
Beda tempat disebuah bangunan besar Perusahaan Wilson C'ompey Perusahaan terbesar di Asia yang saat ini masih dijalankan Tn.Azeko Wilson selaku Papa Gavin .
tak luput dari kedua manusia berbeda gender yang saat ini disibukan dengan beberapa berkas .
" Esi.." panggil seorang pria dengan wajah datar nya
" Iya Tuan." jwb wanita itu yang langsung berdiri dari duduknya
" APA-APA AN KAMU ITU HA! SAYA SURUH KAMU ITU BENERIN DATA YANG SAYA CORENG INI TAPI KENAPA GAK KAMU BENERIN.." bentak Arleo yang langsung melemparkan berkasnya ditubuh Lusi
" Maaf tuan ,tapi saya sudah benerin data yang diberikan Tuan." ucap nya
" kalo udah kenapa masih ada yang salah.." bentak nya
" saya gak mau tau ,dalam 5 menit kamu udah selsain semua ini." ucap Arleo dengan tatapan tajamnya
" baik." jwb singkat
" Dasar Bodoh.." gumah Arleo
" iya .."
" Kenapa kamu jwb ?" sentak Arleo
" gpp." jwb Lusi datar
Tanpa Membalas ucapan Lusi ,Arleo pun langsung bergegas ke ruangannya ,ya saat ini Lusi berkerja menjadi seketaris Dari Arleo tapi tidak setiap hari hanya saja saat Gavin tidak berangkat berkerja .ya kalian kan Tau kalo Lusi juga orang kepercayaan Gavin untuk istri nya.
back topik.
Dalam Lima menit Lusi pun sudah berhasil mengerjakan tugas dari Tn.Arleo bisa dibilang Tembok berjalan karena muka datarnya.
Tok
tok
Lusi pun langsung mengetuk pintu ruangan yang hening itu.
" Masuk.." jwb orang dalam
__ADS_1
" Permisih Tuan saya mau ngasih data yang tadi." jwb Lusi
" iya." jwb Arleo tanpa mengalihkan pandanganya dalam leptopnya
" Maaf Tuan,sebentar lagi ada rapat." ucap Lusi setelah menaruh berkasnya di meja Arleo
" hm."
" Kalo gitu saya permisih dulu kalo tidak ada apa²." ucap Lusi serayan Menunduk
" Tunggu dulu. " ucao Arleo
" iya."
" hm,Tolong buatkan saya Kopi susu jangan terlalu manis ." ucap Arleo yang masih setia mandang leptop nya
" baik."
setelah beberapa menit
" Ini Tuan." ucap Lusi yang langsung menaruh segelas kopi susunya
" sekarang Anda boleh keluar." ucap nya
" baik." jwb Lusi yang langsung melangkah kepintu keluar
" Uhukk " sedak Arleo saat meminum kopi buatan Lusi ,membuat Arleo langsung menggang, mata tajam nya pun langsung menyipit setelah merasakan Farmilir kopi buatan Lusi tak disangaka Senyum tipis terbit dibibirnya entah apa yang dia pikirkan tapi senyumnya itu tidak tahan lama setelah mendapatkan kelebatan aneh nya.
setelah menyadarkan itu Arleo pun langsung menggeleng-geleng kepalanya entah hati ada rasa nyoi-nyoi nya ahk entahalh author jg gak tau.
***
Beda lain di Pasturi ini entah masalah apa lagi yang Mereka buat ada aja permasalah yang sungguh tak masuk akal saat ini Gavin sibukan oleh alat-alat masak yang sudah pada berhamburan kemana-mana bahakan dapurnya aja hampir kebakar karena tak tau Gavin menumpahkan minyak goreng ke kompor niatnya mau diwajan nya eh tapi malah tumpah di kompor yang masih hidup maksudny api yang masih menyalah dengan panik ,Gavin pun langsung menyiramkan air eh bukan nya padam tapi malah tambah besar apinya yang akhirnya dengan bantuan para pembantunya apinya langsung padam .
Hampir 4 jam Gavin berkutik didapur untuk membuat makan malam untuk istrinya bisa dibilang membujuk istrinya yang lagi kesal karena kejadian tadi ,yang Gavin melarang Vero makan jajan pinggir jalan karena itu vero kesal dan mendiamkan Gavin sampai saat ini.
Pas Vero turun ,Gavin selesai dengan masak nya dan langsung menyajikan makan sepesial untuk istri tercintanya.
tak lupa Gavin melepaskan celmek nya yang diapakia tadi
__ADS_1
" Adek ,sini mas udah masakin makanan spesial buat kamu.." ucap Gavin
" Mas masak?" tanya Ragu Vero bagaiman tidak saat meligat hidangan yang begitu menyeramkan ayam yang terlihat hitam ,daging sapi yang sedikit menciut ,sayur bayam yang masih ada batang nya jangan lupakan Nasi Goreng yang bagaikan coklat batangan dan juga telor goreng .
" Ayo dek makan.." ucap Gavin yang langsung menggiring tubuh istrinya
glek
" beneran?" tanya lagi
" iya"
dengan terpaksa Vero Memakan Nasi Goreng yang disediakan oleh Gavin melihat usaha Gavin yang semangat Vero tak tega menolak apalagi kekesalan tadi entah kemana hilang.
byurrr..
" Vero langsung menyemburkan nasi gorenganya dan langsung meminum air disampingnya
" kenapa dek,kamu gpp ? gak enak masakannya ? kalo gak enak jangan dimakan nanti kmu sakit.." ucap Gavin yang langsung mengelus punggung Vero
" ah gk kok enak banget.." jwb paksa Vero bagimana tidak Rasny hanya manis
" oh iya .." jwb binar Gavin yang langsung dianggukan Vero
" oh iya dek jangan lupa ,makan telor nya biar keliat kompilt.." ucap Gavin yang langsung menaruh Telornya dipiring Vero .dan lagi Vero menyemburkan Makannya saat merasakan telor nya Asin yang dirasakan Vero bagaikan hanya memakan Garam.
" kamu tau gak dek ,ternyata masak itu susah tadi aja Dapurnya sempet kebakar untung langsung dibantu Para pelayan memadamkannya.." ucap Gavin yng duduk disamping Vero dengan tangan yang menyangga kepalanya
" terus juga mas ,tadi masak Ayam aja harus pakai mantol karena takut kecipratan Minyak."
" dan juga mas yang paling sempet ragu tadi saat masak ,sayur bayam mas gak tau batangnya dihilangin atau gak tapi karena pikiran mas batangnya gak dijabut jadi mas masak deh."
" terus juga tadi Mas sempet bingung saat masak telor ukuran garam nya jadi mas kasih dua sendok makan telornya,dan Nasi Gorenganya mas kasih kecap sebotol besar itu mas semuain ke nasi gorengnya mas tadi sempet ragu sih sama rasanya .." ucap Gavin menginggat tadi masakanya.
Mata Vero pun langsung melotot saat mendengarakan cerita dari Gavin bagimana tidak yang benar aja buat telor goreng dikasih 2 sendok makan garam gimana gak asin coba,tadi Gavin bilang apa kecap sebotol disemuain ke Nasi gorenganya astaga Vero sudah gak bisa berkata-kata lagi.
*emang kudu stok alfarmato lagi nih batin Vero dengan senyum paksanya
bersambung
__ADS_1