POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Rencana Penyelamatan Vero


__ADS_3

" Apa kau siput ha!!! " teriak Gavin didalam Mobil


" Bos ini udh yang paling cepat. " ucap Leo dengan sesabar mungkin


" Kalo emang yang paling cepat harus udh sampai.. " teriak Emosi Gavin


sabar leo, sabar batin Leo dengan nafas yang memendam amarah.


" Arghhh dasar siputttt. " teriak Gavin lagi .


" Cepat lah sedikit,, apa kau mau aku gantungin dikolam hiu. " bentak Gavin dengan sorotan tajam nya.


glek


" Boss .. "


" Jangan banyak bicara bawalah mobil nya dengan cepat. " ucap Gavin yang menjambak rambutnya


dasar boss sialan , gak sadar apa yang sadari teriak² gak jelas orangnya dasar Bos gila,, batin Leo


" Jangan mengumpat ku sialan.. " ucap Gavin


" saya tidak... " jwb gantung Leo


" Apakah kau gila ha! mau mati kau.. " bentak Gavin saat melihat kearah depan yang ada Renovasi jalan.


cekitttt...


" Emang beneran kau mau mati.. " ucap Gavin geram karena kelakuan sahabat yang tiba² mengerem mendadak.


" Maaf Bos saya gak tau, ini juga kan gara² bos yang sadari teriak²." ucap Leo yang gak mau kalah.


" Jadi ini semua salah aku ha! kau sendiri bodoh yang menyetir mobil malah salah²in orang. " ucap Gavin dengan wajah kesal nya.


argghh rasa mau gua buang ke tong sampah dasar boss sialan, batin geram Leo.


" kenapa bengong ha! lanjukan... " ucap Kesal Gavin


" Ya boss.. " jwb Leor yang langsung mengendarai Mobil nya secepat mungkin.


" Memang kau siput Leo!! udh 2 jam kita belum sampai. " ucap Gavin dengan nada geramnya.


" Berhenti... " ucap Gavin tiba²


cekitttt.....


Leo pun langsung berhenti mendadak karena suara printah dari bossnya.


" Dasar sialan, mau mati benaran kau ha!! teriak kesal Gavin saat kepala terbentur jendela mobil


" Maaf boss. " jwb malas Leo


" Turunlah.. " ucap Gavin


" Tapi bos. " jwb ragu Leo


" Aku bilang turun ya turun apa kau gak dengar.. " bentak Gavin


" Baik bos. " jwb Leo yng langsung membuka pintu mobilnya.


dan Hendak ingin buka pintu mobil belakang nya t,api belum sempat megang gagang nya Mobil yang ingin di tumpangi nya langsung melaju dengan cepat oleh Gavin yang menyetirnya .


" Dasar Gavin sialan... " teriak Geram Leo bagaimana tidak dia ditinggalkan oleh Gavin ditengah jalan yang ramai sama aja dia mengantarkan nyawanya sendiri saat melihat para kendaraan melaju dengan cepat.

__ADS_1


di perjalanan Gavin yang saat ini mengendarai Mobil dengan kecepatan tinggi tidak memikirkan Nyawanya , saat ini yang dalam pikiran nya Vero bagaimana keadaan Vero saat ini itulah pikiran Gavin sekarang, tanpa Gavin sadari dari belakang ada Empat mobil polisi yang mengejar Mobil Gavin seakan² ingin menerobos lawan kendaraan lainnya.


" Shittt. " geram Gavin saat melihat empat mobil polisi yang berusaha mengejar mobil Gavin


" Ternyata ingin bermain²." seringai Gavin


" Baiklah Bakal Aku ladenin. " ucap Gavin dengan muka licik nya.


dengan kelicikan nya Gavin pun langsung menambahkan kecepatan nya hingga menerobos kendaraan lainnya , bisa dilihat Mobil polisi itu menyeimbangkan kecepatan Mobil Gavin ..


Gavin pun mengintip dari arah spion nya melihat jarak jauh mobil polisi nya.


dengan senyuman nya Gavin pun langsung melaju kan mobil menjadi lambat agar mobil polisi bisa menyeimbangkan nya.


pas tepat dibelakang mobil Gavin ternyata mobil polisi nya sudah dibelakangnya.


" Ini baru permulaan. " ucap Gavin dengan seringai nya.


Gavin yang melihat ada 2 kendaran mobil didepannya , Gavin pun langsung melajukan Mobilnya kedepan, posisi nya mobil Gavin ditengah² mobil lain.


melihat Mobil polisi nya yang berusaha menerobos kendaraan lain , Gavin pun langsung melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi , tapi siapa sangka ternyata dari sampaing tampaklah 1 mobil polisi yang berhasil lolos .


Gavin pun langsung memepetkan kendaraan nya disamping mobil polisi itu hingga benar² tidak ada jarak..


Karen Gavin sudh mulai merasa malas Gavin pun langsung memencet tombol di mobilnya,


Dengan seringai puas Akhirnya Gavin pun langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi dan ugal² an saat sudh berhasil buat kelimpungan para polisi tadi ya saat Gavin pencet tombol merah Mobil Gavin pun langsung mengeluarkan benda lancip dan tepat mengarahkan diban Mobil lawan nya, dan membuat Ban mobil polisi nya bocor karena Tancapan Dari benda lancip yang dikeluarkan oleh Gavin.


