POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Menunggu


__ADS_3

ON Flashback


Saat ini Gavin sudah diliputin kekahwatiranya tentang keberadaan sang istri yang hilang begitu saja bahkan mata-mata yang disuruh menjaga dari jauh pun juga kehilangan jejak nya Vero , Cemas khawatir yap itu yang dirasakan Gavin saat ini sudah Jam 11 malam pun juga tidak ada kabar dari istri nya bahkan Gavin juga sudah menyebar gengnya untuk mencari Istrinya. Saat ini dirumah yang penuh keharmonisan dan canda tawa pun sudah hancur begitu saja karena kemurkaan Gavin yang masih belum menemukan istrinya dan lebih takut nya Gavin Musuh darinya pun masih belum tertangkap dan disitulah ketakutan Gavin saat ini yang akan menjadi incaranya.


" KALIAN MEMANG GAK BECUS HANYA UNTUK MENCARI ISTRI SAYA DASAR SIALANN.."Murka Gavin yang langsung membogemin wajah anak buahnya


" MATI SAJA KALIAN SIALAN.." ucap Gavin yant langsung menembak ketiga anak buah nya yang menjadi pelapor


Dor


Dor


Dor


tiga tembakan pun tepat kearah kepala,jantung ketiga bawahan itu yang langsung ambruk dengan darah yang mengalir deras.


" GAVIN STOP..." Bentak Wanita Setengah Parubayan yang langsung menghampiri sang Anaknya


" Sadar Gavin , sadar kamu udah bunuh para bawahaan kamu lebih dari 20.." sentak Bu Sonya


" ITU KARENA MEREKA BERKERJA GK BECUS..." bentak Gavin dengan nafas engah-engahnya


" Tapi itu gak sepenuhnya Mereka salah Vin mereka juga berusaha." Ucap Bu Sonya yang tak kalah emosi


" Apa jadi nya kalo Istri kamu liat yang kamu lakukan ini ha! itu sama saja kamu mengusir Vero dengan cara perlahan menjauhh '' Bentak Bu Sonya


" TAPI VERO SUDAH MENJAUH KARNA SIAPA HA ! ITU KARENA MAMA .." teriak Gavin dengan wajah merahnya


" KARENA MAMA MELAKUKAN HAL YANG KONYOL INI, DAN BERAKHIR MEMBUAT HUBUNGAN INI JADI BERANTAKAN ,BAHKAN MAMA SUDAH TAU BAHWA GAVIN BANYAK MUSUH DILUAR SANA TAPI DENGAN BODOHNYA MAMA MALAH MEMBUAT VERO PERGI , PADAHAL SELAMA INI GAVIN SUDAH BERUSAHAN MEMBUAT VERO DALAM DEKAPAN GAVIN AGAR VERO TIDAK MENJADI INCARAN MUSUH GAVIN...Bentak Gavin


" Apa ini yang ingin mama mau ha! buat Vero jadi incaran para musuh Gavin?" tanya sinsi Gavin


Plakk

__ADS_1


" Mama gak sejahat itu melakukan hal bodoh ini .." marah Bu Sonya yang langsung menampar pipi putranya


" Kalo memang mau nya Vero jadi incaran para musuh kamu , udah dari dulu mama ngelakuin."


" Dan Mama ngelakui itu juga ada Alasannya tidak hanya sembarangan.." Gretak bu Sonya dengan nada dinginya


" Mama hanya ingin Menantu Mama bisa melawan dan Bertahan dengan dunia Kejam 'ini makanya mama melakukan hal konyol seperti yang kamu bilang.." sentak Bu Sonya


" harus nya kamu itu bisa menyimpulkan dengah kehidupan kejam ini , Mama tau kalo kamu bisa melindungin Vero tapi itu tidak seterusnya kamu bisa ngelindungin Vero, Mama ngelakuin ini agar Vero bisa jaga diri sendiri tanpa ada kamu yang tidak ada didekatnya, '.." jelasnya dengan nafas kasarnya


" Dari sini kamu seharusnya paham yang mama maksud, dan mama juga tidak bodoh menyakitin menantu kesayangan mama'.." ucap Datar Bu Sonya


" tapi kalo ini terjadi dengan Vero jangan harap Mama lepas dari Gavin meski mama ,ibu kandung Gavin sendiri.." gretaknya


" JAGA OMONGAN KAMU GAVIN.." bentak Pak Azeko yang baru saja datang , ya tadi Bu Sonya ke rumah Gavin tadi sendiri ya


" Baik kalo itu kemauan kamu.." jwb datar Bu Sonya


" Mah, apa-apaan mama ha?" bentak Pak Azeko yang menantap tajam keistrinya


glekk


seketika tubuh Pak Azeko pun menciut karena mendapatkan tatapan tajam oleh kedua manusia didepannya jangan lupakan aura iblis yang sadari tadi


" Mama akan tunggu kamu Gavin.." ucap Bu Sonya Yang langsung menarik lengan suaminya untuk pergi dari rumah anaknya


Setelah Kepergian Bu Sonya dan Pak Azeko pun Gavin langsung berteriak sekencang mungkin dan membanting barang-barang didalam rumahnya .


jangan ditanya lagi para bordyguad dan para pelayannya mereka sudah bergemetar melihat kemurkaan majikanya.dan mereka juga berharap semoga sang nona nya tidak kenapa-kenapa.


