
kini sen ren, yui, dan zen lin sudah seperti kawan baik, mereka sudah tidak lagi canggung seperti biasanya melainkan seperti saudara atau sahabat.
sementara para prajurit dari tuan putri dari kerajaan su sedang menggali informasi dimana tempat tinggal dari anak yang sudah membuat mereka marah sejak itu.
akhirnya setelah berapa lama mencari. mereka telah mendapat informasi kalau sen ren ,yui dan zen lin sedang berada di hotel yang dimana tempat itu biasanya di tinggali oleh orang kaya pada umumnya.
setelah berapa lama berfikir mereka memiliki ide untuk menculik salah satu dari anak perempuan itu.
+++++
rancana itu pun di jalankan pada malam hari tepat pada saat naiknya bulan di atas langit.
mereka secara diam diam mulai menyusup dengan cara mengendap negendap, mereka tidak lupa menaruh sebuah obat tidur buat penjaga yang berada di luar, agar rencana mereka mulus tanpa diketahui oleh siapa pun.
seluruh para penjaga pingsan bahkan ada yang jatuh dari tanah karena pengaruh obat tidur itu.
setelah berapa lama tanpa di ketahui mereka menaruh obat tidur kepada perempuan itu, setelah tahu kalau perempuan itu sudah tidak sadar, mereka dengan cepat cepat membawa anak itu di luar kerajaan fei, tidak lupa mereka menaruh surat di atas meja.
+++++
pagi harinya
sen ren yang baru saja sadar karena lelah dalam latihannya membaca teknik teknik yang berada di kepalanya.
sen ren yang sudah sadar langsung bangun menuju ke tempat kedua perempuan itu, saat dia melihat hanya satu perempuan yang berada disana dia kaget dan terkejut, " Zen lin, zen lin bangun dimana yui, cepat katakan" kata sen ren yang sudah merasakan ada yang tidak beres.
zen lin yang di dorong dorong pun bangun, " aduh kak, ada apa sih, kenapa mendorong dorong aku" kata zen lin
" zen lin katakan dimana yui" kata sen ren tegas
" ha, yui, yui kan ada di samping ku lih..., ha di-mana yui,"kata zen lin kaget
sen ren yang melihat zen lin yang kaget ingin sekali dia memukulinya karena membuat adiknya yang tercinta itu hilang entah kemana.
" ka-u, ah sudah lah" kata sen ren .dia pun menggunakan indranya yang dia pelajari sejak latihan itu, saat dia berkonsetrasi dengan baik dia melihat ada sosok prajurit 2 orang yang menaruh obat tidur ke mulut yui saat dia tidur, mereka melakukan mana mereka agar obat itu bisa di telan di leher yui.
__ADS_1
dia mengepal tangannya dalam dalam sehingga ada bercak darah di tangan yang dia kepal itu, " ku rasa, ada yang mau ber main main dengan ku" kata sen ren yang sudah di landa emosi.
zen lin yang melihat kemarahan sen ren itu takut, bahkan dia menarik selimutnya, tapi tiba tiba ada sebuah surat jatuh dari selimutnya, membuat sen ren langsung menatap surat itu, dia membacanya
" hei nak, kau yang telah mengejek ku saat itu, maka aku akan bermain main dengan adik tercintamu, jika kamu tidak sampai saat matahari sudah berada diatas, maka lihat lah adikmu tercinta ini akan terkapar tidak berdaya di bawah kakiku ini, oh ya jangan lupa dengan batu berwarna merah yang kamu ambil di acara itu untuk di bawah kesini." kata pesan itu.
sen ren yang sudah di landa amarah , mencoba tenang dang ngomong seperti biasanya " zen lin, maafkan aku tapi bisakah aku meminta kalung yang aku kasih ke kamu itu" kata sen ren hati hati
" i-ya, ini" kata zen lin langsung memberikannya karena dia tidak mau membuat sen ren marah lagi.
" ok, terimakasih" sen ren langsung pergi membawa kalung yang berada di tangannya menuju ke tempat yang prajurit itu tunjukkan.
zen lin yang melihat ada sebuah kertas yang tadi di baca sen ren, dia langsung membacanya dengan hati hati, zen lin yang membaca itu langsung mengepal kertas itu dan membuangnya dia berkata " KURANG AJAR, BERANINYA MEREKA, AKU BERSUMPAH DENGAN TANGAN KU INI, AKU TIDAK AKAN MENJADI BEBAN LAGI, DAN AKU AKAN MEMBALAS SIAPA PUN YANG MELUKAI KELUARGA KU, BAHKAN JIKA ORANG ITU BAIK SEKALI PUN". kata zen lin dengan keras.
++++++
sen ren yang sudah sampai ke tempat koordinat.
