
" Kak Senior. " ucap kedua gadis itu
" ehh. " ucap Gagap Zero yang sudah bangun dari sandung nya.
" Kak Zero gpp? " tanya Vero yang langsung menyampirin Seniornya yang jatuh
" Gpp Kok. " jwb Zero malu
" Kok Kak Senior bisa ada disini? " tanya Tere dengan tatapan selidik.
" Owh tadi Cuma Numpang lewat terus gak sengaja Kesandung. " jelas Zero cari alasan
" Owh. " jwb Tere
" tapi kok kalian bisa ada disini? " tanya basa basi Zero
" cuma mau angin² kok. " jwb Tere
" Yaudah cepatan pulang. " ujar Zero yang melirik Vero yang menunduk
" Emm Kak Zero gak liat apa² kan? " tanya Cangguh Vero
" Liat apa? " pura² gak tau
" Itu.. " ucap Malu² Vero
" owh Itu Gua liat kok.. " jwb Santai Zero
" Haaa. " kejut Tere dan Vero
" emang kenapa? " tanya Zero yang dalam hati nya berbunga² karna bisa ngobrol sma gebetannya.
"Kak Zero jangan berpikir yang gak² ya tadi kita cuma Bercanda kok. " ucap Panik Vero
" tadi itu yang mulai itu Tere tapi itu cuma bercanda kok, "lanjut Vero
" tapi Vero Mohon jangan cerita² sama yang lain ya, Vero gak mau jadi pusat perhatian lagi atau jadi peran utama Pengghiban. " jelas Vero yang melas
" iya kak Jangan cerita sama yang lain ya, tapi kalo kakak cerita ya bisa dibilang Cowo emberan tapi gak mungkin kan kak Zero gitu. " sahut Tere ya bener malu karena melakukan candaan tadi.
" Kalian itu bicaraan apa? " tanya Zero yang pura² gak tau tapi sebenarnya tau
__ADS_1
" ya itu.. kayanya Kak Zero tau. " tanya Tere
" kakak cuma Tau kalo tadi kalian makan Mangga sama somay. " jelas Zero
" Haa?? itu doank kak? " tanya Tere dan Vero
" iyak. " jwb Zero
" beneran kak gak liat kan? " tanya Vero lagi
" hemm. " jwb Zero
" hufftt.. " hembusan lega Tere dan Vero
" emng ada apa? " tanya Zero
" gak ada Apa²." jwb langsung kedua gadis itu cengar-cengir
" yaudah ya kak kita duluan ya kak. " ucap Tere yang sudah mendapatkan Kode mata Vero
" owh ya, ati² dijalan ." jwb Zero yang melirik Vero yang membuang muka
" ya Kak. " jwb Tere
" Saya?? " tanya Vero memastikan
" ya lah siapa lagi kalo bukan kamu. " jwb Jutek mode Zero
" iya Kak. " jwb Vero yang langsung menarik tangan Vero
" yess akhirnya bisa ngomong juga ayeayeee." ucap Zero yang mancal² karena terasa Senang
" lalaa Akhirnya besok gua bisa ngobrol sama pujaan hati ayeayeee. " lanjut Zero yang begitu bahagia
" Napa Luh men.. " ucap Nino sahabat nya Zero yang sadari melihat kelakuan sahabat nya
krik krik krik
hening Zero yang langsung memposisikan mode dingin nya lagi
" Sejak kapan loh disini? " tanya Dingin Zero
__ADS_1
" sejak tadi , luh joget² gak jelas. " jwb Nino
" Hemm, udah cepetan balik. " ujar Zero yang berusaha mengalihkan pembicaraan
" tapi.. " tanya Nino lagi
" mau ditinggal? " tanya Zero yang sudah mendahului Nino
" Gak, gua nebeng luh . " jwb Nino yang langsung menyeimbangkan langkah nya
*sialan segala ketahuan, malu bener gua. gumah Zero yang pura2 dingin
Kejadian yang langkah gumah Nino yang melirik sahabat nya.
didepan Sekolah*.
" gimana nih Re, " ujar Vero yang menggoyang²kan lengan Tere
" Veronica Chintya udah seribu kali luh bilang gitu, bisa patah nih tangan gua kalo luh goyang² kan. " ujar kesal Tere
" ya maap orang daritadi gua tanya gak luh jwb. " ujar Vero
" gak dijawab pala luh gua udah jawab seribu kali tapi luh tanya lagi tanya lagi sampai mulut loh berbusa tuh. " ujar Tere
" Sialan luh gua serius ini. " ujar Vero
" gua juga serius Veronica. " jwb Tere lembut
" Tapikan tadi pagi gua kan Adu mulut sama Kak Zero, masa iya langsung nerima tawaran ajakan kak Zero. " jelas Vero
" yang ada nanti bakal jadi gosipan lagi. " lanjut Vero
" hey Vero mana Vero yang santuyy itu yang gak peduli omongan orang. " jwb Tere
" Veronica yng super santai dan yang super anti cowok mana ini. lanjut Tere lagi
" apa jangan² luh udah jatuh cinta sama kak Zero. " ujar Tere curiga
" Yang bener aja sih gua jatuh cinta smaa tuh orang. " elak Vero
" ya bisa aja, kalo cinta pandangan pertama. " lanjut Tere santai
__ADS_1
" dahlah males jadian, bye gua duluan. " ucap Vero yang langsung pergi ninggalin sahabat nya yang masih ngoceh
" woy dasar kampret luh, malah ditinggal." ujar Kesal Tere yang langsung lari ngikutin langkah Vero.