POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Masih Ting-ting


__ADS_3

" Vin? " panggil Vero


" Apa? " ketus Gavin yang masih kesal saat mengingat kejadian tadi


" Ketus banget dah, gak jadi. " ucap Vero yang langsung memalingkan kepalanya ke Jendela


" Mau apa? " tanya Gavin selembut kain sutra


" Gak jadi. " jwb Vero tak kalah Ketus


sabar Gavin ini cobaan batin Gavin.


" Kok berhenti? " tanya Vero saat Mobilnya diberhentikan oleh Gavin


" Tadi kamu mau ngomong apa? jawab dulu baru nanti kita lanjut jalan? " ucap Gavin yang langsung melihat wajah Vero


" Jawab apa? " tanya Balik Vero


" yang tadi, bukanya tadi kamu manggil? " ucap Gavin yang menahan darah tinggi nya


" owh itu. " ucap Vero Santai


" iya, kamu mau nanya apa hem? " tanya Gavin dengan Wajah lembutnya


" Apa kamu ikutan pertarungan tadi? " tanya Vero


Deg


seketika jantung Gavin berdetak kencang saat mendapatkan pertanyaan Vero, meskipun Vero udah tau tempat Markas Geng King lion tapi Vero tidak tau bawah Gavin adalah Gengster yang sudah ditakutkan dikota ini.


tanpa menjawab Gavin pun langsung melajukan Mobilnya, hingga membuat Vero kesal karena tidak ada Jawaban.


" Vin jawab? " ucap Vero yang sudah kesal karena tidak dapat jawabannya


" Vin. " panggil lagi


" Diamlah. " ucap Gavin dengan suara sedikit meninggi dia tidak mau kalo sang pujaan hatinya tau bawah dia juga ikutan pertarungan tidak hanya pertarungan dia juga udah membunuh para musuhnya lebih 10 Gavin tidak mau membuat takut Kekasih nya bawah dia adalah ketua Gengster, yang Gavin takutin adalah Gavin gak ingin kehilangan Pujaan hatinya hanya karena setatus nya Ketua Gengster.


maka dari itu Gavin hanya bisa menyembunyikan status nya.


" Vin. " panggil Vero lagi


" Aku udah bilang Diamlah apa kamu gak liat aku lagi fokus nyetir. " ucap Gavin dengan suara Meninggi


" Kok kamu malah neriakin aku ha! " ucap Kesal Vero


" Aku cuma ingin bilang matiin AC nya, aku kedinginan malah kamu Teriak² gitu. " ucap Kesal Vero


seketika Gavin Kikuk saat mendengar ucapan Vero dia pikir dia bakal tanya soal tadi hufft sungguh membuat Gavin malu.


Tanpa Bicara Gavin langsung mematikan AC Mobil karena tidak mau membuat Kedinginan Pujaanya.


" Nih pakai Jaketnya. " ucap Gavin yang sudah memberhentikan Mobil nya dan langsung melepaskan Jaket nya.


" emm Gak. " ucap Vero yang sudah menutupin Hidungnya.


" kenapa? " bingung Gavin saat melihat kelakuan Vero

__ADS_1


" Buka Pintu nya dulu. " ucap Vero yang masih menutupin hidungnya


" Mau ngapain. " tanya Datar Gavin


" Buka dulu, aku gak tahan. " bentak Vero yang langsung dibukakan Pintu mobil nya dengan cepat² Vero keluar dari mobil dan langsung memuntahkan isi perutnya, karena khawatir Gavin pun langsung berlari menuju Vero yang sudah lemas karena Bau Amis di jaket nya Gavin.


" Kamu gpp? " tanya Gavin panik


" jangan dekat²." ucap Vero yang langsung mendorong tubuh Gavin


sehingga membuat Gavin bingung dengan kelakuan Vero.


Apa Vero hamil, tapi siapakah yang sudah berani menghamilin pujaan hatinya? isi pikiran Gavin saat ini


" Aku bawa kerumah sakit ya? " tanya Gavin lembut tapi tidak dengan pikiran nya yang masih melayang kemana²


" Gak perlu. " jwb Langsung Vero


" tapi muka kamu pucat, aku takut nanti Deby nya kenapa²." ceplos Gavin membuat Vero memelototkan kedua matanya.


Apa² an ini dasar laki gila , yang bener aja aku hamil orang aku masih ting² ya masa aku hamil tanpa disentuh dasar gila Batin Vero kesal


" Mulut kalo jauh dari panta* ya gitu asal ceplos. " ucap kesal Vero


" yakan kalik aja. " jwb Gavin


" Aku kasih tau ya aku itu masih ting² mana mungkin aku hamil gitu aja, tanpa ada yang sentuh" ucap Vero


" Aku pikir iya, kalo beneran iya Bakal Aku cincang² tuh orang yang berani hamil in kamu maunya cuma nikmat tapi gak mau tanggung jawab. " gumah kesal Gavin yang gak bisa bayanganin kalo itu benar jadi


" Udah gak usah dibahas." ucap Vero yang merasa merinding dengar gumahan Gavin


" Gara² jaket kamu. " ketus Vero


" kok gara² jaket? " bingung Gavin padahal jaketnya juga gak kenapa² dengan .


