Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
KALAHNYA KAN ZEN


__ADS_3

xie lang yang memiliki kekuatan dan otot yang besar pastinya akan membuat lawan akan terluka sangat berat akibat tebasannya, tapi bagaimana jika dia melawan san dai yang memiliki kecepatan melebihinya.


xie lang " tombak penghancur tanah ,rasakan ini" kata xie lang menggunakan kekuatan pamungkasnya.


san dai juga tidak kalah dia juga menggunakan kekuatan besarnya " tebasan penghancur langit".


ketika tombak dan juga pedang itu beradu membuat seisi gunung itu bergetar dengan keras.


duarr


san dai mengeluarkan darah di mulutnya " sial"


sedangkan xie lang hanya memiliki goresan luka di balik tangannya saja " hahaha, kamu pikir dengan kecepatan mu itu, kamu bisa menandingi kekuatan ku, OMONG KOSONG" kata xie lang mengejek.


" diamlah duel kita masih berlanjut " kata san dai yang langsung menggempur xie lang dengan pedangnya .


" hahahha " kata xie lang menahan serangan san dai yang menurutnya sangat gampang di tangkis di banding pertama kali.


"hei, apakah hanya begini kemampuan JENDERAL?" kata xie lang.


san dai yang sudah sangat marah di tambah lagi dengan ejekan xie lang yang terkesan merendahkannya " kau, akan aku bunuh kau dan aku kuliti kau hidup hidup BAJ*INGAN" kata san dai yang sudah sangat di landa amarah.


xie lang yang melihat itu tersenyum karena provokasinya berhasil, " cara licik mu, pastinya akan aku balas dengan caraku ,hahah" kata xie lang dalam hati.


san dai terus melakukan tebasan terus menerus kepada xie lang, tapi setiap serangannya tidak pernah kena mengenai xie lang bahkan xie lang hanya meremehkannya saja seperti dia menganggap kalau lawannya ini hanya seekor semut.


xie lang yang sudah lama bertahan langsung membalasnya dengan menambah kekuatannya melalui tongkatnya itu" sekarang coba kamu rasakan ini" kata xie lang sambil tersenyum kemenangan.


serangan yang di lakukan xie lang mampu membuat kebalikan keadaan yang tadinya san dai sangat memimpin sekarang xie lang lah yang memimpin.


san dai yang melihat itu sangat kebingungan dengan kekuatan tiba tiba dari xie lang yang begitu kuatnya" kurang ajar , sebenarnya seberapa banyak kekuatan mu baj*ngan" kata san dai dalam hati.

__ADS_1


ketika adu serangan itu terjadi yang sangat di rugikan sekarang adalah san dai karena kini pasukan san dai banyak yang sudah jatuh tersungkur di bawah.


30 menit kemudian san dai terjatuh dan pingsan, xie lang yang melihat ini tersenyum " inilah akibatnya karena melawan ku" kata xie lang


xie lang yang tidak mau san dai bangun lagi , xie lang langsung menebas san dai menggunakan tombaknya itu.


critt


kepala san dai terlepas dari tubuhnya yang berarti san dai telah mati dan gugur dalam pertempuran ini.


xie lang yang sudah membunuh san dai itu langsung mengangkat kepala san dai sambil meletakkannya di ujung tombaknya itu.


seluruh pasukan kan zen yang melihat jenderal mereka mati langsung kehilangan semangat untuk berjuang.


xie lang yang melihat para pasukan itu yang sudah kehilangan semangat sangat senang karena dengan ini pasukannya dengan mudah akan memenangkan pertarungan ini.


xie lang menaiki kudanya kemudian memacu kudanya menuju ke tempat kan zen.


kan zen mengambil pedangnya dan langsung menuju ke arah suara itu.


saat berada di tempat itu kan zen terkejut dengan kepala yang di bawa oleh xie lang yang dia bawa menggunakan tangannya.


lalu apa perasaan kan zen melihat itu pastinya marah,sedih bercampur aduk.


" ka-u, BERANINYA KAU" kata kan zen keras dan sangat pucat melihat orang yang setia terus bersamanya harus mati dengan mengenaskan seperti itu.


kan zen langsung berlari sambil mengangkat senjatanya dan berteriak " AKAN AKU HABISI KAU" kata kata itu terus di ulangi berapa kali.


xie lang yang melihat orang yang berteriak itu tentu tahu siapa itu" hahah,.sangat mudah, dengan begini aku akan mendapatkan hadiah yang sangat besar, pangeran ke 6 kau akan menjadi harta karun ku" kata xie lang dalam hati sambil tersenyum.


kan zen langsung melompat setinggi mungkin lalu menebas kan zen dengan menggunakan pedangnya, xie lang yang melihat itu dengan santai dia menyerang balik sambil menambah lagi kekuatannya itu.

__ADS_1


kan zen terlempar sangat jauh dan hampir mendekati tempat peristirahatannya, " hei menyerahlah dan ikut aku " kata xie lang.


" bagaimana bisa aku menyerah ketika melihat orang yang terus bersamaku mati di depan ku!!!" kata kan zen marah sambil mengelap darah di mulutnya.


kan zen berlari lagi sambil menyerang xie lang bertubi tubi, xie lang terus menahan serangan kan zen tapi dia tidak membalasnya.


20 menit kan zen menyerang terus menerus, tapi masih belum mengubah keadaan meskipun xie lang banyak mendapatkan goresan luka, tapi xie lang tetap tersenyum seperti luka itu tidak penting baginya.


" sudah lah, kekuatan mu masih berada di bawah ku pangeran" kata xie lang, xie lang yang sudah mulai bosan langsung menebas kan zen lagi dengan kekuatan besarnya.


kan zen terlempar sangat jauh, sambil berbenturan oleh beberapa pasukannya .


xie lang mendekati kan zen yang sedang kesakitan akibat kekuatan xie lang.


xie lang yang tidak mau lama di tempat ini langsung memukul bagian belakan kepala kan zen dan langsung pingsan.


xie lang mengangkat tubuh kan zen yang sedang pingsan itu sambil meletakkan tombaknya di atas gunung tertinggi itu.


ketika tombak dan juga pangeran ke 6 di pundaknya itu berada di atas gunung itu semuanya tidak bisa tidak terkejut.


"PANGERAN KE 6 TELAH KALAH, JIKA KALIAN INGIN HIDUP LETAKKAN SENJATA KALIAN SEKARANG JUGA!!" kata xie lang keras kepada seluruh pasukan yang berada di gunung ini.


semua pasukan kan zen yang sudah tahu tidak ada harapan lagi, langsung membuang sejata mereka.


pasukan xie lang melihat itu langsung menahan para pasukan itu dan membawa mereka ke markas pusat.


xie lang langsung turun dari gunung itu dan kembali memacu kudanya sambil meneriakkan " AYO KEMBALI KE MARKAS" kata xie lang keras.


" baik tuan" kata seluruh pasukan xie lang.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2