
walaupun dia tahu kalau dia akan di kerjaain lagi tapi demi ayahnya dia harus melakukanya " baiklah" pasrah kata kan zen
" bagus, itu baru saudaraku hahhha" kata kan cao senang karena mendapatkan wilayah yang sangat bagus .
" tapi aku mempunyai syarat " kata kan zen.
kan cao menaikkan alis nya " apa yang kamu mau" kata kan cao yang jengkel .
" aku mau kamu membebaskan budak budak yang berada di wilayah mu dan berikan padaku" kata kan zen.
" haaa, apa maksud mu membebaskan budak itu, jika kamu mau kamu harus membelinya !!!" kata kan cao marah, bagaimana bisa dia memberi kan kan zen budaknya dengan susah payah dia beli dari wilayah kerajaan lain, apalagi kualitas bya yang sangat bagus.
kan zen sendiri mengerti akan kemarahan kakaknya itu, "aku tahu kamu tidak akan memberiku secara percuma, tapi aku akan memberikan mu rahasia" kata kan zen.
" ha, apa itu" kata kan cao.
kan zen memijit kepalanya sambil menghirup udara " aduh kak, bagaimana bia aku memberitahu mu rahasia ini jika kamu tidak nenyetujui usulan ku" kata kan zen.
kan cao yang baru sadar akan perkataan nya tadi, " ooo baik, tapi kamu harus memberikan rahasia yang memuaskan " kata kan cao penasaran.
kan cao sendiri sangat suka akan sebuah misteri atau pun rahasia, jika dia merasa tertarik maka dia akan memiliki itu sampai dapat.
" iya tenang saja kak" sambil tersenyum pasrah.
" baiklah kalian tinggal tanda tangan saja tentang penukaran wilayah kalian" kata raja yang merasa bosan dengan pertengkaran anaknya ini.
__ADS_1
" baik" kata mereka berdua, dan akhirnya pemelikan atas tanah sekte ji menjadi milik kan zen sedangkan kan cao mendapatkan wilayah kan zen yang dipesisir pantai itu.
" baiklah karena kalian sudah selesai tanda tangan ,ayahmu ini akan mengambilnya dan memberikannya kepada petugas surat agar melaporkan tentang penukaran wilayah kalian " kata raja dan di jawab baik kepada anaknya .
setelah raja pergi kini tersisa 2 orang laki laki yang sedang bercerita.
" apa rahasianya, awas aja kalau soal percintaan, kalau aku mendengar tentang kata itu di mulutmu akan aku bunuh kamu sekarang juga " kata kan cao tegas, jika kan cao mau dia pasti akan membunuh adiknya ini sekarang juga, tapi dia tidak melakukan itu karena tertarikkannya kepada rahasianya itu.
" baik, baik, ini bukan soal percintaan aku akan memberitahumu tentang sebuah tambang emas yang berada di perbatasan wilayah itu, di wilayah itu ada sebuah tambang emas yang berada di dalam bukit perbatasan tepat saat kamu menuju ke petengahan pendakian, aku rasa dengan informasi ini kamu mungkin akan bisa menerima tentang usulanku bukan" kata kan zen .
kan cao yang mendengar kalau ada sebuah tambang emas lagi, dia pikir di pesisir wilayah itu hanya 1 tambang di tempat itu, ternyata ada lagi, kan cao tersenyum senang akan pemberitahuan ini " hahaha terimakasih aku sangat senang , jangan khawatir dengan budak itu tenang saja dengan cepat aku akan memberikan budakku kepada mu " kata kan cao semangat.
" bagus kalau begitu" kata kan zen
setelah itu mereka keluar dan pergi meninggal kan pertemuan itu.
