
Pagi hari, di villa milik orang tua Aina. Daffa-Kania dan yang lain nya telah keluar dari dalam villa, menuju meja makan. Mereka akan sarapan bersama di ruangan khusus keluarga, dimana hanya keluarga nya yang memiliki kartu untuk masuk ke ruangan tersebut, termasuk Aina.
Suasana makan di ruangan itu sangat asri dan indah. Dimana dinding pembatas nya itu adalah kaca dan di luar nya terdapat hutan buatan yang tidak terlalu luas. Jendela kaca nya di buka selebar mungkin agar udara masuk ke dalam. Lalu mereka menghirup udara yang masih segar itu dengan rakus, seakan takut kehabisan dan tidak kebagian lagi untuk menghirup udara itu.
Semua duduk di atas bangku dan menunggu makanan di hidangkan. Tak lama para pelayan dengan gesit nya menghidangkan banyak makanan di atas meja makan itu.
" silahkan di nikmati hidangan nya "
" terima kasih " ucap semua serempak dan di balas anggukan dan senyuman dari mereka.
Semua nya memasukkan makanan nya ke dalam piring mereka masing masing, kecuali Daffa yang piring nya dengan sigap di ambil Kania dan di isi oleh berbagai macam makanan yang ada di sana.
" Jangan banyak banyak honey, masih pagi ntar aku gak bisa jalan " ucap Daffa kepada Kania.
Kania menunduk malu karena Daffa mengatakan nya di depan teman teman nya. Dengan sedikit sebal Kania mencubit pinggang Daffa sebagai hukuman atas apa yang telah ia katakan di depan teman teman nya.
" auuww... sakit sayang " ucap Daffa meringis kesakitan karena di cubit kecil pinggang nya.
" biarin " balas Kania ketus
Teman teman Kania terkejut sampai bengong melihat pemandangan dari pasangan halal itu. Ada banyak hal yang membuat teman teman Kania terkejut sampai bengong. Yang pertama karena Kania menyiapkan makanan untuk Daffa, padahal sebelum nya mereka sudah pernah melihat nya. Yang kedua karena panggilan dari Daffa kepada Kania yaitu
' honey ' dan ' sayang ' itu pertama kali mereka dengar. Dan yang terakhir adalah Daffa mengatakan ' aku? ' sejak kapan Daffa mengganti panggilan nya menjadi honey, sayang dan mengatakan aku. Mereka bengong sampai tak kedip sekalipun.
" kenapa? ada yang salah? " tanya Kania yang berhasil membuat ke empat sahabat nya berkedip.
" hah?! eh, enggak kok, gak apa apa " balas Nesya kikuk.
Setelah itu Kiara langsung ingat tentang foto yang di kirim oleh nya kemarin. " Guys, udah pada buka hp belum? " tanya Kiara yang penasaran akan reaksi mereka.
Semua orang mengalihkan pandangan ke arah Kiara yang baru saja membuka suara. " Belum, kenapa emang nya? " balas Indah bertanya.
Kiara mengerucutkan bibir nya " yang lain? " tanya Kiara kembali dan di jawab gelengan yang lain. " oh " ucap Kiara kecewa
" Kenapa memang nya Ra? " tanya Nesya
" Gak apa apa, ntar juga tau. Yuk makan " balas Kiara yang langsung menyantap makanan nya. Semua pun memulai makan makanan mereka dalam keadaan hening, tak ada pembicaraan sama sekali, yang terdengar hanyalah dentingan sendok dan garpu yang mereka gunakan untuk memakan makanan mereka.
Sampai akhirnya Daffa yang bersuara terlebih dahulu, tapi ia berbicara kepada Kania " Sayang, aku mau coba yang itu dong " tunjuk Daffa kepada makanan yang ingin ia coba. Ucapan Daffa mampu membuat semua yang ada di sana menoleh kepada Daffa-Kania.
Kania mengangguk seraya mengulurkan tangan nya untuk mengambil makanan yang di minta oleh Daffa. " Nih " ucap Kania seraya memberikan makanan nya kepada Daffa.
" Suapin dong " rengek Daffa
" Nggak mau, makan sendiri sana " tolak Kania seraya mengulurkan tangan nya ke arah Daffa, berniat untuk mengambil makanan yang berada dekat Daffa. Daffa yang mengerti arah tujuan tangan Kania kemana, segera mengambil duluan makanan nya.
__ADS_1
Kania mengerucutkan bibir nya " Mas aku mau ngambil yang itu tadi. Kok di ambil duluan sih?! " ucap Kania
" MAS?! " teriak teman teman Kania serempak karena sama sama terkejut. Daffa dan Kania menoleh bersamaan. Menatap heran kepada teman teman Kania.
" Kenapa? " tanya Kania heran
" Nggak " balas teman teman Kania serempak lalu melanjutkan kembali makan makanan mereka yang tertunda sebentar.
