
Di Apartemen saat Ini Vero Sedang gelisah saat mengingat kejadian tadi yang melihat Kemarahan Gavin. apalagi udah jm segini Gavin belum pulang membuat Vero tambah khawatir
" Apa aku ngomong salah ya? " gumah Vero sambil menggigit jarinya
" padahal tadi aku cuma mau bilang pisah tapi udah marah² , tadi bik Sri Juga hampir terkejut! "gumah nya
On Flashback
" Gimana Vin Kamu mau kan? " tanya Vero yang begitu berharap
" Apa itu yang kamu inginkan. " tanya Dingin Gavin yang langsung melepaskan pelukanya
" Iya. "
" Gimana kamu setuju? " tanya Vero
" Apakah karena pria itu, kamu mau ninggalin aku? " tanya Dingin Gavin
" Pria? " tanya Vero bingung
" iya, Pria yang kemarin kamu aja kencan itu apa karena pria itu juga yang buat kamu mengabaikan aku." ucap Gavin yang sudah tersulut emosi
" Vin Kamu ngomong apaan sih, gak ngerti. " ucap Vero yang merasa bingung
" Cukup jadi orang bodoh Ver, Aku sudah liat semuanya kamu berkencan dengan pria lain sedangkan suami kamu dirumah mikirin kamu tapi apa kamu, apa kamu mikirin. " ucap Gavin dengan nada tinggi nya
deg
" Vin, cukup dengan omongan gk jelas kamu, dan dengerin ,aku gak pernah bermain dibelakang kamu. " ucap Vero yang begitu kesal
" dan untuk pisah itu.. " ucap potong Vero
" Apakah kamu menginginkan Pisah ha! Pernikahan kita baru sebulan Ver dan kamu mau langsung pisah apa hanya masalah kamu keluar dan beasiswa kamu, aku bisa balikin semua atau memang kamu pisah karena pria itu. " bentak Gavin dengan mata merah yang menahan marah
" Aku selama ini sudah berjuang demi kamu Ver, tapi nyatanya kamu gak pernah ngehargain sama sekali aku sudah berkorban hanya untuk mu agar kita tidak sama² mengabaikan tapi apa yang aku buat Ver, kata yang haram di hidupku kamu ucapkan! " ucap Gavin
" Aku sudah berusaha berjuang demi kamu , aku berharap kamu tau tapi itu hanya hayalan. "
" Udahlah Ver, aku gak akan Pisah dengan mu jadi jangan harap aku akan memenuhi Permintaan ini. " ucap Datar And Dingin dengan mata elang yang menantap Vero
" Vin Kamu salah paham yang aku maksud itu... " Teriak Vero saat Gavin langsung keluar dari kamar dan Membanting pintu dengan keras membuat kaget Vero.
" Napa sih tuh bocah, emng gue salah ngomong huftt sabar. " kesal Vero yang langsung lari mengejar Gavin
__ADS_1
" Nona Ada apa? " tanya Bik Sri Khawatir
" Gavin mana bik? " tanya Vero saat melihat sekitar
" baru saja keluar Non, ada masalah Non? " tanya Bik Sri
" gak tau lah Bik, Gavin tiba² marah² gak jelas. " ucap Vero yang langsung merebahkan dirinya disofa
" Masa Cuma Bilang pisah udah ngamuk gitu. " gumah Vero kesal
pranggg
seketika Bik Sri menjatuhkan tak toples kaca
" Bik, Bibi gpp. " ucap kejut Vero
" ah gpp Non, bibi cuma memastikan Nona bilang tadi. " ucap Bik Sri yang langsung memungutuin Pecahnya
" eh Bik jangan pakai tangan, nanti kena sebentar, Vero ambilin Sapu dulu " ucap Vero yang langsung lari kearah dapur
" Biar saya aja bik. " ucap Vero
" tidak usah Non. " cegah nya
" Emm, Nona emng bilang gitu sama Tuan? " tanya Ragu Bik Sri
" Yang mana? " tanya Vero
" yang pisah? " tanya Bik Sri
" Iya. " ucap nya
" Whh Beneran Non, jangan bercanda Non pantas Tuan Marah? " reflek Teriak Bik Sri
" Bibi? "
" Maaf Non saya Cuma terkejut aja? " ucap Bik Sri
" Non, terus kalo ketahuan Nyonya gimana Non, pasti Nyonya marah Non? " tanya Khawatir
" Bentar bik, kok sampai ke mama sih kan emang mama yang suruh Vero. " ucap Vero
" Apa?? " teriak Bik Sri yang langsung lemas
__ADS_1
Nyonya sendiri yang suruh Pisah, apa Nyonya gak salah minum obat batin Bik Sri
" Bik? " panggil Vero
" eh iya Non"
" Bibi Mikir aneh² ? " tanya Vero
" gak, Non cuma Bibi khawatir aja gimana nasibnya Tuan dan Nona. " ucap Bik Sri
" Bentar bik, kenapa bibi ngomong nya jadi ngelantur gini sih bik. " ucap Bingung Vero
" Ngelantur gimana Non?"
" Jangan bilang bibik mikir kalo aku sama Gavin itu pisah suami istri? " selidik Vero
" iya Non, seperti Nona Pikiran. "
" Huftt , bukan gitu bik, Vero kan belum ngelanjutin Omongan nya udah dipotong aja? " ucap Vero
" gini ya Bik Maksud Vero itu, Pisah kamar sementara bukan pisah itu.. " ucap Prustasi
" Pisah kamar? "
" iya, kan bibi tau besok Hari yang ditunggu jadi Mama suruh aku sama Gavin Pisah kamar dulu , nah terus Vero mau minta ijin sama Gavin tapi belum sempat ngelanjutin Gavin udah potong ucapan Vero dan langsung marah² . " jelas Vero
" Ahkk syukur lah, Bibi udah tenang ternyata hanya masalah Kamar toh. " ucap Bik Sri bernafas lega
" Tapi masalah nya, Gavin kemana Bik? " tanya Vero
" saya juga tidak tau Non, apa perlu Saya tanya asisten nya Tuan? " tanya Bik Sri
" gak usah aja bik, pasti nanti dia juga pulang, udah jam segini Vero juga udah janji sama mama. " ucap Vero
" oh gitu ya Non. "
" yaudah ya bik, ini Vero udah beresin Vero keluar dulu, kalo Gavin nanyain aku dimana bilang aja ketemu mama. " ucap Vero yang langsung menyerahkan Sapu nya
" baik Non"
aduh Si Nona ada² aja, cuma mau pisah kamar aja bilang cuma pisah siapa yang gak panik coba kan dikira pisah suami istri batin Bik Sri lega.
Off Flashback.
__ADS_1