Perjalanan Menjadi Jendral

Perjalanan Menjadi Jendral
pertarungan kapten vs pemberontak


__ADS_3

1 bulan kemudian kan zen mulai berfikir untuk memberikan kesejahteraan yang sama dengan sekte ji yang tidak pernah dia perhatikan selama ini, setelah memikirkan nya dengan lama akhirnya dia memantapkan hatinya pergi menuju ke sekte ji.


flash back (of).


kembali ke kenyataan, kan zen yang melihat banyak prajuritnya yang mati santai saja, seperti dia tahu kalau itu akan terjadi.


para pasukan pemberontak melihat senyum pengeran itu membuat mereka sangat kesal pasalnya seperti meremehkan kekuatan pemberontak.


" HEI PENGERAN , KALAU MAU DATANG UNTUK MENGANGGU WILAYAH KAMI, MENDING KAMU PERGI DAN MENIKMATI UANG MU ITU" kata orang itu dengan sangat keras.


kapten penjaga yang melihat itu sudah tidak tahan dan terjadilah pertarungan antara para pemberontak melawan kapten itu.


kapten yang memiliki pengalaman membunuh serta ranah yang jauh dari para pemberontak itu, membuat para pemberontak banyak yang mati akan tebasan kapten itu.


para pemberontak sebenarnya sadar kalau mereka pasti belum mampu melawan kapten itu karena ranah mereka yang jauh dari orang itu, tapi gengsi mereka serta sifat mereka yang tidak mudah menyerah membuat mereka seperti tidak melihat lagi orang yang kuat dan memiliki kekuatan besar.


sekarang kapten itu telah membunuh sangat banyak pemberontak, tapi pemberontak masih belum menyerah bahkan dengan tubuh mereka yang terluka mereka masih berdiri menantang kapten itu.


kapten itu yang sudah banyak kehabisan kekuatan hanya bisa pasrah menggunakan kekuatan biasanya seperti pertarungan jalanan, semua para pemberontak banyak yang ter iris karena pedang yang sangat tajam itu, bahkan mengigil kesakitan karena luka mereka yang tidak ada berhentinya mengeluarkan darah.


kapten itu menggunakan sisa kekuatannya untuk menggunakan serangan ini, hal ini karena jika dia menggunakan kekuatan nya itu dengan sepenuhnya pasti dia yang akan mati.


setelah banyak yang dia bunuh tiba tiba ada sebuah bayangan yang menarik ke kakinya


kapten itu tiba tiba tidak bisa bergerak " ha, a-pa yang terjadi " katanya yang kaget itu, dia mencoba untuk menarik kakinya itu tapi tidak bisa " kenapa tidak bisa " katanya lagi.


sementara orang yang menggunakan bayangan itu tersenyum di balik pohon, karena rencananya mengunci menggunakan bayangannya akhirnya berhasil " hahha kena kau " katanya dalam hati.

__ADS_1


saat kapten itu terus mencoba lepas tiba tiba bayangan itu semakin besar, karena besarnya bayangan itu membuat kapten memikirkan keselamatan tuan muda nya " tuan, pergilah, tolong" katanya itu dengan sangat khawatir.


pangeran yang melihat itu tersenyum namun dia tetap mengikuti perintah kapten itu.


kapten yang melihat bahwa tuan mudanya sudah pergi dia langsung menggunakan segala cara untuk melepas bayangan itu, tapi semua yang di lakukan sejak tadi tetap seperti biasanya " ha kenapa ini" katanya yang sudah khawatir.


setelah 1 jam lamanya mencoba melepas bayangan itu, tiba tiba banyak prajurit yang pingsan langsung berdiri kembali, mereka yang tidak tahu apa yang terjadi kepada kapten itu tanpa pikir panjang langsung membunuhnya.


kapten yang melihat serangan dari prajurit itu hanya bisa pasrah namun saat ke pasrahannya itu, tiba tiba datang seseorang dari atas pohon dan menghancurkan tanah tempat itu menyebabkan bayangan orang itu tiba tiba menghilang, serta prajurit yang baru saja mau menebas kehilangan keseimbangan sehingga pedangnya itu hanya meleset ke tangan kapten itu.


huaaa kapten itu berteriak karena rasa sakit di tangannya itu, orang yang berada di pohon tadi itu langsung mendekat sambil mengeluarkan aura kematian yang sangat besar, menyebabkan para prajurit tidak bisa bergerak.