1 hari kemudian pengalihan kekuasan yang terjadi mulai terdengar oleh masnyarakat di seluruh wilayah kerajaan ini , mau dari utara, barat, timur, maupun selatan.
saudara saudara kan zen mendengar kabar itu biasa saja, menurut mereka wilayah sekte ji yang berada di wilayah selatan itu adalah tempat kumuh dan tidak perlu di perhatikan, walaupun luas tapi melihat banyaknya pamberontak anti pemerintahan mereka merasa tempat itu adalah sebuah tempat bunuh diri, mana ada yang mau dengan wilayah yang sangat tidak suka dengan pemerintahan.
umur pangeran kan zen 20 tahun, banyak dari saudaranya sudah menikah dan memiliki selir, walaupun banyak yang menyerukan untuk pangeran ke 6 menikah dengan seorang gadis kaya atau kerajaan lain tapi dia tidak melakukan itu, menurutnya menikah hanya menghambat pertumbuhannya dan cinta yang orang orang katakan hanyalah kebohongan belaka, kenapa kan zen beranggapan begitu seperti yang kalian lihat banyak sekali perempuan yang berada di kerajaan ini menjual dirinya di rumah bordil, bahkan kini rumah bordil yang berada di kerajaan kan ini sudah sangat luas dan sudah berjejer dari beberapa wilayah.
dan tidak perlu di katakan lagi bagaimana sikap kan zen ,sekarang dia bener bener sangat membencinya dia sudah banyak melihat di banyak kamar setiap rumah hal seperti itu, sejak umur 10 tahun dia pernah di ajak oleh perempuan untuk berbuat hal seperti itu, tapi dia menolaknya dengan alasan kalau dia tidak tertarik.
kan zen yang lanjang membuat banyak perempuan ingin menaklukannya ,tapi yang mereka dapat selalu penolakan ,dan lebih parahnya lagi kan zen menyebut perempuan perempuan itu dengan kalimat "murahan".
__ADS_1
sejak saat itu banyak yang mulai berfikir kalau kan zen mencintai pria , bahkan berita itu sudah sangat luas di kerajaaan ini.
walaupun di fitnah seperti itu tapi kan zen tetap diam dia hanya fokus kepada pekerjaannya saja.
namun seiring berjalannya waktu kini kan zen di kenal sebagai orang yang jenius, bagaimana tidak 2 wilayah yang dia miliki semuanya sejahtera dan makmur bahkan warga yang berada di sana mengagungkan kan zen seperti tuan mereka sendiri banyak yang bercerita akan kebaikan kan zen, ketampanannya, dan juga kejeniusannya dalam mengurus 2 wilayah yang dia miliki itu.
kan zen yang memiliki sifat dingin, tegas , dan juga murah senyum membuatnya menjadi idola perempuan yang berada di wilayahnya, bahkan ada yang berani memperlihatkan tubuhnya di depan kan zen agar kan zen tertarik dengannya dan membuatnya menjadi istrinya atau pun kekasihnya, tapi eskpetasi yang mereka miliki sirna karena kan zen yang meliriknya dengan datar seperti menurutnya itu biasa saja menurutnya.
ilustrasi kan zen
setelah membuat makmur 2 wilayah itu, dan telah mendapatkan budak dari pangeran ke 4.
budak yang di berikan oleh pangeran ke 4 kebanyakan bukan lah wanita melainkan pria, kalau pun wanita palingan wanita yang jelek dan tidak layak di gunakan.
kan zen tersenyum ini yang dia inginkan, sebenarnya di dalam pertemuan tadi dia ingin mengatakan pria , tapi dia takut kalau nanti dia di sebut sebagai g*y, dia hanya berharap semoga yang di berikan oleh pangeran ke 4 adalah laki laki.
kan zen tersenyum akhirnya harapannya terkabul, padahal dia sudah menyiapkan uang untuk membeli pria di luar sana sebagai prajuritnya atau pun pelayannya, tapi melihat yang di berikan oleh pangeran ke 4 dia senang .
kan zen mulai memberikan latihan yang sangat banyak kepada budak budaknya itu dan di temani oleh para guru yang ikut melatih budak2 itu agar menjadi kuat dan bisa menjadi tulang punggung kan zen suatu hari nanti.
1 bulan kemudian kan zen mulai berfikir untuk memberikan kesejahteraan yang sama dengan sekte ji yang tidak pernah dia perhatikan selama ini, setelah memikirkan nya dengan lama akhirnya dia memantapkan hatinya pergi menuju ke sekte ji.
BERSAMBUNG.
__ADS_1