
setelah selesai menyelamatkan pangeran negara lu itu, kini mereka sedang berada di sebuah gudang penyimpanan makanan yang biasanya di simpan jika ada keperluan mendadak.
selama beberapa hari ini mereka menyimpan pangeran itu ke gudang itu, alasannya karena pasukan di seluruh pojok markas ini mulai di perketat, saking di perketatnya bahkan jadwal tidur serta makan di atur , misalnya saja ketika pagi jam 6-7 mereka makan dan mandi , mereka harus cepat cepat menyelesaikan makanan mereka ketika jam sudah melewati jam 7 karena jika melewatinya maka seluruh tempat ini akan di tutup.
sen ren sekarang sedang memikirkan cara untuk membawa pangeran negara lu itu pergi, tapi sebelum itu dia harus mengobrol dengannya.
namun masalahnya pangeran itu masih belum bisa bicara dengan benar karena mungkin traumanya atau faktor lainnya
,2 hari 3 hari 4 hari 5 hari berlalu kini pangeran itu sudah mulai lancar berbicara meskipun mulutnya kaku dan terkesan malu malu, 1 minggu setengah kemudian kini pangeran sudah lancar berbicara dan tidak terkesan kaku lagi.
" terimakasih, karena kalian telah menolongku, sumpah aku akan mengingat ini dan akan membayarnya jika kalian membutuhkan bantuan" kata pangeran itu.
" tidak usah, tapi sebelum itu aku ingin menanyakan namamu " kata sen ren
" oh iya aku lupa heheh, perkenalkan namaku lu xen " kata lu xen berjabat tangan dan di balas
" sen ren" kata sen
" guan kang" kata guan
mereka berjabat tangn sambil tersenyum " sekarang aku ingin menanyakan tentang pangeran ke 6, sebenarnya yang aku tahu dari densan densus dari topik para warfa kalau pangeran ke 6 di tangkap dan di penjara di tempat ini" kata sen ren
" hmm, sebenarnya bisa iya, bisa tidak, karena yang aku tahu pangeran ke 6 itu di sembunyikan di sebuah lobang bawah tanah tapi aku tidak tahu dimana itu" kata lu xen
" lubang bawah tanah yah, aku rasa aku perlu menyelidiki lebih dalam" kata sen ren dalam hati.
" oke sekarang beritahu aku berita apa yang menarik di telinga mu" kata sen ren
" berita yah, hmm, aku pikir berita paling menarik buatku itu tentang ambisi pangeran ke 5 yang mungkin sangat tidak masuk akal" kata lu xen
__ADS_1
" masuk akal? apa itu?" kata sen ren
" yang tidak masuk akalnya adalah saat dia mengatakan ingin menguasai seluruh benua madusa ini, bukan hanya itu saja dia juga mengatakan akan membunuh yahnya sendiri yaitu raja kan dari kerajaan, aku pikir ambisinya itu terlalu besar dan pastinya sangat tidak mungkin untuk di capai " kata lu xen
" ku rasa kamu salah pangeran, kata guru ku selama ada kemauan dan tekad yang ada kita akan mencapainya , bahkan jika maut itu ada di depan " kata guan kang
sen ren yang mendengar itu tentu saja mengangguk karena apa yang di bilang guan kang sama apa yang di pikirkannya " aku pikir pangeran ke 5 memiliki otak hanya pada pertempuran saja, ternyata pikiran ku salah dia adalah orang paling berbahaya di lisku hari ini" kata sen ren dalam hati.
" ku rasa pangeran ke 6 tidak akan bisa melawan pangeran ke 5, dengan kekuatan yang hanya segitu bagaimana bisa dia melawan musuh ketika datang padanya, apalagi kali ini dia kalah otak dengan pangeran ke 5 " kata lu xen
" ku rasa kau terlalu meremehkan pangeran ke 6 , lu xen, jika kau melihat dirinya sekarang kau akan tahu bagaimana sikapnya ketika menghadapi lawan" kata sen ren
" aku akan tahu jika itu terjadi sen ren, aku menantikan bagaimana keajaiban itu ada " kata lu xen
" hahaha tunggu sja" kata sen ren
hahah
hahah
sen ren dan lu xen yang mendengar itu berhenti ketawa dan langsung menghadap muka ke guan kang " apa?, katakan" kata sen ren
" sekarang kita sudah memiliki banyak informasi, aku rasa sudah saatnya kita lebih serius dalam urusan menyelamatkan pangeran ke 6" kata guan kang
sen ren yang mendengar itu menganggukan kepalanya karena memang dia saat ini terlalu bersenang senang sehingga melupakan pangeran " aku memiliki rencana bagaimana kalau kita menyekap jenderal pen chang" kata sen ren
" menyekap? apa pen chang itu memiliki informasi tentang pangeran " kata guan kang bertanya
" bisa iya, bisa saja tidak, karena aku mendengar y kalau pasukan yang di jaganya sangat ketat, dan mungkin saja itu adalah lokasi pangeran " kata sen ren
__ADS_1
" ku rasa itu bisa di coba, lagi pula kita terlalu berlama bersantai ayo" kata lu xen semangat
sen ren dan guan kang berbalik arah menghadap lu xen " ku rasa yang paling semangat adalah kamu" kata guan kang dan di anggukan oleh sen ren.
