
Sampai lah Di Ruang nya, Gavin pun langsung Menaruh Vero di Kasur pasien nya secara hati² meski Harus bisa Mengontrol Kemarahan, Kecemburuan, dan Kekesalan.
" Vin.. " panggil Gemetar Vero
" Hem. "
" Vin.. " panggil Vero lagi
" Hem. "
" Vin.. " Panggil Vero dengan nada kesalnya
"Hem."
" Vin, aku bisa jelasin. " ucap Vero
" Hem. "
" Vin,, Bisa tidak jangan jwb Hem Hem aja terus, emang aku tau maksud nya. " ucap Vero dengan Nada yang sangat kesal.
" Siapa Yng ngijinin kamu keluar? " tanya Gavin Dingin Datar.
" Jawab. " ucap Gavin Dingin++ karena tidak ada jawab dari Sang Istri nya
glekkk.
Nahkan Mb Vero langsung Diem baek, saat ditanya Babank Gavin, tadi aja Gk Suka Kalo Babank Gavin jwb Hem² trs lah ini ditanya malah diem baek..
" Jawab Sayang... " ucap Gavin menekankan kata² nya jangan lupa dengan Aura Dingin cemburu nya.
" Itu.. " jwb Gugup Vero
" Apa? " tanya Gavin
" Aku sendiri.. " jwb Vero dengan senyum manis nya.
" Ver.. "
__ADS_1
" Vin, Aku laper. " ucap Vero yang langsung memotong ucapan Gavin .
" Vinn, Aku laper lohhh.. " ucap Vero dengan manja jangan lupa dengan wajah imut dan mata Puppy nya.
degg..
Seketika Muka Gavin pun merah saat melihat wajah imut sang pujaan nya.
sabar Gavin hari ini aja ngalah dulu batin Gavin yang langsung memalingkan wajah nya.
Sumpah demi cendol dawet, gw jijik banget harus bersikap gini ,apalagi manja sama Gavin batin Vero.
" ekhmm." daheman Gavin yang menetralkan Jantung nya yang sadari Berdisko.
" Yaudah Aku Panggil suster biar bawa Makan siangnya. " ucap Gavin Datar.
" Tapi aku gk mau bubur Vin, aku mau Tteokbokki. " ucap Vero
" gak, "
" kamu gak liat kondisi kamu gitu ha! kamu lagi sakit masa mau makan yang pedas. " omel Gavin
" Sekali aja Vin. " ucap Vero dengan muka imut nya.
" Lagi pengen Vin, Kalo makan pedas gini. " ucap Vero yang langsung membayangkan Rasa Pedas nya.
" Gak... " ucap Gavin yang masih mempertahankan tembok Datar nya yang meski sedikit lagi hancur wk.
" Yaudah kalo gitu, gue gak akan makan " ucap Vero yang langsung menyelimutin badannya.
" dan loh pergi sono. " usir Vero didalam selimut.
loh gue batin Gavin yang kaget saat mendengarkan kata gue loh
" Kamu ngusir? " tanya Gavin
" ya. " ketus.
__ADS_1
" Ver.. " panggil Gavin yang menarik selimut nya
" Paan sih Vin, pergi sana. " ketus Vero yang masih mempertahankan Selimut nya.
" Jangan bikin kesabaran aku habis Ver.. " ucap Gavin yang sudah kehabisan kesabaran nya.
" hiks dasar kamu ya Vin, suami gak ngertian, istri cuma minta makanan pedes gak dibolehin hiks,coba kalo istri kamu minta selingkuh pasti tambah gak dibolehin " ucap Vero
" Apa kamu bilang tadi.. selingkuh" ucap Gavin dengan nada tinggi.
dasar sialan nih mulut keceplosan mulu dah batin Vero.
" huaaaa, Nohkan malah teriak... " ucap Vero
" dah seterah kamu Vin, biarkan istri mu ini mati kelaparan biar kamu jadi duda. " ucap Vero yang langsung menyelimuti badan nya lagi
tapi sayang juga ganteng gini udah duda batin Vero yang gk rela
" Huftt... baiklah aku pesankan. " ngalah Gavin
" Bener kan gk boong, awas aja kalo kamu boong, aku gak akan bicara lagi sama kamu. " ucap Vero dengan tatapan tajam nya
" hem. "
akhirnya bisa makan Tteokbokki yang selama ini aku tahan 1 minggu , batin Vero Girang.
gk sia² ekting kaya gini, ya meski harus geli sendiri, aku harus berterima kasih dengan Tere nih batin Vero.
ya setelah perdebatan yang cukup panjang Gavin hanya bisa pasrah menyetujui 1 pemerintaan istri tercinta ya daripada Ngambek ye kan mb Vero nya bakal hancur nih rumah sakit nya.
Setengah jam kemudian Pesannya Vero akhirnya datang, tanpa pakai lama akhirnya Vero pun langsung melahap nya tanpa mempedulikan Suami nya yang sedang menantap tajam.
*bodo amat yang penting sudah keturutan batin Vero tanpa mempedulikan Gavin.
ya sebenarnya Vero itu udah pengen banget makan Tteokbokki 1 minggu yng lalu, niatnya besok ingin makan bersama Tere eh tapi malah Diculik memang nasib baiknya gak berpihak, tapi untungnya Punya suami kaya Gavin bisa yang langsung keturutan yang meski harus Drama dulu.
bersambung...
__ADS_1