" bau Amis. " ucap Vero yang langsung membuat Gavin sadar bawah tadikan dia baru bermain² dengan musuh licik nya.


" Emang kamu baru ngapain sih sampai jaket nya bau Amis darah. " ucap Vero yang langsung membuat gelagapan Gavin


" emm anu.. " ucap Gavin terbata²


" anu apa. " ucap Curiga Vero


" Jangan bilang kamu bunuh orang? " ceplos Vero dan itu membuat detak jantung Gavin berdetak cepat


" ngaco. " elak Gavin


" hhaa santai aja sih orang tadi aku cuma asal ceplos. " ucap Vero yang tertawa meliat wajah Gavin yang sudah pucat


" Tadi itu aku sama Leo lagi motong²ayam jadi saat mau bunuh eh malah darah nya Ciprat ke jaket ini, tadi niat nya mau ganti dulu eh malah ada kabar katanya Mixso lagi ada bencana jadi gak jadi ganti deh. " jelas Gavin dengan penuh keyakinan


tapi hanya dibalas anggukan.


" emng mau buat apa Ayamnya? " tanya Vero yang sudah didalam Mobil


" mau dipanggang. " asal Gavin

__ADS_1


" wah mau ada BBQ ya, ikut donk sekali²." ucap Vero binar


Mampus dah, malah masuk keperangkap sendiri batin Gavin.


" Ayolah sekali². " bujuk Vero yang memegang lengan Gavin


" gak Bisa kaya dibatalkan, kan tadi kamu liat kondisi Mixso kan yang luka parah masak sahabat nya lagi menderita kita seneng²." ucap Gavin yang sudah dicucuri keringat


semoga percaya batin Gavin yang sudah dagdigdug kaya Disko 😂😂


" yaa yaudah. " pasrah Vero yang langsung lesu


" kapan² aja ya Yang. " ucap Ceplos Gavin


" Apa? Yang?. " tanya Vero


" ehh gak maksud Ver.. " kikuk Gavin


" nih pakai jaket ku nanti kedinginan. " ucap Gavin yang langsung menyerahkan jaket satunya entah kapan ngambil nya


" tenang masih wangi gak bau amis. " ujar Gavin yang melihat Vero mau ngomong, dengan senang hati Vero pun langsung memakai nya, kalo boleh jujur sih Vero juga merasa dingin padahal AC nya juga udah mati tapi kenapa terasa didalam mobil dingin kaya ada di Kutub utara.


" emang kamu gak kedinginan Vin? " tanya Vero


" gak. " jwb Singkat Gavin


tapi hanya di anggukan Vero yang bener aja Gavin dingin orang dia yang ngeluarin hawa dingin nya masa terasa dingin aduhh Vero² kaya gak tau Gavin aja


" Lah jaket kamu tadi? " tanya Vero yang gak lihat jaket yang tadi dipakai Gavin


" Aku buang. " jwb Singkat Gavin


" Kok dibuang, kan masih bisa dipakai padahal nanti dicuci juga bersih. " ucap Vero ya kaya gak rela Karena Gavin seenak jidatnya buang² pakaian sembarangan


" Biarin. " singkat Gavin


heleh mentang² sultan seenaknya Buang²duit kere baru tau rasa gumah kesal Vero saat melihat kelakuan Gavin


" gak usah batin. " ucap Gavin tanpa melihat Vero


dan itu membuat kejut Vero kenapa dia tau kalo dia lagi batin itu pikiran Vero


"oh iya, tapi jaket kamu yang kemarin belum aku kembali kan. " ucap Vero yang melirik Gavin yang fokus menyetir


" bawa aja dulu. " jwb Gavin singkat lagi


percuma ganteng kalo ngomong nya di irit² , kaya tanggal tua aja kalo lagi bokek pasti duitnya di irit² emng sebelas, Dua belas. grutu Vero sinsi ke Gavin.


" jangan banding² in. " ucap Gavin yang masih fokus nyetir


" Kamu punya Indra ke enam ha? " tanya Kesal Vero yang mendengar ucapan Gavin yang tepat sasaran


" Gak. " jwb singkat Gavin


" udahlah daripada berantem sama kamu gak kelar mending tidur. " ucap Vero kesal dan langsung membenarkan posisi nya


" kalo udah sampe kasih tau. " ucap Vero

__ADS_1


tapi hanya dibalas senyum tipis Gavin


__ADS_2