
Sampailah Mobil yang dapat ditumpangi Gavin Berhenti tepat Diparkiran Mobil Rumah Sakit. Dengan cepat Gavin Membuka pintu mobil dengan tampang yang seksi sehingga Menjadi pusat perhatian, dengan Wajah Datar Mata Tajam Gavin terus Berjalan santai tanpa mempedulikan orang² yang membicarkan.
Cklekkk.
Bunyi Pintu Ruangan..
" Ver.. " panggil Gavin saat sudah berjalan kearah Brangkr Yang ditempatkan Vero, tapi Nihil tidak ada Vero dengan panik Gavin pun langsung mencari nya hingga Di KM pun, Karena tidak ketemu Gavin pun langsung mengambil ponsel nya didalam saku dan langsung menekan Nomer Sang Asisten nya.
" Gue kasih waktu 10 menit. " ucap Gavin Dengan suara dinginnya.
setelah menghubungkan Asisten nya Gavin Pun langsung keluar dari ruang tersebut, Dengan penampilan rambut yang acak² an.
" Argghh sial, mama bawa kemana Vero. " grutu Kesal Gavin
dengan Aura dinginnya, dan wajah Datar nya Gavin pun menelusuri lorong rumah sakit, tapi Nihil tidak menemukan Vero sma sekali membuat Panik Gavin.
" Boss. " panggil Pemuda Dengan nafas Ngosh² an.
" Kau terlambat 1 Menit. " ucap Gavin Datar
" Maaf Bos, tadi macet. " Jwb Leo
" Sekarang cari Istriku. " printah Gavin
" Baik Bos. "jwb Leo yang langsung pergi dari hadapan sang Bos nya
" Nomer mama jg gak aktif. " ucap Gavin yang sadari tadi menelpon Sang Mamanya
"Argghh, tau gini tadi gue printah kan beberapa anak buah gue. " ucap Gavin Kesal
Dengan perasaan campur aduk Gavin terus mencari keberadaan sang istri nya , dan tanpa sengaja Mata Gavin pun berhenti diKedua Sejoli yang saat ini Berbincang.
dengan Aura dingin nya, tangan yang mengepal mata tajam yang menatap lekat di kedua Sejoli itu.
" Udah Puas Berkeliaran. "ucap Dingin Gavin
glek..
Seketika Kedua sejoli itu menelan ludahnya kasar, karena mendengar suara yang begitu dingin.
" Vinn. "
" Siapa yang suruh kamu keluar? " tanya Gavin Dingin
" Jawab. " teriak Gavin
Degg
Jantung Vero pun berdetak sangat cepat saat mendapatkan teriakan Gavin
Dengan Kemarahan nya Gavin pun langsung mengakat tubuh Vero dari kursi roda dan langsung melangkah Pergi meninggalkan Gaza yang masih terdiam.
" Leo kirim, Gaza ke Amazon. " ucap Gavin Dingin
" Baik Bos. " jwb Leo yang baru datang.
__ADS_1
sedangkan Vero lebih baik Diam Daripada kena amukan singanya yang belum jinak.
Sedangkan Gaza Hanya diam dan menerima nasibnya, dia mengakui kalo ini memang salah nya mengajak Vero keluar tanpa ijin.
Gaza hanya berniat apakah dia jatuh cinta Dengan Vero atau hanya sekedar mengagumi, maka dari itu Gaza mempunyai kesempatan untuk berdekatan dengan Vero agar bisa memastikan Perasaan nya.
***
Dilain Tempat terdapat lah seorang wanita yang baru saja Mendapatkan Siksaan yang begitu menyakitkan dan Penikmat, dengan Nafas yang masih Tersengal²,keringat yang bercucuran dan, tubuh tanpa Sehelai pakaian begitu mengenaskan melihat kondisinya.
" Argghh,, cukup berhenti.. " teriak Nea karena merasa sakit di seluruh tubuhnya karena cumbuan Yang sangat kasar.
" bre3sek. " teriak Nea dengan tatapan tajam nya ke arah 5 pria yang baru saja memperko*anya sekaligus.
dengan tampang tanpa bersalah kelima pria itu pun langsung pergi dari hadapan Nea yang terus mencaci.
