POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Kekhawatiran Gavin


__ADS_3

" Dasar brengsek... " teriak Nea sambil mengelap bibir nya yang berdarah.


sedangkan Gavin tidak mempedulikan omongan Nea , karena sudah diselimutin kemarahan,, tanpa ampun Gavin pun langsung menginjak muka Nea tanpa perasaan.


" Kau yang akan mati. " ucap Gavin dengan aura iblis nya.


sedangkan Nea berusaha memberontak tapi apa dayanya karena tenaga lebih kecil dari Gavin.


Gavin pun tetap menekan injakan nya di muka Nea sampai² Nea sudah ingin kehilangan nafasnya, karena melihat Nea sudah begitu Gavin pun langsung menurunkan kaki nya dan menarik kera Nea dengan kasar.


" Akan ku buat Kau kembali ke tempat asalmu. " seringai iblis Gavin


tanpa babibu Gavin pun langsung membenturkan kepala Nea ketembok hingga Darah segar pun mengalir diwajah Nea.


Sedangkan Leo yang melihat Boss nya yang sedang dipuncuk kemarahanya, Leo pun langsung berlari kearah Bosnya dan memberhentikan kekejaman Bosnya.


" Apa yang kau lakukan ha!!! "teriak Gavin sambil menghempaskan tubuh Nea begitu saja


" Bos sadar lah, sebelum Bos menyesal. " ucap Leo dengan nada tinggi


" ha menyesal?? buat apa aku harus menyesal dengan wanita gila itu. " ucap sinsi Gavin


" Masalah ini biar aku tangani Boss. " ucap Leo


" Gak, masalah ini biar aku yang urus, agar dia bisa ngrasain sakit nya yang dirasakan Vero.. " ucap Gavin dengan aura pembunuh


" aku tau bos, yang penting bos segera bawa Nona kerumah sakit. "ucap Leo yang langsung membuat sadar Gavin karena dia melupakan pujaan nya yang sedang terluka parah.


" Bawa dia ke markas biar, aku yang akan memberi dia pelajaran setimpal. " ucap Gavin yang sudah menggendong Vero.


" Baik Bos. " jwb Leo yang langsung menghampiri Nea yang sudah tak berdaya


" Kau sendiri yang sudah membangun Siang nya, jadi siap lah menerima hukuman nya. " ucap Leo yang langsung menyeret tubuh Nea tanpa perasaan, sedangkan Nea Sudah babak belur apalagi mukanya sudah tidak bisa dikenali, meski Nea masih setengah sadar tubuh Nea pun merasakan ingin patah saat tubuh nya diseret oleh Leo tanpa perasaan apalagi saat turun tangga dengan santai nya dia menyeret seperti sampah, rasanya Ingin sekali memukul tubuh kekar Leo tapi apa daya nya tenaganya sudah habis karena kewalahan melawan kemurkaan Gavin.

__ADS_1


Sedangkan Gavin diluar langsung menidurkan Tubuh Vero di kursi belakang.


" Cepat jalan bodoh. " teriak Gavin yang sudah duduk disamping Vero yang saat ini ditidurkan di pahanya


" Baik tuann." jwb gugup Anak buahnya


" Sayang bangun lah.. " gumah Gavin yang mengelus wajah Vero yang sudah lebam


" Maafin aku yang gak bisa jaga kamu. " ucap Gavin tanpa sadar air matanya lolos begitu saja, sakit ya itu yang dirasakan oleh Gavin saat ini melihat kondisi Istri nya yang sudah tak berdaya.


Meski Gavin merasakan pusing karena efek obat biusnya dan punggung nya terasa nyeri tapi Gavin tidak mempedulikan, yang dia pedulikan dan Khawatir kan keadaan Vero saat ini.


" Cepatlah sedikit, " bentak Gavin mengembun²


" Ini sudah yang paling cepat bos. " jwb anak buahnya gemeteran


" jawab.. " bentak Gavin


" Maaf Boss. " jwb gemeteran anak buahnya yang saat ini fokus menyetir.


dirumah sakit.


Saat ini Vero pun sudah mendapatkan perawatan yang baik, meski luka² nya masih terlalu basah mengingat itu membuat Gavin emosi, tapi Gavin tetap menahan nya karena dia tidak mau meninggalkan istri nya yang tidak berdaya.


sedangkan Gavin masih setia menunggu kesadaran istri nya sambil mengenggam tangan lemah Vero dan mulut Gavin tidak diam aja dia terus menerus mengucapkan kata² hangat tulus untuk Vero seperti saat ini.


"Sayang kumohon bangunlah. " ucap Gavin yang masihari mengenggam tangan Vero


" aku merasa tersiksa melihat kamu gini, jadi aku mohon bangun lah sayang,,, aku mencintaimu jadi aku mohon bangunlah. " bisik Gavin tepat di telinga Vero dengan sekali² mengecup kening Vero.


Sedangkan Leo yang sudah mengamankan Wanita gila itu, Leo pun langsung menuju kerumah sakit untuk menjenguk Bu Boss nya sekarang.


Ceklek..

__ADS_1


suara pintu terbuka membuat Gavin yang tadi melamun pun menoleh kearah asisten nya.


" Ada apa? " tanya The to poin Gavin


" Maaf boss, mengganggu. " ucap Leo sopan


" hm. "


" saya sudah mengamankan wanita itu di markas bos, dan kondisi nya juga cukup memperihatinkan. " ucap Leo


" saya gak peduli. " dingin Gavin yang tetap setia melihat wajah cantik istri nya.


" tapi Aku hanya ingin kamu cari tau apa masalah Wanita gila itu sama istri ku. " ucap dingin Gavin yang langsung dapat dipahamkan oleh Leo


" Baik bos sya segera selidikin. " ucap Leo.


" Tapi, Apa bos tidak juga ingin diperiksa? " tanya Ragu Leo


" tidak aku tidak selemah itu. " ucap Dingin Gavin


" Kalo gitu apakah tuan Sudah makan? " tanya Leo


" apakah saya harus makan melihat kondisi istri saya yang lemah tidur disini. " ucap Gavin dengan nada tinggi


" Maaf boss. " jwb Leo


" Pergilah, aku tak ingin diganggu. " ucap Gavin yang langsung mendapatkan anggukan oleh Leo.


setelah kepergian Leo, Gavin pun langsung menatap wajah pucat istrinya rasanya begitu sakit ,, didalam hati Gavin pun sudah berjanji akan membalas perbuatan wanita gila itu..


karena merasa pusing nya makin bertambah apalagi nyeri di punggung nya juga bertambah Gavin pun langsung menidurkan kepala nya di pinggir brangks itu sambil mengenggam tangan istri nyaa,


tanpa membersihkan diri Gavin pun langsung tertidur dan tidak memikirkan luka ditubuh yang di aliran kan darah yang sudah kering.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2