
di hutan
sen ren dan adiknya terus berlari dari kejaran pasukan gu rong, walaupun kaki mereka ada yang berdarah akibat menginjak duri ,tapi mereka tidak memperdulikannya dan terus berlari sampai ke gunung itu.
saat sudah sampai ke gunung, mereka harus menaiki gunung itu.
sen yui: " kak kaki mu berdarah, lebih baik kita bersembunyi saja kak, di banding harus menaiki gunung itu". kata yui
sen ren : " tidak adik, aku tidak mau, sampai kita dapat naik di gunung itu maka kita akan selamat, ayolah". dengan nada meyakinkan
sen yui : " baiklah kak, tapi ingat kalau sudah tidak kuat mending berhenti". kata yui .
sen ren : " ok".
baru saja mereka berbicara tapi sudah ada anak panah yang datang dari belakang mereka dan melesat dengan cepat sampai menancap di pohon dekat mereka.
prajurit pasukan gu rong " ahhahahah, apa yang kalian lakukan nak, mau memanjat?, apa kalian tidak ingin hidup?". dengan nada mengejek
sen yui : " kak aku takut kak, huuuu". sambil menangis
sen ren : " tenanglah adik, biar aku bicara dengan mereka". kata sen ren
sen ren mendekat dengan pasukan gu rong dan bicara " pasukan gu rong apa yang kalian inginkan dari kami?". tanyanya, pasukan gu rong menjawab " aku tidak tahu, tapi yang pasti jenderal gu rong menginginkan kalian," katanya
sen ren: " jika begitu, apa kalian tidak malu kepada orang tua kalian, karena membunuh anak kecil".
prajurit gu rong : " ahhaah, hei nak sejak dulu kami memang di ajarkan untuk membunuh, di dunia ini tidak ada yang namanya gratis harus ada nyawa yang harus di pertaruhkan". jawabnya
sen ren semakin terbuka matanya akan dunia ini, sekarang dia mengerti bahwa pikirannya yang selama ini selalu damai akan ketenangan tiba tiba sirna, dia juga menyesal akan ketidakberdaayaan dia tidak bisa kultivasi seperti yang dilakukan orang orang pada umumnya.
namun meskipun begitu dia memiliki kepintaraan melebihi manusia pada umumnya, di dalam otaknya kini memiliki rencana yaitu mengulur waktu agar sen kun atau pamannya bisa datang membantu mereka.
__ADS_1
dia terus berbicara kepada pasukan gu rong.
+++++++
di lain sisi di gunung
sen kun sedang menstabilkan kekuatan yang dia miliki dan juga menyembuhkan luka,luka yang besar akibat melawan sefai.
sen kun :" aku harus cepat, cepat, jangan membuat tuan mudamu kecewa padamu sen kun,".
sen kun terus melakukannya dan menstabilkan pikiran serta kekuatannya agat bisa menyembuhkan luka yang amat dalam.
akhirnya setealah berapa menit dia akhirnya berhasil " hahaha, TUAN MUDA TUNGGU DI SANA PAMAN MU INI AKAN DATANG". sambil tertawa dengan kencang
+++++
pasukan gu rong yang merasa terlalu lama, " hei nak, ku rasa kau mengulur waktu bukan?, jika itu adalah anak biasa pastinya dia akan lari, tapi kau menurutku tidak seperti anak biasanya?. tanyanya curiga
prajurit yang lain yang merasa risih, langsung menancapkan tombaknya ke perut sen ren " matilah nak " kata prajurit itu
sen ren yang melihat itu hanya bisa pasrah, sen yui sudah pingsan akibat kelelahan, namun tiba tiba dari atas bukit seseorang melompat dan menancapkan senjatanya di kepala orang itu.
bangg!!!
srrrr!
ahhhhhhh!!!
darah keluar dari atas kepala itu, sehingga mengejutkan semua orang yang berada disana " siapa kau? " tanyanya kepada orang yang menggunakan topeng itu.
sen kun: "hahah, aku adalah orang yang telah membunuh jenderal sefai dan juga dong bai, kalian pasti mengenal ku bukan?. tanyanya kepada prajurit itu
__ADS_1
prajurit : " apa kau, kau kan jenderal sen kun". jawabnya prajurit itu dengan ketakutan
seluruh prajurit yang mendengar itu mengigil ketakutan,seorang prajurit beicara kepada anak itu " anak kurang ajar kau, kau menipu kami bajingan!!" dengan nada marah sekaliguss menyesal
sen ren : " aku tidak peduli, selama adikku bisa hidup aku akan lakukan, dan juga agarbalas dendamku kepada aliansi setan akan terwujud". jawabnya
akhirnya pertarungan tidak terhindarkan, sen kun dengan tenaga yang 50 % kekuatannya akhirnya berhasil membunuh prajurit itu.
sen kun : "nak sen ren sini peluk aku di belakang ku, dan untuk yui biar aku gendong", kata sen kun
sen ren : " baik paman
setelah itu sen kun mengobat sen ren dengan kekuatannya bersama sen yui yang sudah tidak sadarkan diri,. selang beberapa jam akhirnya sen yui, sen ren, dan sen kun sudah sembuh.
sen kun : " nak yui, nak ren. kalian tinggal disini sampai kalian sudah bisa punya kekuatan, aku tidak mau kalian kenapa napa". kata sen kun
sen yui : " baik paman, tapi bisakah paman mengajari kami bagaimana memggunakan kekuatan seperti orang pada umumnya". kata yui dan di anggukan oleh sen ren
sen kun :" baiklah akan aku ajarkan kepada kalian ingat dan perhatikan dengan baik baik". kata sen kun
dia menggunakan kekuatan pikirannya agar bisa di serap oleh sen yui, dan sen ren.
selang beberapa waktu sen yui, dan sen ren " ARGGGG apaan ini paman, apa yang kamu lakukan kepada kami" tanyanya dengan nada keras
sen kun : " bertahanlah serap lah ingatan itu, ingat!! kalian jangan tidak sadarkan diri sebelum menyerap ingatan itu, bukankah kalian ingin kuat?". kata sen kun dengan keras
akhirnya yui dan ren hanya bisa bertahan dari siksaan yang amat sakit itu, selang beberapa menit akhirnya rasa sakit itu menghilang. dan mereka langsung tidak sadarkan diri
sen kun: " bagus, aku menyukai semangat itu, semoga dengan cara ini kalian bisa kuat". kata sen kun yang sudah batuk darah akibat terlalu banyak menggunakan kekuatan
||||||||
__ADS_1
oke teman teman, seperti janjiku aku telah upload jumat-minggu.