
seperti biasa sen ren mengambil penginapan dan mendaftar menjadi anggota sekte naga ini.
setelah mendaftar dia mengikuti ujian ujian yang berada di sekte ini, namun ujian nya sangat aneh karena ujiannya hanya bersemedi di atas batu tepat di air terjun itu.
walaupun sangat aneh tapi sen ren tetap tidak menganggap remeh suatu ujian ,mungkin saja di balik ujian ini pasti ada jebakan tersenyum bunyi.
setelah banyak bicara satu sama lain, kini babak pertama di mulai.
banyak yang mulai bersemedi di atas batu itu, semua orang hanya menganggap remeh saja munurut mereka ini sangat gampang di bandingkan latihan seharian mereka setiap harinya.
namun setelah 1 jam lamanya tiba tiba 1 orang terjatuh dari batu atas air terjun itu, semua kaget dan bertanya " apa yang terjadi' kata mereka semua.
melihat 1 orang yang mati itu, mereka malah mengejek orang ini yang mati hanya karena bersandar di air terjun ini.
" hei apa menurut mu dia itu bodo, atau belum bisa berkualtivasi seperti kita" kata orang itu
" aku rasa juga begitu, menurutku dia ini hanyalah orang biasa yang tidak mempunyai kekuatan ،hmm mungkin saja dia memaksa untuk masuk dan mengikuti ujian ini mungkin karena faktor ekonomi menurut mereka dalam hati'
banyak yang bercerita di dalam pikiran mereka masing masing, sen ren hanya diam dan tidak berbicara menurutnya juga sama dengan mereka, tapi hatinya berkata lain menurutnya pasti ada yang terjadi yang membuat orang ini mati jatuh tersungkur tapi dia menepis pikiran itu dan hanya mempercayai kepalanya ini.
2 jam 3jam 4 jam 5 jam 6 jam 7 jam 8 jam 9 jam 10 jam __ selama 1 minggu mereka bersemedi.
tiba tiba 1 orang berteriak dengan kencang membuat semuanya kaget dan berhenti dalam bersemedi, saat berhenti itu tiba tiba orang itu mengatakan "kenapa banyak yang ma-ti " kata orang itu.
sekarang banyak dari mereka yang kaget dan berhenti akan bersemendi mereka akibat teriakkan itu, yang membuat mereka bener bener kaget yaitu di depan mereka banyak sekali murid mati dari batu mereka .
__ADS_1
" i-ni i-ni apa yang terjadi" kata mereka, seketika ada seorang yang mencoba kabur dari air terjun ini dengan berlari karena takut dan suda tidak berniat lagi untuk mengikuti ujian, tapi sebelum dia keluar tiba tiba ada sebuah aray yang menghalanginya.
" ka-u kenapa kenapa mereka melakukan ini " katanya dengan menangis.
semuanya semakin risau mereka keluar dari bertapa mereka dan mencoba untuk mengahcurkan penghalang itu namun semuanya sia sia penghalangnya tidak mudah di tembus walaupun mereka telah menyatuhkan kekuatan mereka bersama.
1 jam mereka melakukannya membuat mereka frustasi 1hari frustasi mereka semakin kuat 5 hari ada yang sudah gila dan membunuh dirinya sendiri di depan mereka, sehingga 1 minggu telah berlalu membuat mereka semakin frustasi,stress,marah bahkan ada yang membunuh temannya sendiri hanya karena masalah sepele.
lapar pun terjadi entah kenapa sehatusnya sebagai pendekar seharusnya mereka tidak lapar, namun lama kelamaan perut mereka selalu berbunyi dan membuat mereka ingin memakan sesuatu, mereka kadang memakan rumput, minum air, dan juga membunuh satu sama lain untuk di masak dagingnya itu dilakukan selama mereka lapar.
sen ren yang masih bersemedi tahu akan keributan itu karena dia mengeluarkan indranya untuk merasakan apa yang terjadi di luar sana, saat melihat mereka saling membunuh dan memakan satu sama lain dia hanya tersenyum, sebenarnya dalam ujian ini yang di latih adalah seberapa fokus kalian akan ujian pertama ini, tapi mereka tidak tau akan hal itu dan menganggapnya dengan enteng sehingga membuat banyak yang mati di air terjun.
air terjun ini dinamakan sebagai hukum peraturan yang dimana jika mereka salah dalam memgambil tindakan dan tidak mengikuti intruksi dari orangnya maka inilah akibatnya, sen ren selalu mengingat akan apa yang orang itu bicarakan.
flash back (on)
kalian harus mengikuti intruksi dari panitia
di 2 kalimat ini banyak menghiraukannya dan mengejeknya , mennurut mereka ujian ini sudah basi dan tidak perlu di putar lagi seperti di sekte lainnya.
walaupun mereka mengejek, orang itu masih berbicara dengan sopan " baiklah babak pertama akan di mulai dalam berapa jam lagi, untuk itu saya akan menjelaskan kepada kalian dalam babak pertama ini , peraturannya gampang yaitu tetap bermeditasi dan fokus di air tejun itu". sambil menunjuk gunung itu.
__ADS_1
semua orang menatap gunung itu, saat mereka menggunakan indra, aura dan juga mata mata disana, untuk melihat ujian itu, malahan yang dia dapatkan yaitu kosong dan tidak ada yang special akan ujian ini, dia menguap .
sekarang para murid itu banyak yang sudah siap dengan acang acang siap untuk berlari.
1,2,3, dorr bunyi itu menunjukkan kalau pertandingan di mulai.
semua peserta berebut masuk ke tempat air terjun itu, awalnya baik saja tapi melihat banyak batu yang berada di sana yang mungkin tidak cukup bagi mereka.
banyak orang saling membunuh untuk mendapatkan batuan dari tepi air terjun itu
hingga kini hanya 500 orang peserta yang mendapatkan masing masing batu di air terjun itu
flash back (of)
sen ren sendiri hanya diam sambil bermeditasi, selama bermeditasi dia tidak merasakan yang namanya kalaparan atau pun kehausan dia tersenyum " jadi begitu, pantas saja, aku tidak lapar" katanya dalam hati.
sekarang banyak orang mati karena frustasi dan saling membunuh itu sehingga populasi berkurang, dan kini tinggal 250 yang masih hidup,
saat saling membunuh ada satu orang yang dari tadi melihat kepada anak yang berada di batu itu, dia tidak mengerti kenapa anak itu tidak merasakan kelaparan ataupun frustasi seperti mereka.
dia diam diam berjalan mendekatinya, saat orang itu mendekati sen ren tiba tiba dia terlempar .
mulutnya berdarah dan mati seakan tidak percya yang terjadi hari ini, dia terluka hanya karena 1 serangan.
semua orang juga terkejut akan kejadian ini" apa yang terjadi, kenapa dia terlempar " kata mereka dalam hati, setelah berfikir cukup lama " oh jadi begitu" kata orang itu dan maju dan melanjutkan meditasi nya.
__ADS_1
semua orang yang melihat itu bingung 😕 dan tidak mengerti , saat mereka tidak bisa keluar dari air terjun dan sangat lapar dan membutuhkan makananan orang itu hanya melanjutkan meditasinya, setelah 2 menit berfikir akhirnya mereka mengerti maksud dari ucapan ujian ini, semuanya berbodong bodong melanjutkan meditasinya.
BERSAMBUNG.