Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
melawan naga


__ADS_3

setelah berapa lama mereka bermeditasi akhirnya penghalang yang berada di air terjun itu terbuka.


mereka berteriak " yeeeeesss" kata mereka semua sambil melompat tinggi tinggi.


mereka yang awalnya frustasi kini telah kembali memiliki semangat lagi, karena ujian nya telah selesai artinya mereka tidak perlu kagi mengikuti ujian ini.


setelah banyak yang keluar, banyak yang memilih untuk keluar dan tidak lagi mengikuti ujian selanjutnya.


sekarang tersisa 50 orang murid yang masih bertahan untuk mengikuti ujian, panitia tersenyum begitupun juga tetua atau pun orang besar lainnya yang mengawasi ujian itu sejak tadi.


" hahah, baiklah karena kalian masih bertahan kita akan melanjutkan saja ujiannya" kata panitia itu.


kata panitia itu membuat para peserta kaget dan tidak percya padahal mereka sudah setengah mati untuk hidup dari ujian pertama, tapi mereka tidak di beri istirahat setelah menyelesaikannya, bahkan mereka tidak di berikan satu pun hadiah berkat ujian ini.


" panitia, jangan mengada ada lihatlah kita, dan tubuh kita ini penuh darah akibat ujian itu, dan sekarang anda tidak memberi kami istirahat sedikit pun, bahkan anda hanya tersenyum melihat kami telah menyelesaikannya, aku rasa sekte ini adalah sekte psikopat yang pernah aku lihat di dunia ini" kata orang itu dan pergi tidak lagi melanjutkan ujiannya.


diikuti oleh 10 orang lagi, sekarang tersisa 40 peserta.


" hahaha, bagus aku suka dengan keberanian kalian mengikuti ujian ini, seperti yang kalian lihat babak pertama baru permulaan dan ini adalah babak kedua serta babak terakhir kita dalam ujian ini " kata panitia itu sambil memberika sebuah peta masing masing buat mereka .


" peta yang kalian pegang itu adalah sebuat peta yang berada di sebuah pulau besar dan kami akan membawa kalian kesana untuk mengikuti ujian" kata panitia itu.


mereka semua hanya bisa menatap peta itu dengan pasrah, sambil menghirup udara karena mendengar babak kedua yang kurang memuaskan buat mereka, karena pasti babaknya sulit dan mungkin bisa membawa mereka ke tempat kematian.


++++


tanpa berapa lama mereka langsung di arahkan ke tempat pulau itu, saat berada di pulau itu panitia mulai menjelaskan.


" peraturan kali ini, yaitu kalian harus mendapatkan sebuah bendera yang bertuliskan lambang tengkorak jika kalian mendapatkannya dan membawanya di sekte naga maka kalian akan di anggap lolos" kata panitia itu.


semua peserta menganggguk dan semakin frustasi.


" tapi panitia, dari banyaknya orang yang berada di sini, pastinya lambang bendera tengkorak itu tidak hanya satu bukan" katanya.


" hmm karena kalian berhasil dalam ujian pertama sebagai hadiahnya lambang bendera itu sebanyak 34 bendera yang mungkin bisa kalian ambil" kata panitia itu.


semua peserta senang karena mendapatkan kemudahan walaupun bendera itu hanya 34 tapi itu cukup buat mereka mempertahankannya.


" jadi karena sudah tidak ada yang bertanya lagi kita langsung mulai ujiannya" kata panitia itu.


dor


dor


tanda kalau ujian sudah dimulai , semua nya berlari untuk mencari sebuah bendera melalui peta ini.


setelah 5 jam lamanya kini sudah terdengar banyak bunyi pedang serta suara suara mengerikan yang mungkin membuat kalian tidak bisa tidur, sen ren sendiri biasa akan teriakkan tangisan kesakitan itu menurutnya itu sudah biasa apalagi dia seorang kultivator .

__ADS_1


sekarang setelah berapa lama 34 orang telah berhasil , namun saat semuanya berkumpul di depan sekte naga itu yang mereka temukan tidak ada lagi orang.


" haa, kemana yang lain" kata orang itu


dan di ikuti oleh banyak orang lain yang berbicara dengan sama.


setelah berkeliling 3 jam lamanya semuanya mulai berkumpul sesuai apa yang mereka rencanakan tadi ,jika selama 3 jam tidak di temukan satu pun maka mereka akan berkumpul disini.


" apa yang kalian dapat" kata vi nai


" aku tidak mendapatkan apa pun " kata wei fu


dan di ikuti oleh semuanya temasuk sen ren yang juga membantu akan pencarian itu.


" apa kita di tipu "kata vi nai yang sekarang ini sudah jengkel.


kata itu membuat semuanya mulai berubah marah serta 😕 bingung melanda mereka.


namun saat mereka sedang berbicara tiba tiba terdengae sebuah suara yang keras yang berada di sebuah rumah besar tepat di tengah sekte naga, "rrrrrruaarghhhhh" kata suara itu.


membuat semuanya merinding, "a-pa yang terjadi suara apa itu?" kata orang itu kaget dan di ikuti juga lainnya .


saat mereka ingin lari tiba tiba pintu sekte naga 🐉 itu di tutup dengan keras " bangg" membuat semuanya semakin khawatir mereka mengerti pasti mereka akan melawan pencabut nyawa mereka lagi.


