
...~ Rutinitas ~...
...___________________________________________...
Setelah melewati pekerjaan pertama yang diberikan oleh Pak Erga. Pak Erga sendiri juga cukup tertarik dan setuju dengan strategi pemasaran yang Zea buat.
Zea pun sudah mulai bisa bekerja seperti pekerja lainnya sekarang. Sebenarnya Zea masih ada rasa canggung dengan tim kerjanya di bagian manajemen pemasaran.
Karena, Zea sebagai karyawan baru belum memiliki pengalaman bekerja di perusahaan. Hanya mendengar dan melihat bagaimana ayahnya bekerja saja selama ini.
Hari-hari terus berlalu. Beberapa hari ini Zea merasa dirinya sudah mulai produktif. Kenapa? Karena di pagi harinya yang biasanya kuliah. Lalu, setelah lulus jadi tidak ada kerjaan. Sedangkan, sore sampai malamnya bekerja di cafe.
Tapi, sekarang Zea seperti bangga dengan dirinya sendiri. Karena, pagi dia bekerja di perusahaan. Lalu, malamnya ke cafe. Zea tidak lagi dari sore di cafe. Karena Zea di kantor sampai sore hari.
Pemilik Cafe pun tidak masalah dengan hal itu. Zea merasa bersyukur karena pemilik Cafenya bisa memahami dirinya dan memberikan keringanan.
Sudah hampir dua minggu berlalu. Zea mulai bisa beradaptasi dengan suasana kantor yang awalnya sangat asing baginya. Memang pekerjaan tidak ada yang mudah.
Tapi, jika dikerjakan bersama-sama dengan tim yang juga ingin maju bersama. Pasti akan lebih cepat selesai dan juga tepat hasilnya.
Di dalam ruangan Tim manajemen pemasaran satu. Zea, dan anggota tim lainnya tengah bekerja dengan tugasnya masing-masing.
Baru-baru ini perusahaan mengeluarkan sebuah produk di bidang perawatan wajah dan tubuh. Khususnya produk yang diperuntukkan kepada hotel-hotel.
Jika, ingin bekerja sama dengan perusahaan. Bagian pemasaran pun akan melakukan pemasaran melalui email marketing ke beberapa hotel ternama.
Terkecuali hotel yang memang berada dalam naungan yang sama dengan perusahaan Dwitara Group. Mereka sudah pasti akan menggunakan produk dari perusahaan satu naungan atau satu group pusat.
"Vin, boleh minta data produk yang kodenya FCW3452?" Zea menggeser kursi kerjanya yang memiliki roda mendekati meja kerja Kevin.
"Wait." Kevin mengambil data tersebut di beberapa dokumen yang sudah diatur sedemikian rupa olehnya.
"Ini dia Ze, tolong di strapless sekalian ya. Lupa di strapless."
"Oke. Thank You."
Zea kembali melanjutkan pekerjaannya dengan data produk yang sudah dipegang.
"Ze, menurutmu pemilihan kata untuk memasarkan produk ke Hotel Carlingtoun seperti ini sudah tepat belum?" Shera meminta saran kepada Zea. Zea nampak berfikir lebih dulu. Membacanya beberapa kali.
"Itu ada beberapa kata yang salah tik. Hayo..., bikin ulang lagi deh." Zea tersenyum saat menyadari ada kesalahan pengetikan.
"Hah? Mana?" Shera terkejut. Dia mencoba mencari kata yang salah tik.
"Ini lho Ra." Zea menunjukkan salah tik yang dia lihat.
"Ah, oh iya. Oke deh, thank you Ze." Shera kembali menggeser kursinya ke meja kerjanya sendiri.
__ADS_1
"Lima belas menit lagi kita istirahat, kita makan di minimarket sebelah saja bagaimana, Yes or No?" Suara sang ketua tim hanya dengan berteriak.
"Yes!" Sahut semuanya semangat.
Tentu saja semangat. Karena sudah mau jam istirahat kantor. Sudah pasti sangat ditunggu. Beruntung juga pekerjaan mereka lagi tidak terlalu padat. Jadi, bisa ditinggal untuk makan siang sebentar.
Apalagi ditambah ketua tim yang memang sangat baik dan bukan tipe yang egois dan semena-mena. Jadilah, tim bekerja sama dengan baik sehingga tujuan manajemen pemasaran mereka tercapai.
Lima belas menit sudah lewat. Saatnya satu tim Zea ini merapikan pekerjaannya sejenak. Mereka keluar dari ruangan bersama-sama untuk makan siang bersama di minimarket sebelah perusahaan.
Kebetulan Zea pernah kesana sebelumnya dan memang menjual makanan cepat saji dan ada tempat untuk makannya juga. Harganya juga terbilang cukup murah.
Jadi, sangat mendukung bagi karyawan perusahaan dan perusahaan terdekat lainnya yang bosan dengan makanan kantin di perusahaannya masing-masing jadi bisa mampir ke minimarket.
Satu tim Zea bergantian membeli makanannya. Karen ada enam orang dalam satu tim. Jadi, bagi tugas untuk menjaga tempat duduk.
