
Disekolah ya saat ini adalah hari bahagia Vero yang sudah bersusah Payah membujuk Sang Suami dan Mertuanya yang Sangat posesif itu, sudah 3 minggu Vero membolos sekolah pasti kalian tau kan alesan nya, padahal 2 minggu yang lalu Vero sudah dinyatakan sembuh total dan bisa berjalan Normal, tapi karena kekehan Sang Suami , Vero hanya bisa pasrah dengan ucapan Gavin yang masih tidak diperbolehkan sekolah ya begitulah semenjak Vero bolos rasa Bosannya menghampiri trs.
tak terasa Vero sudah sampai didepan pintu kelasnya, jangan lupakan kedua pria besar yang memakai baju hitam dan satu wanita yang setia mengikuti Vero, jujur Vero merasa risih kalo terus menerus di ikutin orang suruhan Sang suami nya .
" Emm.. " ucap Gugup Vero
" Ada Apa Nona, apa anda perlu sesuatu? tanya Wanita itu
" Tidak Mbak, cuma gini mending mb sama yang lain mendingan kalian istirahat dulu, Kan saya sebentar lagi juga akan belajar pasti sangat membosankan kalo kalian menunggu saya. " ucap Vero yang merasa risih kalo harus menjadi pusat perhatian dan cibiran meski Vero terlihat santuy tapi tidak dengan asli nya.
" Maaf Nona, tapi ini printah Tuan Gavin. " ucap Salah satu Bodyguard
" Tapi.. "
" tidak apa² Nona kami akan menunggu anda sampai selesai di Sini " ucap Lusi dengan senyum ramahnya
" ini sangat merepotkan. " ucap Vero yang masih kekeh untuk mengusir nyq
" tidak Nona ini sudah tugas kita. " jwb Lusi
" ahkk seterah kalian. " pasrah Vero yang langsung masuk kedalam
" sangat menggemaskan. " ucap Kedua Bodyguard
" Jaga ucap anda, dan tatap kalian. " gretak Lusi dengan tatapan tajam nya
" baik. " jwb yang langsung menunduk
Langkah Kaki Vero pun berhenti saat mendapatkan tatapan tajam yang mengarahkan pandangan ke Vero.
apalagi cibiran murid kelasnya membuat Vero menghembuskan nafasnya kasar.
*gue yakin pasti bunga sekolah kita simpenan om²
liatlah dia bahkan dikawal
sangat menjijikkan, pura² suci padahal kan ya gitu*
begitulah bisik² para monyet yng sedang mencibir Vero.
" BISAKAH KALIAN JANGAN BERISIK.. " teriak Gadis itu yang berleha² di atas meja yang dijadikan kasur, dan tas yang dijadikan sebagai bantal,jangan lupakan Ke empat pria yang mendampingi disebelah nya
" Dasar emak² . " gumah Gadis yang masih memejamkan mata nya dengan kaki yang di pijet oleh salah satu Pria itu.
" He Dasar Baskom, ngapain loh disono. " ucap Vero yang langsung menghampiri sahabat nya
__ADS_1
brukk.
seketika Vero pun melemparkan tasnya ke wajah Tere yang masih santai dengan tidurnya
" Sialan siapa yang berani lempar Tas ini ha! " teriak Tere yang langsung bangun
" gue kenapa? " jwbnya
" oh Vero. " jwb santai
" Haaa Vero, dasar sialan loh kemana aja ha! gue pikir loh Mati kecebur got! loh tau gak gue udah berabad² cariin loh sampai gue udah punya cucu dan si cucu gue hampir punya cucu lagi dan cucunya nya cucuku punya??? " ucap Tere yang langsung diam karena sumpelan Kertas dari Vero
" berisik banget. "
" Dasar sialan," ucap Tere kesal yang langsung membuang Kertas nya
" 3 minggu ini kemana? dan dia siapa? " tanya selidik Tere saat melihat ketiga pengawal Vero
" Gue sakit, dan itu.. " ucap Gugup Vero
" itu apa badut. "
" bukan dia Suruhan temen gue. " jwb Vero
" bener. " selidik nya
" ya kan loh bisa liat masih ada tembok, ada atap, ada papan tulis ada... " ucap Tere potong
" maksudnya gue itu, gak ada acara² apa kan saat gue bolos? " tanya Vero
" gak ada sih, cuma Kegiatan kecil. "
" apa? "tanya Vero
" ujian kenaikan kelas. " jwb Tere santai
" apa ujian, loh gak bercanda kan? " tanya Vero
" gak ,udah seminggu yang lalu ujiannya dan ini udah hari bebas nya " jwb Tere Yang masih asik makan kacang.
degg
seketika Vero syok mendengar kata ujian,
" bukan Libur kan sekolah nya? " tanya Vero memastikan
__ADS_1
" libur nya udah kemarin sebelum ujian. " jwb Tere
" jadi gue gak ikut ujian, kenapa Gavin gak bilang kalo ada ujian. " gumah Vero menatap kosong
Brukk
seketika Vero pun terjatuh di pelukan Tere karena begitu syok mendengar Kata ujian apalagi dia adalah siswi biasiswa an.
" Lah malah tidur tuh bocah. " gumah Tere yang melihat sang sahabat nya terjatuh
" Nona² anda kenapa? " tanya panik Lusi
" Dia tidur mungkin kecapean. " jwb Tere
" Cepat Bawa Nona keruang UKS. " teriak Lusi memperintahkan kedua pengawal itu
" Nona pingsan. " bentak Lusi yang karena melihat para pengawal nya tdk bergeming
" Tapi... " ucap Pengawal nya takut, pengawal itu masih ingat kata² bosnya tidak boleh memegang Istri nya jangan kan memegang melirik aja tidak boleh
" Jangan banyak bicara cepat bawa Nona sebelum kepala kalian saya hancurkan. " ucap Lusi menatap tajam
" Baik Nona." jwb salah satu Pengawal itu yang langsung menjujung tubuh Vero
" Pingsan toh tak kira Tidur " ucap Tere yang masih santai makan kacang nya.
1 detik
2 detik
3 detik
" Apa Pingsan???, astaga Vero " Teriak Tere yang Baru sadar, dengan cepat Tere pun langsung mengikuti langkah lebar pengawal Vero jangan lupakan Tanganya yang masih Mengenggam setoples kacang.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Tamat...