaan su mendengar kabar itu bahkan mendengar tentang siksaan warganya, membuat raja sangat marah dan murka karena di fitnah di segala macam oleh rakyat itu, dia telah mengirimkan pesan kepada raja kerajaan fei dan di balas sebuah hinaan dari raja itu tanda kalau mereka sangat marah dan tidak peduli, membuat raja kerajaan su sangat marah sekali.


sudah 1 minggu berlangsung sekarang para pasukan dari belah pihak sudah ingin saling menyerang satu sama lain, mereka sudah menyiapkan sebuah benteng diwilayah mereka untuk tidak di serang kepada musuh.


dan bendera perang antara kerajaan su dan fei di kibarkan di perbatasan kerajaan itu.


sebanyak 1 juta lebih dari masing masing pasukan itu membuat keadaan perang semakin riuh dan kencang akan suara suara hinaan serta semangat itu.


seluruh prajurit kerajaan fei meneriakkan kepada kerajaan su sebagai " pengecut " karena menyerang kediaman raja pada tengah malam.


sedangkan kerajaan su meneriakkan kepada kerajaan fei sebagai " pendusta dan pembohong serta rubah" karena menyebarkan berita bohong yang tidak jelas asal usulnya, mereka juga mengatakan kepada kerajaan fei sebagai" pembunuh" karena membunuh putri kerajaan mereka di hutan itu.

__ADS_1


__ADS_2