Setiap kali makan siang bersama. Mereka selalu membagi orang untuk menjaga tempat duduknya dengan tiga orang pertama membeli makanannya lebih dulu dan sisanya menjaga tempat duduk.
Begitu juga sebaliknya jika sudah selesai. Kalau semuanya sudah membeli makanan. Barulah mereka akan memakannya bersama-sama.
"Oh iya, sebentar lagi kan libur cuti bersama. Kalian sudah ada rencana mau liburan kemana atau dirumah saja bersama keluarga? Aku sih dirumah saja." Tanya Dehian di sela-sela makan siang bersama mereka.
"Hm..., aku sih mau jalan-jalan ke tempat yang murah saja." Jawab Rika.
"Iya aku juga paling mau kulineran di luar kota." Sahut Ardian.
"Biarkan saja, nanti jalan-jalannya bersama istri dan anak." Balas Ardian.
"Lalu, yang lain?" Tanya Dehian lagi kepada yang lain.
"Kalau aku belum tahu." Sahut Zea.
"Sama aku juga belum tahu." Sahut Kevin.
"Aku sih mau pacaran. Haha..., kasihan deh yang jomblo." Sahut Shera.
"Jiakhh..., putus baru tahu rasa." Ejek Kevin.
"Heh, jangan syirik ya jadi orang. Jomblo jangan komentar deh." Balas Shera.
"Ya terserahlah." Sahut Kevin.
Suasana makan siang bersama memang terkesan seru dan menyenangkan. Mungkin suatu saat mereka akan merindukan momen-momen ini.
Karena momen ini tidak akan bisa terulang kembali. Melainkan hanya bisa diingat, dikenang dan dirindukan saja.
Setelah makan siang selesai. Zea dan yang lainnya kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing yang belum tuntas.
__ADS_1
Sampai jam empat sore. Sudah memasuki jam karyawan pulang. Beberapa anggota tim Zea pun juga sedang bersiap-siap untuk pulang begitupun juga sama dengan Zea sendiri.
"Hati-hati di jalan ya semua, aku duluan." Shera berpamitan karena telah selesai lebih dulu.
"Hati-hati juga ra." Balas Zea.
"Ya, hati-hati ya." Sahut yang lain.
Zea pun berjalan keluar bersama dengan sisa anggota yang lain. Saat sampai di depan kantor. Zea berpamitan dengan yang lain. Karena Zea menggunakan angkutan umum.
Sedangkan yang lain ada yang sudah mempunyai mobil dan motor sendiri. Adapun juga yang menggunakan ojek.
Namun, Zea tetap memilih menggunakan angkutan umum. Karena sudah nyaman dan harganya juga sudah nyaman. Walaupun harus turun naik beberapa kali.
Sesampainya di rumah. Zea langsung membersihkan tubuh dan beristirahat sebentar. Sembari menunggu jam untuk berangkat ke Cafe. Zea juga menggunakan waktunya untuk melanjutkan beberapa pekerjaan yang sekiranya bisa dilanjutkan di rumah.
Sekitar jam enam sore. Barulah Zea berangkat kembali menuju ke Cafe. Satu harinya hampir digunakan penuh untuk bekerja. Tapi, Zea menikmatinya. Karena Zea sendiri yang ingin menjadi seorang wanita karir di kemudian hari.
Jadi, anggap saja latihan sebelum berhasil menggapai keinginannya suatu saat nanti. Agar terbiasa dan bisa merasakan setiap prosesnya.
Di Cafe Zea kembali bekerja bersama teman kerja lamanya. Sekarang teman kerjanya banyak ada di dua tempat. Walaupun yang dekat dengan Zea sendiri hanya sedikit.
"Hai, Ze!" Sapa Meta yang sudah sampai lebih dulu di Cafe.
"Hai Ta, teman kerjaku yang menyebalkan." Sapa balik Zea seraya memeluk Meta.
"Heh, bisa-bisanya menghinaku." Meta kesal. Sedangkan, Zea hanya tersenyum saja tanpa rasa bersalah.
Di Cafe hanya ada Meta yang dekat dengan Zea. Sedangkan yang lainnya kalau memang ada sesuatu yang penting saja. Lalu, di kantor ada teman dekatnya yaitu, teman satu timnya. Mereka adalah Shera, Kevin, Dehian, Ardian dan Rika.
Sepulang dari Cafe. Zea selalu melakukan rutinitas wajib malamnya. Membersihkan wajah, mencuci kaki dan tangannya. Memeriksa ponselnya sebentar. Siapa tahu ada informasi penting yang belum Zea periksa atau Zea lewatkan.
Barulah Zea tidur di ranjangnya yang nyaman dan empuk. Dimana Zea akan selalu merebahkan tubuhnya di sana untuk beristirahat. Karena memang paling nyaman di ranjang sampai kapanpun.
Bersambung.
Halo, apa kabar semua? Semoga kalian dalam kondisi sehat ya..., Amin.🙏🏻
Terima kasih semua yang sudah membaca karya terbaru ku...
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pemilihan kata dan lainnya ya...
Boleh like dan votenya ya kakak-kakak semua...
Kasih bunga juga boleh kok...hehe
Komen, Kritik dan saran juga boleh kok...oke kakak
__ADS_1
See u in the next episode 💕