" baji*ngan mereka, kenapa harus seperti ini mereka memperlakukan kita" kata orang itu.


setelah banyak bercakao tiba tiba bangunan besar yang berada di tengah rumah itu hancur dan tiba tiba keluarlah sebuah naga 🐉 besar di rumah itu.


huss


huss


naga itu terbang melihat mangsa nya ada di depannya tanpa menunggu waktu lama dia langsung menyerang para peserta itu.


tidakk


lariii semua kita akan mati!!!


kenapa bisa seperti ini!!!


huaa!!


semuanya bener bener frustasi mereka lari terbirit birit menghindari serangan naga itu.


sen ren yang melihat naga itu langsung menyerangnya, tapi saat menyerang menggunakan pedangnya itu tiba tiba pedangnya retak seperti pedangnya itu menebas sebuah batu yang keras.


vi nai yang melihat itu membantu sen ren melawannya dia juga memberikan sebuah pedang dari murid yang lari tadi, wei fu juga tidak kalah dia membantu sen ren menghadapi nya.

__ADS_1


terjadi lah pertarungan yang sangat sengit antara 3 orang itu melawan naga besar yang kekuatannya mereka tidak ketahui.


meskipun mereka menyerang naga itu berkali kali bahkan sekali menusuk badan itu tapi tubuh naga itu tetap tidak tergesar melainkan mereka yang di terbangkan terus.


sen ren yang sudah muntag darah dan melihat para peserta lari sambil bersembunyi di balik gubuk gubuk " KALIAN? APA KALIAN BODO? MENGAPA KALIAN SEMBUNYI DI BALIK RUMAH RUMAH ITU APA KALIAN PIKIR RUMAH ITU TIDAK TERHENDUS OLEH HIDUNG NAGA ITU BEGITU , DASAR PESERTA BODO BE**KSEK, PERCUMA KALIAN MENJADI PENDEKAR JIKA KALIAN MASIH SEPERTI PENGECUT YANG BERLINDUNG DI BALIK RUMAH SEPERTI TIKUS, JIKA KALIAN MEMANG PENDEKAR MAKA BANTU KAMI" kata sen ren keras kepada para peserta yang berada di gubuk itu.


semua peserta yang mendengar itu mulai malu akan sikap mereka ini yang memang penakut akan kematian, tapi saat mendengar suara sen ren yang mengejek mereka membuat mereka ingin membalas hinaaan itu dengan kekuatan mereka.


semua peserta yang bersembunyi di gubuk gubuk mulai memutari naga itu dan menyerang nya secara bersamaan.


meskipun di serang bersama tapi naga itu tetap tidak merasa sakit dia hanya merasa seperti di gigit seekor 🐜 semut di badannya.


naga itu terus mengaum dan memutahkan seluruh api di mulutnya kepada peserta itu, setelah 3 jam lamanya mereka bertarung tanpa istirahat itu banyak peserta yang mati .


vi nai sudah tidak sanggup lagi untuk bertarung dia tiba tiba jatuh dan pingsan.


sen ren yang melihat salah satu orang yang datang tadi menolong nya jatuh dia hanya bisa pasrah dan tetap menyerang naga itu walaupun sudha merasa lelah.


5 jam kemudian


wei fu juga akan sudah kehilangan kesadarannya bahkan mukanya sekarang sudah ada luka bakar menyebabkan ketampanannya itu harus sirna karena luka bakar jtu pastinya.


wei fu melihat sen ren dia berteriak keras " hanya kau satu satunya yang bisa menyelamatkan kami walaupun itu pasti tidak mungkin, tapi satu hal yang pasti jika kau masih bisa menyelamatkan dirimu lari lah biarkan kami yang mati disini, karena seperti yang kamu tahu kami beban dan tidak seperti kamu aku harap kamu menginhat pesan ku ini" kata wei fu keras kepada sen ren dan pingsan


sen ren sendiri yang melihat semua peserta sudah banyak yang mati dan juga pingsan akibat sudah tidak bisa lagi bertahan itu, sen ren hanya bisa menghela nafasnya sambil meyakinkan dirinya kalau dia bisa membunuh naga itu.


" walaupun harus mati aku tetap akan bertahan, aku tidak mau melihat adikku menangis dan menjadi seorang kakak yang tidak berguna, akan aku tunjukkan kepada mu bahwa aku bisa melalui ini" kata sen ren dalam hati.


dia sudah berapa kali terjatuh bahkan sudah banyak luka bakar tangan, kaki, badan, dan juga kepalanya itu, tapi ini lah sen ren dia tidak menghiraukan nyawanya yang dia hiraukan hanya masa depan adikknya itu, itulah mengapa dia selalu bertahan meskipun sangat tersiksa karena menahan sakit luka bakar itu.


argggggg


ayo be-rtahann kamu bisa


kamu bisa


kata sen ren keras dan menyakinkan dirinya, naga itu yang melihat bahwa sen ren sudha tidak lama lagi dia langsung menginjaknya dengan keras.


sen ren yang baru saja sadar kalau dia akan di injak tiba tiba buakk


arghhhhh


arggghh


sen ren berteriak kesakitan dan matanya kini sudah mengeluarkan darah, naga itu tersenyum dia tetap menginjak sen ren dan menikmati siksaannya itu.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2