
" tuan bisa ambil budaknya sekarang" 🙎
" baik, tapi tempatnya dimana" kata sen ren
" tempat nya cukup tuan masuk ke dalam tirai itu dan tuan akan menemukan budak yang tuan beli"🙎
" baik, terimakasih" kata sen ren dan di jawab dengan sama sama oleh perempuan itu.
ketika sampai di tirai itu sen ren menahan teman temannya untuk masuk " kalian cukup tunggu disini" kata sen ren.
" baik ketua" kata mereka semua.
saat sen ren membuka tirai itu dan masuk dia melihat banyak sekali budak budak yang memiliki mata berwarna hitam di kelopak matanya seperti dia tidak pernah tidur bahkan mulut mereka sendiri keriput seperti tidak pernah makan ataupun minum.
" kejam sekali " kata sen ren dalam hati.
saat dia melihat budak budak itu dia jadi teringat akan nasip yue lin yang seperti apa disini " semoga saja kamu tidak di perlakukan seperti mereka" kata nya dalam hati.
saat dia melihat lihat budak budak itu, dia pun sampai di tirai hadiah, dia membukanya dan melihat yue lin di kurung di tempat itu, nasipnya juga sama dengan budak budak itu yang memiliki ciri ciri seperti kelopak mata hitam.
saat melihat yue lin dia dengan cepat cepat memeluknya dan menangis " ken-apa ken-apa, kamu jadi seperti ini" kata sen ren kepada yue lin.
tapi yue lin tidak menjawabnya seperti dia sudah kehilangan warna dalam hidupnya.
sen ren terus bersuara supaya yue lin menjawabnya tapi yang dia coba selalu gagal.
" kuran-g ajar mer-eka , mengapa mereka menyakiti mu seperti ini" kata sen ren dari sela sela tangisannya.
namun tetap yue lin masih belum menjawabnya
" jika aku menemukan orang yang membuat mu seperti ini, ingatlah aku akan membuatnya seperti tidak mengenal apa itu kematian melainkan siksaan yang pedih buatnya" kata sen ren keras kepada yue lin agar yue lin mau menjawabnya, tapi tetap yue lin masih belum juga menjawabnya.
setelah banyak berupaya membuat yue lin berbicara tapi selalu gagal.
dia pun membawa yue lin dengan menggendongnya karena kini yue lin tidak bisa berjalan seperti dia hanyalah sebuah patung yang tidak lagi memiliki nyawa.
saat menggendong yue lin sen ren tidak bisa menahan tangisnya, dia selalu bertanya kepada dirinya " kenapa dulu aku tidak menahannya" pertanyaan itu selalu berada di benaknya seperti semua yang terjadi kepada yue lin adalah salahnya.
saat sen ren membuka tirai itu semua orang terkejut melihat ketua mereka menangis seperti itu.
" apa yang terjadi tuan"
" mengapa tuan menangis"
__ADS_1
Tapi tidak di gubris oleh sen ren seperti sen ren hanya melihat pasukannya seperti tidak ada bersamanya.
" tuan..
" SUDAH CUKUP, KALIAN TIDAK USAH MENGGANGGU KETUA, LEBIH BAIK KITA PERGI DAN MELUANGKAN SEDIKIT WAKTU KETUA KEPADA PEREMPUAN ITU" kata vei nai
semua pasukan yang mendengar vei nai " baik " kata pasukan itu.
saat keluar dari pelelangan sambil menggendong yue lin sen ren di hadang oleh para pasukan yang tidak jelas asal usulnya.
" minggir lah kalian, aku sedang tidak mood hari ini" kaat sen ren kepada mereka.
" hei aku sudah bilang terakhir kali, jika kamu mendapatkan wanita itu maka kamu sudah menyalakan api perang dengan kami" 🧒
sen ren yang mendengar itu tidak peduli, dia tetap melanjutkan perjalanannya namun tetap di hadang oleh pasukan itu.
" berikan wanita itu dan pergi" 🧒 kata orang itu.
kata kata dari pasukan itu membuat sen ren sangat marah karena mereka ingin mengambil yue lin dari nya.
" jadi kalian ingin mengambil WANITA INI" kata sen ren menekan kan kata wanita.