" hei apa kamu tidak apa apa" kata sen ren yang ternyata orang itu yang sebenarnya menonton di balik 🌲 pohon.


kapten yang melihat orang itu " tidak rasa sakit ini tidak ada apa apanya di banding harus melawan perintah pangeran , lebih baik kamu pergi dari pada kamu melawan mereka yang mempunyai kekuatan yang sangat besar " kata kapten itu mencoba untuk membunjuk sen ren untuk pergi dari sini.


namun sen ren yang memiliki kekuatan dan kecerdasaannya itu hanya tersenyum saja mendengar nasihat pangeran itu.


" k-au, dasar bodo dan tidak mempunyai otak," kata kapten itu memaki sen ren dengan kasar


sen ren sendiri menganggap itu sudah biasa akan makian itu karena dirinya sendiri sering di hina saat berada di sekte.


" hei anak bodo, kalau kamu mau melawan kami potong tangan mu dan kaki mu " kata pemberontak itu .


" tidak " kata sen ren datar seperti tidak mempunyai rasa bersalah.


" k-au, ayo teman teman bunuh dia " kata orang itu dan langsung di anggukan oleh lainnya mereka langsung mengepung sen ren dari segala sisi dan langsung menebasnya secara bersamaan.

__ADS_1


tapi serangan itu mudah di tepis oleh sen ren dengan sangat lincahnya dia menghindar dan melompat melewati kerumunan itu.


" KAU BERANINYA KAU MENGHINDARIKU " kata orang itu dengan sangat marah .


orang itu langsung menyerang sen ren tanpa mempedulikan temannya yang masih menonton itu.


sen ren setiap kali menepis serangan orang itu berapa kali, dan membuat orang itu semakin jengkel.


tanpa orang itu sadari ternyata para pemberontak yang menonton dari jarak jauh itu makin perlahan makin berkurang ,hal ini di karena kan para pasukan sen ren membunuh dengan cara seperti asasin.


saat banyaknya darah yang bercecer di tanah itu, 1 orang pemberontak itu berbalik dan di kejutkan melihat banyak nya darah dan sedikitnya orang yang berada di belakangnya ,dia berteriak " mus..",


baru saja dia berteriak tiba tiba ada sebuah panah meluncur tepat di tempat leher korban itu sehingga menyebabkan orang itu susah berbicara.


dan akhirnya mati dan itu di lakukan berapa kali saat pemberontak itu berbalik melihat mayat itu


orang itu yang masih di sibukkan oleh sen ren yang dari tadi main main dengannya saat mereka beradu pedang satu sama lain.


2 jam kemudian orang itu sudah sangat lelah , dia mulai menyerah dan tidak melanjutkan serangannya itu, dia langsung pergi dan di kejutkan oleh banyaknya mayat yang berada di tanah itu.


" apa yang terjadi, bagaimana bisa ini terjadi?" kata orang itu, dia tidak habis pikir para pemberontak yang selalu mendukungnya semuanya mati terbaring .


orang itu yang masih kaget akan keadaan teman temannya itu di kagetkan lagi dengan sebuah tusukan di dadanya " ka-u' kata orang itu dan mati


sen ren yang sudah membunuh orang itu langsung menggunakan inderanya untuk mendengar suara dari pemillk bayangan itu,


setelah 3 menit mendengar dia tidak mendengar apa apa ,yang mungkin artinya orang itu telah pergi meninggalkan tempat ini.

__ADS_1


dia pun kembali ke tempat kapten itu yang sedang di obati.


bersambung


__ADS_2