lu xen yang mendengar itu langsung malu " maaf, hhehe" kata lu xen
++++++
esok harinya sen ren dan guan kang mulai berpindah profesi, dari koki dan pelayan menjadi prajurit, begitu pun juga lu xen dengan penyamarannnya dia memakai topeng serta wajah yang di miliki guan kang di tasnya untuk menyembunyikan wajahnya dari para prajurit itu.
kini mereka betiga berbaris di sebuah lapangan dan di hadapkan oleh prajurit yang bertubuh sangat besar, dan siapa itu yang pasti adalah mentor atau guru yang membimbing kita.
" SEPERTI YANG KALIAN TAHU TEMPAT INI ADALAH TEMPAT DIMANA LATIHAN PRAJURIT DI MULAI" KATA GURU PEMBIMBING ITU
" DAN AKU HARAP SELAMA KAMI MENGAJAR KALIAN, KALIAN BISA MEMBANTU PANGERAN KE 5 " kata mentor mereka itu
kata itu di balas oleh para prajurit" SIAP PAK"
" BAGUS JADI..
materi yang di keluarkan oleh mentor mereka ini adalah materi melalui otak bukan tubuh yang berarti ini soal kecerdasan " seorang prajurit selain bertarung dia juga harus memiliki iq yang tinggi, dia harus bisa menganalisa pergerakan lawan dan juga taktik lawan, jika dia tidak bisa melawan dengan iq nya maka dia harus melakukan dengan kekuatan, tapi apakah bener kekuatan adalah suatu faktor membuat kita berjaya?" kata mentor itu kepada para prajurit.
" aku" seseorang mengangkat tangannya menjawab pertanyaan dari mentor itu
" silakan" kata mentor itu.
" menurutku kekuatan memang salah satu kekuatan paling utama ketika bertarung tapi jika kita harus di hadapkan dengan sebuah pilihan maka dia harus tahu bagaimana kekuatan lawannya, salah satu cara untuk memenangkan pertarungan adalah seberapa kuat lawan yang di milikinya, jika lawannya memiliki kekuatan jauh lebih kuat dengannya maka dia harus memiliki teman yang berada disisinya, karena tanpa teman maka sudah pasti kita akan jatuh dan gugur duluan tapi jika ada teman dan memiliki strategi dalam melakukan pertempuran maka tidak ada yang tidak mungkin pasti kita bisa melawannya,
dan untuk kecerdasan menurutku itu juga faktor paling utama kecerdasan bisa di ambil jika orang itu berusaha dalam membaca buku , karena rata rata kepintaran seseorang adalah dari membaca buku, kecerdasan dan pengetahuan adalah suatu hal yang harus di miliki prajurit mana pun selama dia memiliki pengetahuan maka rintangan yang dimilikinya di daerah mana saja akan dia lalui dengan mudah, jadi kesimpulannya kecerdasan dan juga kekuatan adalah salah satu faktor paling utama yang dimiliki prajurit tanpa ini kita hanya akan menjadi prajurit gelandangan saja, tapi jika ada ini tidak ada yang tidak mungkin menjadi no 1 akan bisa kita capai dengan mudah" kata sen ren panjang lebar
__ADS_1
semua orang yang mendengar kannya tentu saja terpukau , bahkan guan kang membuku sejenak seperti tidak percaya bahwa itu sen ren, begitu pun juga lu xen, sebenarnya lu xen tahu kalau sen ren itu pintar tapi tidak pernah ada di benaknya kalau sen ren sepintar ini.
BERSAMBUNG