" iya" kata mereka.
sen ren melepas yue lin pelan pelan dan langsung menebas mereka dengan cepat " INI YANG KALIAN MAU BUKAN" kata sen ren
" apa yang terjadi bagaimana bisa kepala orang itu terlepas dengan cepat " 🧒 kata orang itu
" semuanya hati hati, ayo serang anak itu dengan sama sama, aku yakin pasti ada kelemahan darinya"🧒
" baik" kata mereka.
semua pasukan yang menyerang sen ren menyerangnya dengan bersama sama, be berapakali sen ren terkena sabetan di perutnya karena kurangnya hati hatinya yang menyebabkan dia terkena sabetan itu.
tapi meskipun begitu dia banyak membuat pasukan itu kelelahan dan banyak yang mati akan pedang sen ren yang mematikan, setiap sen ren mengayunkan pedangnya kepada pasukan itu membuat tangan,kaki, dan lengan para pasukan itu terpotong potong seperti memotong sebuah tahu .
para pasukan itu berteriak dengan kecang setiap tebasan sen ren yang mengenai mereka.
uahhh
sakittt
kesakitan mereka sangat pedis seperti ada api di tubuh mereka yang menyebabkan mereka sangat tersiksa.
__ADS_1
ampunn
ampunn
ampuni kami.
kata mereka semua merengek sambil menangis karena luka mereka saat ini sudah sangat parah dan pasti akan susah di sembuhkan lagi.
tapi sen ren tidak peduli akan tangisan mereka karena sen ren mengganggap tangisan mereka hanya lah sebuah drama di telinganya.
" INILAH AKIBATNYA JIKA KALIAN BERANI MELAWAN KU" KATA SEN REN.
10 menit berlalu kini yang sedang di hadapan sen ren semuanya telah mati.
para pasukan sen ren yang mendengar keributan di luar langsung keluar dari pelelangan dan menuju ke sumber suara itu.
saat melihat banyaknya mayat di depan mereka, membuat mereka sangat terkejut pasalnya mayat mayat itu bukan lah lagi ****sia melainkan dag*ng bi*** tang.~ maaf sensor
" wei fu, vei nai, urus mayatnya ini" kata sen ren yang sedang menggendong yue lin .
wei fu dan juga vei nai langsung menganggukan karena mereka tahu sekarang sen ren lagi malas di ganggu dan bisa saja mereka yang kena imbasnya.
setelah sen ren pergi menggendong yue lin, kini wei fu dan juga lainnya membersihkan mayat mayat itu.
+++++
di kediaman sen ren.
kini sen ren yang sedang menggendong yue lin langsung membaringkannya di ranjang, sambil membuatkannya makanan , buat yue lin makan.
setelah membuat kan makanan kini sen ren menyuapi yue lin .
tapi baru aja memasukkan di mulutnya lalu di buang lagi.
sen ren melihat ini tidak marah dia langsung memikirkan cara supaya yue lin makan buatannya, sen ren berfikir untuk membuat sebuah bubur untuk yue lin makan,karena tekstur bubur sendiri sangat licin dan memiliki air di dalamnya pasti akan mudah untuk masuk ke mulut .
sen ren dengan cepat membuat sebuah bubur dan menyiapkannya di ranjang, setelah menyiapkannya dia langsung memaksakan yue lin membuka mulutnya dengan tangannya.
saat mulutnya terbuka sen ren langsung memasukkan se suap bubur di mulutnya , saat sudah masuk sen ren mulai menggerakan tangannya agar bubur itu bisa dikunyah di mulut yue lin, setelah mengunyah sen ren langsung menuangkan sedikit air agar makanan di mulut yue lin bisa di telan dengan bantuan air ini.
sen ren melakukan ini berapa kali suap agar yue lin bisa sehat dan bugar kembali, sebenarnya sen ren bisa saja men*ium yue lin sambil mengun*aj maka***ya dan me***ukkan maka****ya ke dalam m*l*t yue lin. ~ maaf sensor.
tapi sen ren tidak melakukan itu karena dia menghargai tubuh wanita yang berada di depannya ini agar tetap suci.
__ADS_1
sen ren sangat menghargai yang namanya wanita karena sejak kecil dia di asuh oleh ibunya dengan baik, sehingga jika melihat wanita terluka dia pastinya sangat marah.
BERSAMBUNG.