POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Membuntuti


__ADS_3

Hari ini Vero sedang menunggu sahabat di Taman belakang dekat rumah Tere, Dengan pakaian santai Vero duduk manis di sebuah kursi panjang dengan sekali² menghelas Nafas.


" Udah jam segini nih bocah gak nonggol² dah. " grutu Vero sambil mengayun²kan kakinya


" Udah setengah jam. " ucap Vero yang merasa bingung , Mau telpon dia aja gk punya ponsel karena insiden Nea membuang HP nya entah kemana .


Mau beli juga kaga punya uang meski dia masih nyimpen Kartu Milik Gavin tapi entah kenapa dia tidak berani memakai nya.


" Ver, sorry Lama? " teriak Tere sambil menenteng Plastik ditangan.


" hem. "


" Jan ngambek donk, beb. " bujuk Tere yang sudah berada di samping nya.


" Nih, gue beliin Cilok kesukaan loh deh, tapi jan ngambek lagi ya. " rayu Tere sambil memperlihatkan Sebungkus cilok


" itu mah kesukaan loh oneng. " ketus Vero


" udah ,gimana pesenan gue? " tanya Vero


" bentar lagi di antar kok. " jwb Tere mengunyah cilok nya.


" gak mau? " tanya Tere


" gak, makan aja sepuas loh. "


" lama banget , janji nya kan jam 2 tapi ini udah jam setengah tiga gak nyampek ²."grutu Vero yang melirik jam tangannya


" Beneran gak ini pesenan gue datang sekarang, Gue ada janji sama mertua gue. " ucap Vero dengan wajah kesalnya


" Sabar kalik Neng, mungkin dia lagi ada masalah kalik makannya Telat. " ucap Tere


" Emang janji nya Sama Mertua loh jam berapa? " tanya Tere

__ADS_1


" jam 4 "


" Ye alah masih jam 4 udah keburu aja, gak sabar buat besok? " goda Tere yang sudah tau Tentang pernikahan sahabat nya Dengan Gavin meski masih belum percaya sepenuhnya, tapi saat Vero menujukan Surat Nikah Tere pun langsung Percaya, ya Mungkin Tere terkejut karena sahabat Bisa Menikahi Pewaris Tunggal Wilson yang selama ini tidak di Publikasikan, tapi Tere juga merasa senang akhirnya Kebahagiaan yang ditunggu akhirnya datang. Tere juga tau gimana kondisi Vero saat berada di Rumah nya Tere bisa melihat penderitaan yang dialami sahabat, tapi Tere juga tidak bisa membantu nya karena perintah dari Vero.


" Duh Ver, gue ke toilet dulu ya kebelet gue. " ucap Tere


" Jagain cilok gue ya, " ucap Tere yang langsung ngancir lari.


" Huftt, dasar. " gumah Vero


Tak Berselang lama datanglah seorang pria tinggi, tampan dengan tangan yang menggendong Tas nya.


" Mm Permisi mb , ini dengan nama mbak Vero? " tanya Pria itu


" Ahk iya ada apa ya Mas? " tanya Heran Vero


" oh kenalin saya Agam Sepupunya Mb Tere? " ucap Agam sambil mengulurkan tangan nya


" Iya Saya Veronica panggil aja Vero? " jwb Vero yang membalas Uluran nya.


" iya gpp, makasih. " jwb Vero yang langsung menerima bungkus Kota nya


" bayaran sudah ya ?" tanya Vero


" iya Mbak, sudah saya Terima. " jwbnya


hem gak sabaran buat besok batin Vero dengan senyum manis .


cantik batin Agam dengan tatapan yang sulit di artikan*.


" Ekhm Jaga Mata, jaga hati. " Ucap Tere yang tiba² datang


" Mb Tere. " kejut Agam

__ADS_1


" hem, udah lama datang nya? " tanya Tere


" gak baru aja. " jwb Agam


" hem, udah kan Pesenan nya kalo gitu cepet sono pergi bukannya loh ada jam Kuliah siang? " tanya Tere


" eh iya Mb lupa, yaudah kalo gitu saya permisi mb. " jwb Agam menatap Ke Vero


" hem. " jwb Tere dengan Tatapan tajam, Tere tau betul dengan sifat sepupu nya ini Pasti dia Tertarik dengan cewek yang bertampilan seperti Vero.


" Jangan sampai tuh mata gue culek ya. " ucap Tere dengan senyum Kejam nya, melihat itu Agam pun langsung ngancir lari sebelum mendapatkan hukum Sepupu nya.


" udah kan? " tanya Tere


" hem. "


" yaudah kalo gitu gue pergi dulu? " ucap Vero sambil menenteng Tas mungilnya


" Mau anter? " tawar Tere


" gak usah gue udah dijemput sama supir mama. " jwb Vero yang langsung di Anggukkan oleh Tere


tanpa Mereka sadari ternyata ada yang menatap tajam, dengan tangan yang mengepal begitu erat jangan lupa rahang yang mengetat seperti menahan marah, cemburu an rasa nya ingin sekali menghampiri Mereka tapi karena mengingat ucapan Vero, Gavin mengurung niatnya Karena tidak tahan melihat itu Gavin pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan Penuh.


Ya Gavin sadari tadi dia membuntuti istrinya yang pergi dari Apartemen nya , Bahkan Vero tidak berpamitan dengan nya apakah segitu marah nya? itulah pikiran Gavin.


Pas Tiba Di Taman Gavin sedikit mengerutkan alisnya saat melihat istri sedang menunggu seseorang tapi entah siapa yang dia tunggu, sudah hampir 2 jam an Gavin dikejutkan oleh kedatangan pria tinggi seperti Anak kuliahan.


tapi Gavin tidak menyadari kalo disana ada Tere juga Karena tempat Gavin berhenti di pinggiran jalan taman yang di Tutupi oleh Semak dan pohon, Yang Gavin lihat hanya Badan Vero yang membelakangi dan Tubuh pria yang berhadapan.


gak akan kubiarkan pria itu setelah memegang istri ku batin Gavin yang menahan kemarahan nya yang ingin meledak


Tere Nie Bozz 😗

__ADS_1



bersambung..


__ADS_2