
... ~ Bertemu Adik Ipar ~...
..._______________________________________...
Di parkiran Cafe yang cukup ramai kendaraan pelanggan ada satu mobil kekasihnya yang siap menjemput.
Zea keluar dari cafe tempatnya bekerja. Sudah melakukan konfirmasi kepada manager cafe bahwa dia izin untuk adanya pergantian shift khusus hari ini. Jadilah Zea bekerja pada pagi hingga sore hari.
"Kamu sendiri yang menyetir?" Tanya Zea setelah masuk ke dalam mobil.
"Kenapa? Kamu meragukan caraku menyetir?"
"Tidak apa-apa. Sudah lama aku tidak melihat kamu menyetir mobil kamu sendiri."
"Kalau begitu aku akan lebih sering menyetir mobil sendiri bersamamu."
Zea hanya memberi senyuman kepada Revan. Kalimat terakhir Revan dianggapnya sebagai kalimat gombalan semata untuknya.
Mobil pun melaju meninggalkan parkiran Cafe yang semakin ramai. Selama perjalanan, jalanan tampak sangat mendukung mereka untuk cepat sampai di rumah Revan berada.
"Van..."
"Iya?" Revan menoleh kepada Zea saat mobil sudah terparkir sempurna di halaman rumahnya.
"Sepertinya aku ingin berganti pakaian lebih dulu deh. Tapi, di dalam ada orang tuamu ya?" Zea tampak bingung karena dia teringat dengan pakaiannya yang masih pakaian kerjanya di cafe.
"Tidak apa-apa, sayang. Di dalam hanya ada adikku saja. Nanti kamu bisa berkenalan dengannya."
__ADS_1
"Adikmu? Orang tuamu ada dimana? Aku takut dia--"
"Hei..., aku yakin kalian pasti akan berteman baik. Ayo, kita turun dulu, orang tuaku sepertinya sedang dalam perjalanan pulang. Mereka sedang ada urusan keluarga di rumah saudaraku."
Zea dengan perasaan malu, yakin dan tidak yakin. Akhirnya, ikut dengan Revan masuk ke dalam rumahnya bersama.
Berjalan berdampingan kedalam dengan pakaian ganti yang sudah Zea siapkan dari rumah. Hanya saja lupa untuk berganti pakaian di cafe. Dia langsung antusias untuk bertemu dengan kekasihnya yang sudah menunggu untuk menjemputnya setelah bekerja.
Melihat keadaan rumah Revan yang sepi membuatnya sedikit tenang. Kedua kalinya Zea menginjakkan kakinya di rumah ini. Rasanya memang hangat, karena rumahnya diisi oleh keluarga yang lengkap.
"Kak..., sudah sampai?" Tanya seseorang yang datang dari arah tangga.
“Menurutmu?” Revan memeluk adiknya yang datang menghampirinya.
“Kak, ini kakak ipar?” Tanya Renatha melepas pelukan kakaknya dan melihat Zea yang berdiri di samping kakaknya.
“Iya ini kakak iparmu. Renatha ini Kak Zea, Ze ini Renatha, adikku.”
“Halo, aku Zea.” Zea mengulurkan tangannya seraya tersenyum demi menciptakan hubungan yang baik dengan adik kekasihnya.
“Hai Kak Zea! Kakak cantik banget...” Renatha membalas uluran tangan Zea.
“Ah, kamu juga sangat cantik kok. Seperti princess, princess nya kak Revan. Haha...”
“Tapi, nanti Kak Revan punya Ratunya yaitu, kakak.”
“A-hahaha..., oh iya...” Zea menyenggol lengan Revan yang sedari tadi diam saja.
__ADS_1
“Ren, boleh antarkan kakak iparmu ke kamar mu? Kak Zea-nya mau ganti pakaian.” Revan meminta tolong kepada adiknya.
“Oh iya boleh kak, kakak baru pulang kerja ya. Kakak kerja dimana?” Tanya Renatha kepada Zea. Sembari berjalan dan mengobrol ke dalam kamar.
“Di Cafe. Kamu kapan-kapan datang ke cafe ya, nanti aku buatkan minuman spesial untuk kamu.”
“Siap kak! Sekalian carikan aku pacar yang ganteng ya.”
“Hah?”
“Bercanda kak.” Renatha tertawa kecil melihat ekspresi Zea yang bingung seperti itu.
“Ayo, kak masuk. Maaf ya kalau berantakan. Namanya juga cewek. Hehe...”
“Iya tidak apa. Terima kasih ya.” Zea masuk ke dalam kamar Renatha yang sudah dibukakan pintu kamarnya oleh si pemilik kamar.
Bersambung.
Halo, apa kabar semua? Semoga kalian dalam kondisi sehat ya..., Amin.🙏🏻
Terima kasih semua yang sudah membaca karya ku...
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pemilihan kata dan lainnya ya...
Boleh like dan votenya ya kakak-kakak semua...
Kasih bunga juga boleh kok...hehe
__ADS_1
Komen, Kritik dan saran juga boleh kok...oke kakak
See u in the next episode 💕