POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Hukuman Biang Kerok


__ADS_3

Karena mendengar suara panggilan yang sangat menyebalkan, Gavin pun langsung melepaskan pungutan nya sungguh rasanya Gavin ingin memusnahkan kedua pemuda itu yang sudah berani Menganggu Aktivitas nya.


" Telan. " ucap Gavin datar pada Vero yang masih terdiam


glekk..


Karena melihat muka datar Gavin akhirnya mau tak mau Vero menelan bubur nya .


" Minum lah. " ucap Gavin menyodorkan segelas air , dengan cepat Vero pun langsung menerima nya dan meminum Air mineral itu hingga setengah untuk menutupi rasa malu nya kepada pemuda tadi yang tak lain sahabat Suaminya.


" Jangan dihabiskan, nanti kembung. " ucap Gavin yang langsung merebut Gelasnya


tapi tidak ada jawaban dari Vero karena Vero masih menahan malu, kesalnya.


" Aku keluar dulu, dan ini aku kasih kesempatan makan sendiri. " ucap Gavin yang llangsung memberikan semangkok bubur nya.


" Kalo aku liat Bubur nya belum habis, siap² hukumannya. " bisik Gavin yang langsung menampilkan senyuman manisnya.


cup


satu kecupan mendarat di kening Vero.


" habiskan . " ucap Gavin lembut dengan tangan yang mengelus rambut hitam Vero.


blusss...


seketika Muka Vero pun bertambah merah seperti kepiting Rebus yang bertaburan dengan sambal merah tanpa sadar Vero tersenyum tipis saat mendapatkan perilaku lebut oleh Gavin yang meski dengan nada datar sih tapi gpp yang penting bisa menikmati perhatian Gavin.


diluar


terdapatlah kedua pemuda yang menjadi biang kerok yang sudah merusak suasana yang tadi berbunga² sekarang harus menjadi badai yang disertai angin kencang.


cklekk..


pintu terbuk


dengan tubuh yang tegap mata tajam, dengan aura dingin membuat kedua pemuda itu keringat Dingin.


*bro siapkan mental mu, karena badai sudah mendekat batin Pemuda itu yang tak lain Gaza


dengan mata yang melirik kearah pemuda satunya


Siap bro, luh juga harus siap mental loh agar tidak kena amukan singa jantan nya bls Mixso dengan tatapan nya*.

__ADS_1


" sudah selesai. " suara bariton itu langsung membuat kedua pemuda itu langsung menatap kearah Gavin yang saat ini berdiri di depan nya jangan lupakan aura dingin nya.


" Hehe Sorry Vin, tadi gua gak maksud ganggu loh. " ucap Gaza dengan deretan gigi nya


" Gua kesini, cuma ingin kasih salep ke luh. " ucap Gaza sambil memberikan salep nya.


" Gaza Loh Mau mati ya mana di Gantung ke crane atau terjun Ke Tower. " Ucap Gavin dengan senyum geram nya saat sudah menerima Salep dari Gaza.


glekk


" weehhh ada apa nih bro , kok tiba² sadis bener. " ucap Gaza dengan wajah manis nya meski tidak dengan aslinya.


" gua disini berniat baik bro nganterin salep ke luh, kan luh juga tau gua sahabat terbaik loh. " ucap Gaza


" Haha Iya baik Banget. " ucap Gavin dengan senyum kesalnya


Bukk


seketika Gavin langsung melemparkan salep nya ke wajah Gaza yang lagi linglung.


" Loh Pikir gua Panu nan ha!! " teriak Gavin sekesal- kesal mungkin.


glekk..


Astaga Gua lupa ini kan salep buat emak, tapi malah gua kasih Gavin bodoh sekali kau Gaza Niat kesiini mau ketemu kakak ipar tapi malah ketemu si setan Gavin.batin Gaza


woyy bangsat bantuin bodoh, temen lagi kesusahan malah di diemin baekk batin Gaza melirik Ke arah Mixso yang mengalihkan pandangan nya.


" Karena seharian loh udah bikin gua naik darah, jangan harap loh bisa lolos. " ucap Gavin yang langsung menatap tajam ke arah Gaza yang sudah keringat dingin.


ya Tuhan andaikan waktu bisa berputar kembali, gua gak akan ngejek Gavin tadi terus gak niat untuk ketemu Vero pasti gak bakal kaya gini batin Gaza..


" Dan loh mau apa? " tanya Datar Gavin


" ekhm gini Boss saya cuma ingin memberi tahu bahwa Geng Semix sudah berkerja sama dengan Geng lain boss, seperti musuh bebuyutan boss saat ini, dan dia juga berniat ingin menyerang kita" jelas Mixso


" Apalagi Mafia yang dulu boss serang saat di markas Black Cobra juga akan menyerang ke Geng kita. " lanjut Mixso


" kalo masalah kaya gitu lebih baik kita bahas di markas. " ucap Gavin.


" Maaf boss sya cuma berniat menyampaikan saja. " ucap Mixso


" hemm. "

__ADS_1


"Kalo gitu gua pergi dulu. " ucap Mixso yang ingin melangkah


" siapa yang ngijinin loh pergi? " tanya Datar Gavin


" emm.. "


" Berdiri disini sampai pagi. " ucap Gavin dingin


" Apa Boss, yang bener aja gua gak salah apa² loh Vin. " teriak Geram Mixso bagaimana tidak geram dia harus berdiri disini sampai pagi loh bayangkan oyyy, apalagi nanti dia sudah janjian berkencan dengan pacar ke 25 nya.


" ini hukum loh. " ucap Datar And dingin


" Hahaha , kasihan sekali ini udah nasib loh bro. " ejek Gaza sambil menempuk bahu Mixso


" loh juga za, loh harus berdiri disini sampai pagi ini hukum kalian yang udah berani ganggu gua disaat lagi Berciuman. " ucap Gavin.


" Whattttt??? " teriak Gaza


" Berisik. " bentak Gavin


glekk.


" Dan jangan pikir Hukum loh udah selesai ya Za, atas kesalahan loh. " ucap Gavin


" ini baru hukum sekarang bukan hukum siang tadi. " lanjut Gavin


" besok pagi loh harus siap. " ucap Gavin


" Siap? " tanya Gaza


" hemm, besok loh bakal gua antar ke sungai Amazone untuk memburu Anaconda. " ucap Gavin yang langsung masuk kedalam ruangan istri nya.


glek


seketika tubuh Gaza bergetar hebat, keringat yng bercucuran di wajah tampan nya.


" Hemm turut berduka bro, ini udah nasib. " ucap Mixso sambil menempuk bahu Gaza


" Semangat bro, ini udah nasib punya sahabat kaya Gavin dikebalin lagi bro. " ucap Mixso


" iye semangat.. " ucap Gaza dengan senyum paksanya.


__ADS_1


hehe nih babank Gaza bro yang lgi dapet hukuman wkwk semangat Bro dapetin Anaconda, kalo bisa Kakek Conda nya yee ,Mumun turut berduka semangat Babank Gaza 😆.


ye semangat // Gaza


__ADS_2