
tahun berganti tahun kini sen ren sudah 9 tahun begitu pun juga dengan yui yang kini sudah 9 tahun.
sen kun : nak sudah 3 tahun kalian berada di sini, dan kini kalian sudah besar, aku mau kalian pergi ke hutan cari beast yang bisa kalian bunuh dan bawa k sini".
sen ren dan yui : baik kek.
sebenarnya sen kun tidak ingin membawa tuan dan nyonyanya pergi dari sini karena masih kecil dan masih terlalu dini untuk melihat pertempuran,
namun karena umurnya dan juga kesehatannya yang memburuk mungkin inilah salah satu cara baginya buat muridnya itu bisa merasakan membunuh.
sen ren : yui akhirnya kita bisa ke dunia luar. dengan nada semangat
sen yui : iya kak dari dulu aku memimpikan hal ini". kata sen yui
sen ren :" jujur yui aku kesihan sama kakek, namun karena keinginannya yang ingin kita kuat maka kita harus melakukannya". kata ren dan di anggukan oleh yui
+++++
tiba di hutan beast
sen yui : " kak sebenarnya dimana beast ini sejak tadi kita ke dalam hutan tidak ketemu' kata sen yui
sen ren : " bersabarlah yui mungkin saja beastnya berada di ujung hutan"kata sen ren
selang beberapa menit akhirnya beast pertama mereka dapat ketemu yaitu beast kelinci 🐰,
beast kelinci sendiri memiliki kekuatan kecepatan melompat, kelinci ini memakan daging atau pun tanaman lain.namun jangan meremehkan dari posturnya melainkan takutlah kepada cakaran yang dia miliki karena mengandung racun yang berbahaya.
sen ren dan yui mengerti dengan keunikan kelinci beast ini jadi mereka tidak meremehkannya karena sudah di beritahu oleh gurunya yaitu sen kun.
sen ren : "yui kamu menyerang dan pancing dia , sedangkan aku akan memasangkan aray untuk bisa menguncinya" kata sen ren
yui : " siap kak" kata yui
sen ren sudah pandai dalam memasang aray dan juga strategi karena dia lebih memilih taktik perang di bandingkan kekuatan.
yui sendiri karena trauma mendalam dia memilih kekuatan karena dia ingin melindungi kakaknya dan juga keluarganya agar tidak terulang kembali.
saat kelinci itu sedang makan yui dengan cepat melancarkan serangannya dari belakang, kelinci itu reflek mundur mendengar jejak kaki serta suara, kelinci itu juga membalas serangan itu.
kelinci dan yui beradu satu sama lain, kelinci yang memiliki ranah siren tahap 4 bisa melawan yui yang memiliki ranah siren tahap 1, namun kecepatan yui jauh lebih cepat dari kelinci karena yui memiliki kekuatan mana yang melimpah di dalam datiannya.
__ADS_1
sen ren yang sudah menyiapkan jebakan aray sudah siap akan perburuannya, dia menggunakan telepati buat yui bisa mendengarkannya.
yui yang mendengar dari kepalanya reflek langsung lari dengan terengah engah karena kecapean, kelinci yang sangat marah reflek langsung mengejar dengan kecepatan tinggi,
sen ren yang melihat yui sudah mendekat langsung mengunakan araynya " aktifkan". dengan nada keras
kelinci yang sedang marah " hei mau kemana kamu anak ke..." kata kelinci
baru saja dia bicara tiba tiba dibawahnya ada lubang yang besar dan didalamnya terdapat aray yang sangat banyak
boom !!
boom!!
boom!!
ledakan terus terjadi kelinci itu hanya bisa pasrah akan kecerobohannya.
sen ren yang melihat itu senang karena perburuannya " yui ayok kita ambil kelinci itu dan memasaknya".kata sen ren
yui yang mendengar itu " iya kak, sudah tidak sabar makan" kata yui
tolong!!!
tolong!!!
ternyata itu adalah singa api yang di sebut dengan beast singa api , beast ini sendiri memiliki api di rambut rambut kepalanya sehingga dia disebut sebagai raja hutan beast, berbeda dengan harimau yang memiliki corak api di bagian kulit orennya dan banyak di temukan dimana mana.
" kita harus mendapatkannya apa pun caranya" kata orang itu
pertarungan tidak terhindarkan kultivator di berbagai sekte masing masing saling memprebutkan beast itu sebagai tuggangan mereka.
namun keinginan itu harus runtuh banyak kultivator yang tumbang akibat serangan beast itu,
sen ren dan yui melihat diam diam saja di semak semak, namun sen ren lebih menatap ke gua itu, menurutnya gua itu pasti ada hadiah yang bagus.
sen ren : " yui tunggulah disini, aku ingin memasuki gua itu" kata sen ren
yui : " tapi kak disitu kan berbahaya, jika beast itu tahu kakak masuk di sarangnya bagaimana kak?". kata yui yang takut kakaknya kenapa napa.
sen ren : " tidak apa adik, menurutku disana menarik, tenang saja percaya kakak mu ini". jawabnya sen ren dengan nada bangga
__ADS_1
yui : " baiklah kak, tapi kakak harus hati hati" kata yui
sen ren : " iya adikku syg". kata sen ren
+++++
akhrinya sen ren dengan mengendap endap di balik semak semak dengan menggunakan jurus seribu suara dia bisa dengan cepat masuk ke goa itu tanpa di ketahui kultivator lain.
sen ren : " akhirnya berhasil, aku tinggal masuk ke dalam aja dan mencuri harta itu heehe". kata sen ren
tiba di dalam goa sen ren menemukan kitab, dan juga tanaman yang sudah berumur 2.000 tahun,.
" waw jekpot aku menemukan banyak tanaman disini itu juga ada yang 2000 tahun" dengan nada senang
sen ren : " hmm kitab apa ini, saat sen ren membuka kitab itu, tiba tiba kitab itu langsung masuk ke kepala sen ren dengan cepat.
sen ren yang kaget akan hal itu, tiba tiba merasakan sakit di kepalanya dan ingin berteriak tapi dia tahan karena dia memikirkan kultivator yang mungkin menginginkan ini.
sen ren : " ayolah tahan tahan, jangan biarkan adikmu khawatir ayoooo".kata sen ren meyakinkan dirinya
selang 1 jam lamanya dia kesakitan akhirnya kitab itu masuk ke kepalanya, kitab itu berisi sumber jenis api dan teknik teknik api yang berada di dalamnya.
sen ren yang sudah berhasil mendapatkan semua harta itu, tidak mau mengambil pusing langsung lari dengan jurus kitab seribu suara.
++++
di luar sendiri masih terjadi pertarungan
cefang yang sedang bertarung melawan beast sangat marah karena beast itu tidak mati mati juga. cefang sendrii berada di sekte bunga mawar.
cefang : 'hei, ku dai bukannya kamu ingin mendapatkannya". tanyanya kepada ku dai
ku dai : " apaa!!, bukannya kamu juga datang kesini hanya untuk mendapatkan singa api itu.
cefang : " hei jangan menghayal ku dai , aku sudah punya banyak di sekte ku
ku dai : " terus lah mengelak cefang aku tahu kamu juga menginginkannya bukan".
cefang dan ku dai saling berdebat satu sama lain bahkan tidak mempedulikan sekawan perjuangannya yang sedang bertarung itu.
di lain sisi sen ren ketawa akan kebodohan kultivator itu karena mereka terlalu fokus dalam melawan singa itu di banding melihat harta yang berada di gua.
__ADS_1