" Kamu mau ini? " tanya Daffa dan di angguki oleh Kania.
" suapi aku, baru nanti aku kasih. Setuju gak? kalau enggak aku habisin ya! " tawar Daffa
" iya deh... tapi janji ya nanti kasih ke aku " ucap Kania dan di angguki oleh Daffa.
" sini aaa... " suruh Kania yang hendak menyuapi Daffa
" Kamu juga buka mulut nya " suruh Daffa
" buat apa? "
" buka aja " suruh Daffa dan akhirnya Kania menuruti perkataan Daffa.
Kania memasuki sendok ke dalam mulut Daffa dan secara bersamaan Daffa memasukkan sendok yang berisi makanan yang di minta Kania ke dalam mulut Kania, membuat mereka saling suap menyuapi. Teman teman Kania yang menyaksikan nya pun jadi terbengong di buat nya.
" Ekhem... aduh... serasa dunia milik mereka berdua, sampai sampai lupa ada yang lain disini. Apa nasib jomblo emang selalu kayak gini ya...?! " celetuk Indah asal yang membuat perhatian semua tertuju pada nya.
" Nggak apa apa kok " balas Indah seraya tersenyum
" Ntar abis makan buka hp, terus di lihat pesan dari grup kita " suruh Kiara
" Kenapa emang nya? " tanya Aina
" Gak apa apa, Lihat aja nanti " suruh Kiara kembali
" Hemm... iya " balas Kania dan teman teman nya hampir serempak, kecuali Daffa yang tetap masa bodo dengan teman teman nya Kania.
Setelah selesai makan, sesuai permintaan Kiara, semua teman teman nya membuka ponsel nya dan melihat pesan yang di kirim kan ke grup.
Nesya: WHAT?!!! so sweet bgt sih😆
Nesya mengirimkan balasan di grup mereka. Baru Nesya yang melihat nya, dan di susul oleh Aina dan Indah.
Aina: Ya ampun Nia😅😂
Indah: Aduh, mata jomblo gua ternodai😱
__ADS_1
Kania dan Daffa yang baru saja masuk kamar di sambut suara notifikasi dari ponsel Kania. Kania menghampiri ponsel nya dan melihat apa yang membuat ponsel nya terus berdering karena notifikasi masuk dan ternyata dari grup nya. Di buka grup nya dan Kania langsung membelalakan mata nya karena terkejut.
" Mas, lihat ini " suruh Kania kepada Daffa. Daffa menghampiri Kania yang terlihat terkejut.
" Kenapa honey? "
" Ini, Kiara ngirim foto kita yang lagi tidur ke grup " adu Kania. Foto yang di kirim ke grup oleh Kiara adalah foto Kania dan Daffa yang sedang tertidur dalam posisi Daffa yang sedang memeluk Kania seakan akan Kania adalah guling tidur nya dan posisi Kania yang memasukkan kepala nya ke dalam dada bidang milik Daffa.
" Bagus sayang " puji Daffa kepada hasil foto nya Kiara.
" Tapi di kirim ke grup, kan jadi malu " rengek Kania
" Ngapain malu? kita udah halal kok " balas Daffa seraya mencium puncak kepada Kania. Sedangkan Kania mendengus kesal dan akhirnya ia membalas pesan grup itu.
Kania: Kiara... kenapa di kirim di grup?😨😣
Kiara: Gak apa, bagus kok😇
Nesya: Itu pas kapan, Ra?
Kiara: kemaren, waktu sebelum berhenti di rest area yang terakhir
Indah: Kok gua gak tau ya?
Kiara: iya lah, lu tidur nya terlalu nyenyak. Gua doang sama pak supir nya yang masih melek
Kania: Ra, hapus, malu gua😭
Aina: Ngapain malu? gak bakal di sebar kok, tenang aja😁
Kiara: Yups, betul tuh. Lagian udah gak bisa di hapus karena semua orang udah pada lihat.
Nesya: Lu @Kania sama Daffa cocok banget kok👍 yang satu cans, yang satu lagi gans. Betul gak?
Kiara: Yap tepat sekali😉
Indah: Ya
Aina: Iyaa😊
Indah: Woy @Aina @Kania @Kiara @Nesya kalian semua kagak mau keluar kamar? gua udah ada di teras nih nunggu kalian dari tadi. Gak jadi jalan jalan nya nih? betah bgt di dalem😐
semua: Iyaa, tunggu-in
Semua bergegas keluar kamar dan pergi menuju teras untuk melanjutkan acara yang mereka buat dan disusun dengan baik.
__ADS_1
Saat berkumpul di teras, Kania sedikit merajuk kepada Kiara yang telah mengirimkan foto nya dengan Daffa sehingga di jadikan bahan ledekan oleh teman teman nya Kania. Sedangkan Daffa malah berterima Kasih kepada Kiara karena telah mengabdikan momen itu.
-----