Drett drett..


" Apa.." teriak kejut Gavin setelah mendapatakn keberadaan sang istrinya

__ADS_1


" Baik, gue kesana.." ucap Gavin yang langsung mematikan hubuhngan telpon dengan Asistenya dan langsung lari keluar dan memasuki mobil hitam nya dengan laju yang kencang tanpa mempedulikan kendaraan sekitarnya , yang Gavin pikirkan saat ini hanya lah Vero.


Sampailah Gavin ditujuan sang istri, Gavin pun langsung menghentikan mobil nya di pinggir jalan sepi dan langsung keluar dari mobilnya dan melangkah menyusuri jalan sepi ini


mas mohon semoga kamu gpp sayang batin Gavin


Tak ingin menyerah Gavin pun terus menerus menyusuri jalan sepi hinggat tepat tatapan Gavin pun berhenti dimana terdapatlah wanita sadari tadi dicari , tapi belum sempat menghampiri istrinya mata Gavin pun langsung menantap pria baju serba hitam itu yang sudah siap menusuk tubuh istrinnya dari belakang , Melihat bahayanya istrinya Gavin pun langsung lari kearah istrinya dan langsung mendekap tubuh erat istrinya hingga dia lah yang terkena tusukan pisau dipunggunya bagian samping . belum sempat Gavin ingin melawan gerakan nya Gavin kalah dengan pukulan keras kayu balok itu dikepala belakang dan sampingnya dan mengakibatkan Gavin ambruk dengan kepala yang berdarah , hingga akhirnya pria baju serba hitam itu pun langsungg menembak tepat didada Gavin sebelum Gavin ingin bangkit lagi setelah mendengar suara riyuan yang dia yakinkan grombolan geng Gavin , pria baju serba hitam itu pun langsung pergi meninggalkan kedua sejoil itu.


Off Flashback


Sudah lima Jam Vero menunggu Gavin yang saat ini terbaring lemas dengan alat yang menempel ditubuh Gavin.


ya setelah terakhir Gavin menutup mata Gavin pun langsung digotong oleh teman - teman Gavin dan dibawa kerumah sakit dan 2 jam itu Vero dan Mama sonya dan Papa Azeko menunggu Gavin oprasi yang ditubuh Gavin yang cukup parah, meski Vero juga terkejut dengan kedatangan mertuanya tiba-tiba, sedangkan untuk para teman- teman Gavin pulang karena printah dari bu sonya dan pak Azeko.dan 2 jam itu mereka diliputin ketegangan tak kecuali lusi dan arleo yang menunggu hingga operasi itu pun berjalan dengan lancar dalam 2 jam .


Setelah selesai dengan operasinya Gavin langsung dipindahkan diruang VVIP , Meski Vero sedikit ada yang mengganjal dengan ucapan sang Dokter dengan luka tembakan Gavin yang baru maksudnya ada tembakan lain ditubuh Gavin tapi belum sempat menanyak itu , Ucapan Vero harus terpotong dengan ucapan papa mertuanya dengan terpaksa Vero harus memendam pertanyaannya.


Lima jam ini Ini Vero masih setia menunggu sang suaminya yang terbaring lemas dan entah dimana kebencian tadi yang berada di dirinya .


" Bangun donk Mas, Mas udah gak sayang Adek..' ucap Vero mengenggam tangan Gavin yang terinfus itu.


oh iya didalam ruangan itu hanya ada Vero dan Gavin ya sedangkan yang lain sudah pulang karena printah dari Vero.


" Adek butuh penjelasanya.." ucap Vero lirih dengan sekali-kali mencium tangan Gavin


" Kalo mas mau bangun , adek janji kalo adek bakal bilang kalo adek udah mencintai mas gavin hiks.."


" bangun mas.." ucap Vero yang langsung menudukan wajahnya yang tak tertahan


dengan tangisannya tak sadar jari-jari Gavin bergerak pelan dan itu membuat vero terkejut dan dengan cepat Vero memanggil dokter dan tak lupa juga mengabari mertuanya.


10 menit setelah permeriksaan itu Vero pun langsung menghampiri Gavin yang sudah sadar dengan wajah sedunya tapi belum sempat ingin memegang tangan Gavin tangan Vero pun langsung disentak oleh Gavin Kasar membuat Vero terkejut setengah mati atas perilaku Gavin


" Loh Siapa? " tanya Gavin dengan nada dingin dan tajam kearah Vero

__ADS_1


bersambung


__ADS_2