
Pagi Yang sangat Mendung dan diikuti rintikan air hujan yang sedang mengguyur isi bumi, tak luput dari gadis yang saat ini sedang makan pagi dengan suasana seperti saat ini,
" Huft napa sih jadi kaya gini. " ucap Vero yang langsung menyingkirkan piring di depan nya.
" Emng gila aku," gumah Vero yang langsung menyandarkan tubuhnya kekursi.
" Nona Ada apa Non? apakah makanan nya tidak enak atau mau bibi bikinin yang baru? " tanya Bik Sri
" Tidak bik, cuma hari ini lagi badmood kok bik. " jwb Vero
" yaudah ya bik, Vero masuk kamar dulu. " ucap Vero yang langsung beranjak dari duduknya sedangkan Bik Sri pun langsung membersihkan tempat makan Vero tadi yang belum sempat dimakan.
Lelah, pusing, gelisah ha itu yang dirasakan oleh Vero saat ini entah apa yang terjadi dengan perasaan saat ini.
" Rindu hais, gak mungkin? " gumah Vero dengan senyuman gilanya
" haa!! bodo lah dia mau balik atau tidak seterah? " gumah Vero yang langsung membalikkan tubuh nya menjadi mengkurep dengan wajah yang ditutupi oleh bantal .
" Nica Kecilku.. " panggil seorang
deg
" Kamu.. " kejut Vero yang langsung beranjak duduk
__ADS_1
" Udah lama gak ketemu, aku rindu. " ucap Pria itu dengan senyuman nya
" Ini gak mungkin, kenapa kamu bisa disini. " teriak Vero Yang langsung mundur
"Karena aku merindukan mu. "
" Tidak, aku benci kamu pergi aku gak mau ketemu kamu pergi. " Teriak Vero dengan wajah yang sudah membanjiri wajah nya.
brukk
seketika Vero pun terjatuh dari tempat tidurnya dengan keringat dingin yang membanjiri , dan air mata yang terus menetes.
" Hiks, Kenapa dia kembali hiks aku benci" teriak Vero prustasi
" Ha! gara² dia aku jadi tidak percaya dengan kata cinta ha!! meski aku sudah berusaha untuk melupakan tapi kenapa hati ini masih saja tersentuh saat melihat nya.. " gumah Vero yang saat ini sudah terbaring di ranjang nya
"Tidak boleh lemah, tidak boleh kamu Wanita yang tangguh Ver " gumah Vero yang langsung menyemangati diri nya.
karena begitu lelah akhirnya Vero pun tertidur dengan mata sembab nya.
hampir 3 jam Vero tertidur dengan nyenyak karena semalam Vero pun tidak bisa tidur. Saat ini Vero sudah selesai dengan pakaian Nya karena saat ini Vero memiliki kegiatan yang terpenting.
" ehm selesai. " gumah Vero saat melihat dicermin.
__ADS_1
" Bik, Vero ijin keluar sebentar ya bik. " ucap Vero yang baru saja keluar dari kamar nya
" iya Nona, jaga diri ya. " ucap Bik Sri
" iya Bik, kalo gitu Vero berangkat ya. " ucap Vero yang langsung keluar dari apartemen nya,
" huftt akhirnya bisa bebas gak ada yang ngawal, dan untung aku bisa nutupin mata sembab ini kalo gak pasti bik sri nayak² panjang lebar. " ucap Vero yang merasa bahagia karena tidak ada gangguan, jujur saat Vero dikawal oleh pengawal yang diutus Gavin itu rasanya risih ingin sekali menenggelamkan ketiga pelayan itu apalagi dengan pelayan wanita yang sering beripelaku berlebihan.
" Huftt mari bersenang²." ucap Vero dengan mata binar
Vero pun terus berjalan dengan sekali² bersenandung kecil, meski hanya sebentar bisa menjernihkan pikiran nya Vero sudah merasa cukup, apalagi semalam gak bisa tidur karena mikirin seseorang pasti kalian tau ye kan?
Banyak mata yang melirik Kearah Vero entah karena kecantikan atau tidak Author juga tidak tau.
hingga tepat Vero menelusuri jalan pintas yang bisa dibilang Sangat sepi tapi itu tidak membuat Vero merasa takut karena ini lah yang diinginkan Vero tempat yang sepi tanpa keramaian apalagi saat mendapatkan mata ranjang itu membuat risih Vero.
hingga tiba² , Vero pun dihadang oleh kedua preman dengan di balutan pakaian yang gak jelas.
tapi tunggu² kok kalo dilihat preman nya tampan, mungkin kalo kumis dan jenggot nya hilang behh pasti tampan batin Vero saat melihat rincian tubuhnya.
" hay Nona.. " panggil genit salah satu preman itu
bersambung..
__ADS_1