Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
guan kang(2)


__ADS_3

sen ren meminum sebuah teh sambil bertanya " siapa kau?" kata sen ren


tapi kemudian di balas dengan tidak ada jawaban.


ketika ke heningan itu terjadi tiba tiba guan kang menghenuskan tombaknya tepat di kursi sen ren.


wei fu dan juga pasukannya itu terkejut karena guan kang menancapkan tombaknya itu tepat di samping muka sen ren.


bagaimana dengan perasaan para pasukan sen ren tentu saja marah, benci, dan dendam bercampur satu.


sen ren yang melihat tombak yang di tancapkan tepat di sampingnya tentu tidak terkejut


" apa kamu orang suruhan paman guan yu " kata sen ren.


guan kang masih belum menjawab , guan kang mencoba untuk masuk ke dalam jiwa sen ren, dengan menggunakan arwah bayangannya untuk masuk ke dalam jiwa sen ren.


sen ren tahu apa yang di lakukan oleh guan kang karena mata sen ren bukanlah mata biasa seperti pada umumnya sejak saat dia berada di sekte naga dia sudah mulai belajar bagaimana mengendalikan kitab fire red yang dia dapatkan saat dia memburu sebuah beast bersama adiknya.


mata sen ren ini memiliki teknik seperti melihat apa yang tidak bisa di lihat orang lain seperti arwah, ki, mana, dan juga aliran darah tubuh manusia.


ketika guan kang memasuki ke dalam tubuh sen ren dan mencoba mengendalikannya dengan menggunakan tombaknya, dan juga indra nya untuk merasakan setiap aliran darah yang di miliki oleh sen ren agar guan kang bisa mengendalikannya sepenuhnya.


ketika dia melakukan upaya itu, tiba tiba guan kang merasa pusing, mual dan juga sesak nafas, entah kenapa udara yang berada di tubuh sen ren seketika menjadi panas.


ha


panas


panas


kata guan kang di sertai dengan teriakkan.


berhenti


berhenti


berhentiiiiii


kata guan kang lagi, guan kang mulai menyerah ketika api itu mulai merusak saraf otaknya.


tidak


aku menyerah

__ADS_1


tidak.


kata guan kang lagi dengan teriakkan lebih keras dari pada sebelumnya " arggggggggggg"


sen ren yang mendengar teriakkan itu tetap tidak mau berhenti dia mulai memasuki akal pikiran dari guan kang, tapi ketika sen ren memasukinya dia tiba tiba terhempas dengan kuat dan jatuh " arg" kata sen ren.


udara yang berada di tubuh sen ren mulai mereda ketika sen ren jatuh.


guan kang yang melihat itu langsung keluar dengan cepat dari tubuh sen ren.


" kur**ng ajar" kata guan kang jatuh dengan tiba tiba di dunia nyata.


semua prajurit yang melihat itu langsung kaget padahal baru saja sen ren dan juga guan kang saling bertatap, dan tiba tiba guan kang jatuh begitu saja tanpa tahu penyebabnya.


wei fu maju dan mulai memeriksa tubuh guan kang, ketika dia memeriksanya dia mendapatkan guan kang pingsan dalam keadaan berkeringat.


prajurit yang selalu bersama wei fu itu juga kaget " apa yang terjadi tuan, mengapa guan kang tiba tiba berkeringat dan juga tanganya gemetar"


" aku juga tidak tahu, mungkin saja ini karma atau mungkin saja sen ren melakukan sesuatu yang menyebabkan guan kang jatuh seperti ini" kata wei fu


prajurit itu mengangguk mengerti.


sen ren yang masih menatap itu langsung kembali seperti semula sambil tersenyum ketika melihat guan kang jatuh tidak berdaya di lantai.


" aku juga tidak tahu" kata sen ren


" tidak tahu bagaimana , kamu baru saja menatap mata guan kang dan tiba tiba guan kang jatuh pasti ada penyebabnya mengapa dia jatuh seperti itu" kata wei fu


" rahasia " kata sen ren


wei fu yang mendengar itu jengkel dan memillih untuk pergi.


" hei wei fu jangan seperti itu lah, lagi pula sen ren hanya main main tadi " kata vei nai.


wei fu tidak menjawab dan tetap berjalan walaupun vei nai meneriakkannya berapa kali.


wei fu


wei fu


wei fu


" vei nai bujuklah dia, lagi pula kamu itu teman dekatnya" kata prajurit itu.

__ADS_1


" ha, kok aku, seharusnya kalian lah yang menenangkannya bukan aku" kata vei nai membalas.


" tuan di bandingkan kita semua, orang yang paling sering berbicara kepada tuan wei fu hanya anda tuan, jadi seharusnya tuan lah yang membujuknya " kata prajurit itu dan di ikuti banyak prajurit lainnya.


vei nai yang melihat kalau semua prajurit ini tetap memilih dirinya dengan terpaksa " baiklah akan aku coba " kata vei nai dan langsung pergi meninggalkan kerumunan itu.


sen ren yang melihat sejak tadi tetap diam karena memang ini lah cara satu satu nya membuat vei nai dan juga wei fu lebih akrab lagi.


" hmm, tuan bagaimana dengan orang yang terbaring itu" kata prajurit itu.


" astaga tentu saja angkatlah dan bawa dia di medis " kata sen ren kepada pasukannya.


" baik" kata pasukan sen ren.


+++++


vei nai yang sudah berada di belakang wei fu, langsung terpikir ide jahil yaitu menganggetkan wei fu.


vei nai berjalan pelan dan ketika dia mau berteriak


" hei vei nai apakah kamu pikir bahwa aku bodoh" kata wei fu kepada vei nai.


vei nai yang mendengar itu langsung berhenti akan tindakkan jahilnya itu lalu menjawab " tidak, aku pikir pemikiran kita sama dan juga sifat kita juga sama" kata vei nai.


" lalu mengapa tuan sen ren malah..


baru saja mau mengatakan sesuatu langsung di potong oleh vei nai " jika kau menganggap kalau tuan kita sen ren hanya memilihku aku pikir kamu yang salah, justru aku lah yang iri ketika kamu selalu berdiri di sampingnya sedangkan aku mengerjakkan misi apa yang di berikannya" kata vei nai.


wei fu yang mendengar itu langsung tersadar, jika di pikir lagi selama aku dan sen ren selalu bersama ,.ketika itu juga sen ren selalu menerima semua keputusan yang aku berikan yang berarti aku adalah seorang yang penting di hatinya memikirkan itu wei fu langsung bersemangat.


" baiklah aku sekarang mengerti, terima kasih vei nai " kata wei fu sambil tersenyum.


vei nai yang melihat senyum itu ikut tersenyum juga karena baru kali ini dia melihat wei fu senyum gembira, padahal selama ini dia hanya melihat senyum terpaksaan saja.


" tentu" kata vei nai.


lalu mereka saling menatap secara bersamaan sambil ketawa secara bersamaan


hhahah


hahha


haha.

__ADS_1


++++


__ADS_2