" hei cepat keluarlah", kata sen ren
" ini, tapi dimana adikku, bagaimana bisa aku memberikan kalung ini, jika kalian tidak menunjukkan dimana adikku berada " kata sen ren sambil menunjukkan kalung yang indah itu.
para prajurit yang melihat kalung itu senang karena pasti putri mereka senang akan kalung ini yang sangat cantik dan indah.
" bawa dia" kata ketua prajurit itu, kepada pengawalnya
" baik, tuan" kata prajurit itu, dia langsung membawa perempuan yang di inginkan sen ren yaitu adiknya yang sudah di ikat menggunakan alat yang mengandung listrik agar membuat perempuan itu diam sambil tersiksa.
" KALIAN, APA YANG KALIAN LAKUKAN KEPADA ADIKKU BAJINGAN" kata sen ren
" hehe, sebenarnya kami menginginkan kalung mu itu, tapi adik mu ini pasti akan sangat cantik jika besar nanti, maka kami akan mencoba bernegosiasi bagaimana?, berikan kalung itu bersamaa adik mu, maka kami akan membiarkan kamu hidup dan pergi dari sini" kata prajurit itu. karena merasa anak ini hanyalah anak kecil dimatanya, bagaimana bisa anak kecil memiliki kemampuan bertarung di atas prajurit kata prajurit itu dalam hati.
" APA KALIAN PIKIR AKU BODOH, PASTILAH AKU MEMILIH MATI BAJINGAN" kata sen ren langsung menggunakan kekuatannya dan mengeluarkan pedangnya.
sen ren dengan cepat langsung menghenuskan pedangnya kepada leher para prajurit yang masih belum siap itu
__ADS_1
crikk 2 orang mati tidak berdaya, para prajurit yang melihat itu langsung mengeluarkan pedangnya dan melawan anak kecil yang berusia 15 tahun itu.
serangan dari segala serangan di lepaskan sen ren menyerang para prajurit itu dengan brutal, sudah banyak sekali para prajurit yang sudah terkapar lemah, bahkan ada yang mati.
ketua prajurit yang melihat itu langsung datang dan menggunakan kekuatannya yang berada di ranah guru puncak. , sedangkan sen ren baru berada di ranah guru 1 , jadi bisa di bilang pertarungan ini tidak seimbang, tapi berkat semangat yang membara di mata sen ren serta kekuatan api yang berada di dirinya membuat, sen ren seperti iblis.
seluruh pohon pohon terbakar, tempat itu sudah di penuhi dengan aura yang sangat panas membakar segala penjuru tempat itu.
warggggggggg
wargggggg
sen ren menggila dia menghenuskan pedangnya seperti serigala kelaparan, " KALIAN INGIN MELAWAN KU BUKAN, AYO SERANG AKU, SERANG AKU BAJINGAN ,WARGGG" kata sen ren yang sudah di landa amarah, melihat adiknya yang terluka seperti itu.
ketua prajurit yang melihat itu menggigil ketakutan tuan putri sendiri yang melihat kobaran api dari jarak jauh melalui teropong kaget, tapi dia masih mengamati dengan penasaran.
para prajurit berteriak dengan ketakutan karena sudah tidak tahan akan kobaran api 🔥 itu " TOLONG, TOLONG ,AMPUNI KAMI HUUU, TOLONG KAMI HUU" kata mereka berteriak sambil menangis histeris seperti melihat seorang iblis yang akan mencabut nyawa mereka.
" MATILAH KALIAN BAJINGAN, INI YANG KALIAN MAU BUKAN " kata sen ren menyiksa mereka bahkan kelamin, bola mata, dan kulit mereka pun dia cabik cabik seperti memotong 🔪 pisau.
ketua prajurit itu yang paling menghenaskan karena kakinya sudah terpotong, tangannya juga sudah terpotong, badannya semua di sayat sayat, bola mata di cabut seperti mengeluarkan koin, 👅 lidahnya di robek , rongga mulutnya di bakar menggunakan api sehingga melepuh, mukanya sekarang terbakar dan menghitam, lehernya sudah terlihat tengkoraknya.
setelah melakukan penyiksaan itu, dia melihat seseorang yang membuat dia tertarik, dia menggunakan aura 🔥 api nya untuk mendeteksi orang itu, dia melihat seorang tuan putri serta prajurit sekitaran 200 lebih orang menjaga kereta itu dari jarak jauh.
" HEHEHE, HAHAHA, MATILAH KALIAN BAJINGAN " sen ren langsung melompat srperti kerasukan 😈 iblis, dia melihat tuan putri yang menggunakan teropong itu langsung menghenuskan pedangnya ke tangan ✋ perempuan itu dengan cepat.
" AHHHH, SAKIT" perempuan itu menangis karena ✋ tangannya telah terputus, seluruh para prajurit yang belum merespon kaget shock karena mereka melihat di atas pohon itu ada bayangan hitam yang membuat mereka takut, dan gemetar.
auranya yang menakutkan membuat seluruh atmosfer menjadi semakin ganas
BERSAMBUNG.
|||||||
__ADS_1
mantap.