" Apakah Sudah puas. " ucap wanita yang menggunakan pakaian Hitam
" usss Ternyata anda sudah tdk perawan ya upp " ucap Sinsi
" Siapa Luh. " teriak Nea dengan tangan yang menutupi badannya yang polos
" Kenapa ditutup? bukannya ****** gk punya malu untuk nunjukin badan nya. " ucap Wanita itu yang masih santai duduk dikursi yang sudah disediakan
" Siapa yng ****** ha? " teriak Nea
" entah, yang merasa aja. " ucap nya
" Dasar wanita gila. " teriak Nea
" jangan bilang kau sendiri yang ******. "ucap Nea sinsi
" Hey anda bilang sya ******? lantas anda apa " ucap Dingin
" Bukan nya sudah tadi sudah dibuktikan siapa yng ******. " sindir nya
" Apa perlu saya beri kaca biar anda sadar. "
" Dasar wanita gila. " teriak Nea yang langsung melemparkan batu yang ada disamping nya
" Beraninya.. " teriak Wanita dibelakang nya dengan kemarahan yang memuncak
" hem. " daheman Pringatan Wanita yang masih duduk santai
" Apakah kau ingin bermain² dengan sya, baiklah saya ladenin. " ucap Wanita itu yang tak lain Bu Sonya
dengan Aura pembunuhan, tatapan memangsa, Bu Sonya pun melangkah kearah wanita yang saat mengenaskan.
" Darimana kita akan main. " seringai Bu Sonya
" hem dari sini mungkin seru. " ucap Bu Sonya yang langsung mengelus pipi Nea
" Singkirkan tangan anda, dasar wanita gila. " teriak Nea yang langsung menghempaskan tangan Bu Sonya kasar.
" Ohhh ini menyenangkan. " ucap Bu Sonya yang langsung mengeluarkan pisau cantik nya
__ADS_1
" Mau apa kauu. " tanya Nea gemetar
" Main, bukan nya kau yang mengajaknya tadi. " jwb santai
" kita akan buat ukiran di sebelah sini dulu. " ucap Bu Sonya yang langsung mengarahkan pisau nya ketangan Nea
" Arghhh, sakit sialan... " teriak Nea saat tangan nya merasa sakit karena sayatan pisau kecil Bu Sonya.
" huu sagat merdu suaranya. " ucap Bu Sonya
tak sampai disitu , Bu Sonya juga menyayatkan diwajah Nea Membuat Nea terus Berteriak dan Darah yang terus mengalir diwajah nya.
" Apakah kau tak ingin tau nama saya. " ucap Bu Sonya yang masih setia mengiris kecil² kuku Nea
" Aku tau kau itu iblis. " teriak Nea menahan sakitnya
" ya kau benar saya iblis yang baru saja bangun dari tidurnya. " ucap Bu Sonya dengan tatapan tajam yang menusuk.
glek
" Dengar baik² nama Sya Sonya Smith Ibu Dari Gavin Dan ibu mertua Veronica. " ucap Bu Sonya
" haa memang kalian keluarga iblis. " teriak Nea
" Benar. "
" Dan kau juga sama² ****** seperti menantu mu. " ucap sinsi Nea
mendengar ucap ****** ke Menantu kesayangan nya, Bu Sonya pun langsung menancapkan pisaunya ke mata Nea membuat Nea berteriak sekencang mungkin merasakan sakit yang luar biasa.
" jangan pernah kau sebutkan ****** ke menantu ku. " ucap Bu Sonya dengan hawa dingin nya
Nea pun tidak menjawab, karena dia masih berteriak kesakitan.
tidak sampai disitu Bu Sonya semakin menggila untuk menyiksa musuhnya, Bu Sonya terus menyatakan diseluruh tubuh Nea yang sudah dipenuhi darah segarnya, hingga sampai di akhir Bu Sonya menancapkan pisaunya kearah Jantung Nea hingga 10 tusukan.
dan....
dorr..
Bu Sonya langsung menembak tepat di kepala Nea, membuat Nea langsung ambruk tak berdaya.
" puas. " seringai Iblis Bu Sonya yang menatap Kearah Nea yang penuh darah dan tusukan.
" Amer, urus Bangkainya dan jangan lupa berikan sisa Tubuhnya ke Kandang Buaya. " ucap Bu Sonya yang langsung melempaskan sarung tangan nya yang penuh darah.
" Baik Nyonya. "
" Huu sungguh mengerikan. " Gumah Amer saat melihat kondisi yang mengenaskan kearah Nea yang sudah tak bernyawa.
bersambung...
jujur ya Author itu kadang kesel banget kalo mau Ng Update, kenapa? karena harus Nunggu lolos dulu sampai berjam²Ng Up nya itu, padahal dulu kalo mau Ng up itu gk sampai 10 Menit udah lolos lh ini harus Nunggu sampai berjam² atau besok baru lolos kadang kesel sendiri Author kalo mau Ng Up, jadi Author mohon untuk para pembaca harus sabar Nunggu Up nya meski hanya 1 bab dan jg maaf kalo jarang Ng Up, InsyaAllah Author janji kalo semisal Waktu Ng Upnya cepat bakal Author Up in setiap hari ya kalo bisa Sehari 2 Bab kalo itu waktu Lolos Up nya cepat ya jadi Untuk para Pembaca makasih juga atas dukungan kalian selama ini dan masih setia untuk membaca Novel gaje Author ya.
segitunya aja ya Author Curhat nya 😄 kalo gtu Ketemu esok nya papayy😇😇
__ADS_1