
Pagi Pun tiba Matahari pun sudah mulai menyinari dibelah dunia hingga membuat burung² berkicauan di pohon, dan bunga pun terlihat indah saat mendapatkan sinar Matahari.
Dikediaman Wibowo.
Terdapatlah seorang gadis cantik yang sedang merapikan seragam sekolah nya, setelah selesai Gadis itu keluar dari kamarnya dan menuju ke ruang makan tapi belum sempat duduk Gadis itu menghelas nafas kasar saat ada suara yang di bencinya.
" Berani sekali kamu mau makan? " ucap Bu Desi yang baru Datang
tapi hanya diabaikan Vero.
" Heyy apakah kamu bisu, berani sekali mengabaikan ku. " ucap Bu Desi lagi
tapi tetep diabaikan Vero.
" Apakah kamu lupa, kamu itu harus mengerjakan tugas dirumah ini kalo ingin makan. " ucap Bu Dewi dengan menggebrak meja makanya.
" apakah anda sudah lupa dengan ucapan saya semalam. " ucap Vero dengan Aura dingin dan itu membuat Bu Desi merinding tapi Bu Desi tetap menahan nya karena tidak ingin dilihat bawah dia sekarang ketakutan.
" aku tidak peduli , sekarang kamu cuci piring dibelakang. " ucap Bu Desi
Brakkk.
seketika Vero menggebrak Meja makannya dengan Tatap tajam.
" ternyata anda tidak mendengar perkataan ku kemarin, Apa perlu aku ulangin? " ucap Vero dengan nada dingin
" Aku ulangin kata² ku, mulai sekarang aku gak akan nuduk pada kalian apalagi dengan seenaknya menyuruh² saya sebagai pembantu. " ucap Vero menekan kata²nya
" Kamu... " ucap Bu Desi terbata²
" Apa?? mau mukul. " ucap Sinsi Vero saat melihat tangan Bu Desi ingin menapar.
__ADS_1
" Mimpi! " ucap Vero yang lansung menaparkan tangan Bu Desi.
plakk..
satu tamparan yang mendarat dipipi bu Desi
" Dasar,,, kamuuu gila. "teriak Bu Desi dengan suara terbata² bagaimana tidak bawah tamparan yang dilakukan oleh Vero sangat kencang hingga membuat tangan Vero merah dan dipenuhi dempul an bedak Bu Desi.
" Argghh sangat menjijikkan. " ucap Vero saat melihat tangan nya dipenuhi bedak Bu Desi.
" Ah Nyonya, ada apa? "tanya Nea yang langsung menyampirin Sang Majikan nya.
" apakah aku memanggil mu? " tanya Bu Desi kesal
" ah tidak Nyonya, Nea hanya khawatir dengar teriakan Nyonya jadi Nea langsung lari terburu² datang kesini" jelas Sopan.
" Aku tidak apa. "jwb Bu Desi
" Hanya.. " ucap Gantung Bu Desi yang melirik anak tirinya yang saat ini banyak berubah.
" Apakah anda memanggil saya? " tanya Vero sok pura² bodoh
" iya kalo bukan luh, siapa lagi. " ucap Nea
" ohhh, tapi Asalkan kamu tau nama aku bukan ****** dan bukan asisten rumahan tangga, saya adalah Veronica majikan kamu. " jelas Vero menghampiri Nea dengan udara dingin dan diikuti senyum remehnya.
" Dan asalkan luh tau, luh hanya seorang pembantu tapi seenaknya menyuruh majikan kamu begitu, apa kamu pikir aku gak bisa memecat kamu? " tanya Vero yang melihat wajah pucat Nea
" jangan pikir aku akan diam gitu saat kamu tindas lagi huu mimpi " ucapnya dengan senyum sinsi
" hahha mau pecat aku, gak gampang. " ucap Nea percaya diri
" asalkan kamu tau aku itu adalah Kepala ART yang langsung dipilihkan Nyonya jadi hanya Nyonya yang berhak memecat saya. " ucap Nea bangga.
__ADS_1
" haiyaa, benar juga. " ucap Vero yang sok bodoh.
" tapi sayang, mulai detik ini kamu akan dipecat oleh majikan kesayangan mu. " ucap Vero santai.
" hemm ibu tiri ku, Anak kesayangan mu ini hanya ingin bilang bawah putri kesayangan mu ini di perilaku kan oleh ART nya dengan tidak sopan, apakah anda tidak berniat membelanya. " ucap sok manis Vero
" Apa yang kamu inginkan ? " ucap Bu Desi yang melihat Vero mendekati.
" Aku hanya ingin bilang pecat ART kamu.. " ucap Vero dengan senyum manis tapi tidak buat Bu Desi
" Kalo tidak jangan salah kan aku, akan memperlihatkan video mu ke Ayah. " lanjut Vero
" kamuuu berani. " ucap gugup Bu Desi saat melihat Video yang diputarkan Oleh Vero di hpnya.
" tentu buat apa gak berani. " ucap Vero santai dengan senyuman sinsi
" kalo tidak ingin oke,, jangan salah kan aku kirim video selingkuh kamu dan mari kita lihat reaksi Ayah. " ucap Vero enteng.
" oky sekarang aku pecat kepala ART nya, jadi pliss jangan kirimkan video itu. " ucap Bu Desi yang sudah menahan marah bagaimana tidak kenapa anak sial ini bisa mendapatkan video perselingkuhan nya.
" Nyonya. " ucap Kejut Nea
" sekarang pergilah, aku akan mengirim uang pensiun mu. " ucap Bu Desi
" Apakah kamu dengar Nea, kamu sudah dipecat? " tanya Vero
" Dasar ****** sialan, suatu saat aku balas kelakuan mu. " ucap Nea dengan kebencian.
" karena ini hari akhir kamu disini aku biarkan kamu merendahkan saya jadi saya makhlumi, kalo gitu aku akan pergi kesekolah daripada mengahabiskan waktu berharga ku untuk kalian. " ucap Vero yang langsung menyambar tasnya dan langsung pergi begitu saja.
" aku hanya ingin saat aku pulang Nea sudah pergi dari rumah ini. " teriak Vero
" Nyonya apa benar anda ingin pecat saya ? " tanya Nea
__ADS_1
" iya jadi bereskan barangmu. " ucap Bu Desi yang langsung meninggalkan Nea yang sedang memohon.
dasar Vero sialan awas aja aku bakal balas perbuatan kamu batin Nea dengan penuh kebencian