
tiba di sekte bangau, sen ren dan yui yang melihat banyak sekali peserta mau dari aliran hitam maupun aliran putih membuat mereka kagum akan sekte ini, pasalnya suatu sekte yang menerima aliran yang berbeda pasti akan di jatuhi hukuman, tapi tidak dengan sekte bangau ini yang tidak memedulikan akan hukuman itu karena mereka aliran netral.
sen ren dan yui duduk di pinggiran lapangan karena di lapangan sekarang sempit karena di penuhi para peserta jadi mereka memilih duduk di pinggiran,.
bunyi gong pun terdengar di seluruh penjuru wilayah sekte bangau, yang artinya tanda bahwa ujian akan di mulai.
panitia " BAIKLAH PARA PESERTA SEKALIAN, TANPA MENGURAI WAKTU KITA LANGSUNG MULAI, HARI INI UJIAN YANG KALIAN LAKUKAN ADALAH MENAIKI BUKIT ES YANG BERADA DI PEGUNUNGAN HIMALAYA, YANG TERKENAL AKAN BEASTNYA YANG GANAS,"
pemberitahuan itu menggema se isi wilayah sekte bangau, para peserta banyak yang senang akan ujian ini ,menurut mereka ujian ini sangat gampang karena hanya menaiki gunung saja.
tapi seorang perempuan yang sering di beri ujian merasa ujian ini terlalu gampang, jadi dia bertanya, "" panitia, aku yakin pemberitahuannya bukan ini saja bukan" kata perempuan itu curiga
"HAHA, BENER SEKALI NONA ANDA SANGAT PINTAR, KALI INI KALIAN AKAN MEMEGANG SEBUAH LENCANA YANG DIMANA LENCANA ITU ADALAH ALAT TELEPORTASI, TAPI UJIAN INI TIDAK MUDAH KARENA JIKA KALIAN MATI DALAM PEGUNUNGAN ITU KAMI TIDAK MEMPEDULIKANNYA ,WALAUPUN PENGARUH KALIAN BESAR SEKALI PUN KAMI TIDAK PEDULI, KE 2 KALIAN HARUS MEMBUNUH BEAST SEBANYAK MUNGKIN KARENA YANG MENENTUKAN UJIAN BUKAN DI PEGUNUNGAN ITU ,TAPI BERAPA SKOR TOKEN YANG KALIAN DAPAT DARI MEMBUNUH BEAST ITU." KATA PANITIA ITU DENGAN NADA KERAS.
seluruh peserta terdiam, serta shock bahkan ada yang merasa bahwa dia harus pergi dan tidak mengikuti ujian itu, " panitia aku rasa, aku tidak ingin mengikuti ujian ini " dengan melepas lencana yang dia gunakan tadi.
para peserta yang melihat itu juga ikut melepas lencana mereka dan tidak ikut dalam ujian, sekarang tersisa sebanyak 750 orang yang sangat percaya diri akan kemampuannya.
" HAHA, BAGUS 750 ORANG LUMAYAN, BAIKLAH TIDAK PERLU BASA BASI AKAN AKU KIRIM KALIAN KE TEMPAT ITU" KATA PANITIA ITU.
+++++
sekarang seluruh peserta yang mengikuti ujian langsung di kirim ke tempat pegunungan itu.
sen ren dan yui sudah biasa akan ujian ini karena mereka pernah membunuh beast dan pernah membunuh orang jadi mereka tidak takut lagi akan ujian ini.
__ADS_1
para peserta di kirim dengan acak satu persatu, tapi tidak dengan sen ren yang memegang adiknya yang membuat mereka teleportasi secara bersamaan.
di pegunungan itu seluruh peserta melakukan perburuannya, sen ren dan yui memilih melakukan jalur aman yaitu menghindar dari para peserta.
sen ren dan yui membunuh dengan sangat cepat bahkan beast yang mendekati mereka, mereka langsung membunuhnya tanpa berkedip.
mereka sudah terbiasa akan membunuh, bahkan tanpa mereka sadari tumbuh suatu sifat lain, seperti mereka menikmati dan senang melihat darah dan siksaan serta jeritan para beast itu.
disisi lainnya ju bin adalah tuan muda yang sombong serta kejam, dia lebih membunuh sesama pesertanya dia tidak peduli akan jeritan mereka serta tangisan mereka , di matanya sekarang hanya satu yaitu mendapatkan token itu dan menjadi nomer 1.
karena dengan membunuh manusia yang memiliki token sangat banyak lebih mudah di banding membunuh beast yang sangat melelahkan itu.
para guru serta panitia yang melihat papan skor tidak bisa tidak terkejut bagaimana tidak kecepatan ju bin itu sudah tidak normal.
tetua ke lima " tenyata ju bin memang sangat berbakat seperti ayahnya" kata tetua ke lima
tetua ke tiga " apa kalian tidak lihat, yang berada di bawah ju bin itu siapa, aku rasa kalian terlalu meremehkannya" kata tetua ke tiga
tetua ke enam " iya bener sekali tetua ke tiga, ayahnya adalah seorang pendekar sangat kuat pada masanya ,tidak bisa di pungkiri lagi tombaknya itu selalu bisa membasahi medan perang yang di laluinya, hahah" kata tetua ke enam
tetua ke tiga " iya aku masih ingat saat itu dia menghadang para aliran hitam pada masanya, jika bukan dia mungkin saja aliran putih akan kalah dalam perang itu"
tetua ke enam " iya dia juga yang menghadang 3 the killer itu, yang sempat menjadi kegelapan buat aliran putih pada masanya"
tetua ke tiga dan ke enam secara bersamaan " SIAPA LAGI KALAU BUKAN ZI RU, PAHLAWAN ALIRAN PUTIH, HAHA " kata mereka secara bersamaan
__ADS_1
tetua ke dua " haha dan sekarang anaknya yang ikut dalam kompetisi ini siapa lagi kalau bukan ZI FANG"
tetua ke lima yang merasa bahwa mereka meremehkan ju bin langsung menjawab " ku rasa kalian masih meremehkan kekuatan ayah dari ju bin ya"
tetua ke tiga " bukan begitu tetua ke lima jangan tersinggung, kami juga tahu akan kehebatan kesatria dari aliran hitam itu yang bernama JU KAI sang asasin dengan belati nya yang mampu membuat seluruh aliran putih lari terbirit birit dalam perang itu"
tetua ke enam " iya ju kai adalah ksatria yang paling berjaya dalam menghentikan invasi aliran putih dalam perang itu, tidak di pungkiri lagi akan kehebatannya "
tetua ke dua " tetua pertama kenapa kamu diam saja dari tadi " kata tetua ke dua mengabaikan mereka yang sedang berselisih
tetua pertama " aku rasa bukan mereka berdua yang menjadi yang pertama " kata tetua pertama
seluruh para tetua langsung mengebalikan tatapan mereka ke tetua pertama dan menjawab " lalu siapa" kata mereka bersamaan
tetua pertama " kita lihat saja nanti, yang pasti bukan mereka berdua" katanya
mereka yang mendengar tetua pertama yang sangat mysterius ini ingin bertanya, tapi mereka langsung menepis pikiran mereka, karena tetua pertama sangat sulit di ajak komunikasi, mereka memilih diam dan melihat pertarungan itu.
++++++
di sisi lain perempuan itu dengan ganas membunuh beast itu dengan sebanyak banyaknya, dia membunuh tanpa berkedip bahkan dia menjilat darah itu dengan lidah nya.
dia bernama yue lin
__ADS_1
|||||
gimana.