10 menit akhirnya Gavin pun sampai dilokasi nya dengan, Tatap mangsa Gavin pun langsung turun dari mobil dan melangkah kebangun yng menjadi tempat sekap Vero, hingga didepan nya Gavin pun dihadapng lima Penjaga yang bertubuh besar.


" Karena hari ini suasana hati ku lagi Buruk, aku ladenin kalian dengan tangan kosong. " ucap Gavin dengan aura iblisnya.


sedangkan kelima penjaga tadi hanya senyum remeh.


bughh


bughh


" Sialan mau mati ha!!! " teriak salah satu penjaga


dengan ekspresi Datar nya Gavin pun langsung menendang wajah pria yang berani meneriaki nya dan pria itu langsung oleng kebelakang karena tendang mau Gavin.


dengan penuh emosi Gavin pun langsung menginjak perut pria itu.


" Katakan dimana tempat kalian sekap gadis tadi. " ucap Gavin dengan nada dingin and datar


belum sempat pria itu menjawab Penjaga satu nya langsung berlari kearah Gavin dengan tangan yang menodongkan pisau tepat dibelakang Gavin,


dengan cepat Gavin pun langsung berbalik kearah belakang dengan tangan yang langsung menarik tangan penjaga yang sudah tepat didepan nya , dengan cepat Gavin pun langsung membanting tubuh penjaga itu dengan keras .


brukkkk ...


suara yang begitu ngilu di didepan mereka bagaimana tidak Gavin membanting nya tanpa perasaan , mungkin kan ada bagian badan yang patah karena bantingan keras Gavin.


dan siapa sangka lgi pisau yang di bawa penjaga itu jatuh tepat dijantung pria dibawah nya kungkungan Gavin.


Keempat penjaga tadi pun sudah tidak sadar kan diri karena tindakan Gavin yang melakukan tanpa perasaan, mata elang Gavin pun berhenti di pria yang sadari berdiri dengan tubuh gemetar.


" Katakan dimana kalian menyekapnya. " ucap Gavin dengan aura dingin membuat pria didepanya tambah gemeteran


" Cepat jawab.. " bentak Gavin


" Diatas Tuan, tepat Pintu berwarna biru. " ucap penjaga itu dengan terbata²

__ADS_1


tanpa menjawab Gavin pun langsung berlari ketangga dan Menelusuri area ruangan , tanpa Gavin sadari Pisau lancip itu mendarat tepat ditubuh Gavin membuat darah segera Gavin pun mengalir.


" Dasar Brengsek.. " ucap Gavin yang langsung menojok muka pria itu yang tak lain penjaga yang tadi sempat selamat.


Penjaga itu pun Langsung terjatuh kebelakang, Dengan emosi Gavin pun langsung mencabut pisau nya dri tubuh nya dan langsung menancapkan ke tubuh pria itu tepat dijantung nya.


" Sialan ceroboh.. " gumah Gavin sambil menahan darah nya disamping pinggang nya


dengan langkah gontagantai Gavin pun tetap menelusuri ruang itu, tapi siapa Sangka Ternyata Gavin suada terjebak dilingkaran para Musuh, yang sekitar 10 musuh


sial ternyata aku ditipu oleh pria brengsek batin Gavin sambil menahan rasa sakit nya.


" ohhhhh ternyata ini laki² kesatrian nya. " ucap Sinsi pimpinan musuh


" Banyak Bacot. " ucap Gavin sambil menahan rasa sakit apalagi kepala² yang tiba² pusing .


sialan ternyata pisau tadi sudah di lapis kan obat bius, aku gak boleh pingsan begitu saja. batin Gavin sambil menggigit Bibirnya agar bisa menguatkan kesadaran nya.


" Lebih baik menyerah saja kawan. " ucap pimpinan musuh


" Ha menyerah gak ada kata itu dikamus Gavin. " ucap Sinsi Gavin


" Owhhh sombong sekali.. " Ucap pimpinan itu yang seolah mengejek, karena ada kesempatan Gavin pun langsung menendang wajah Pimpinan itu hingga membuat pria itu terjatuh kebelakang.


" Brengsek,,, kenapa kalian diam ha serang??? " teriak pimpinan itu sambil memegang wajah ngilu Nya karena tendang Gavin.


Gavin pun langsung melawan para Musuh nya itu dengan satu persatu meski rasa sakit nya gak bisa dikerja sama apalagi pusing nya yang tiba-tiba Menjadi berat.


karena kelalaian nya Gavin pun berhasil dilumpuhkan oleh salah satu musuh nya hingga membuat Gavin ambruk.


" Hahha Dasar belaga sombong.. " ucap Pimpinan itu yang langsung mendekat kearah Gavin yang sudah tak berdaya.


" Karena Kau sudah bunuh nyawa orang jadi Aku juga akan membalaskan perbuatan mu,bukan kah nyawa dibalas nyawa , " ucap Pimpinan itu sambil berjongkok dihadapan Gavin


dengan tangan yang sudah memegang pisau lancip belum sempat ingin menancapkan pisau nya suara tembak itu mengema diruang itu.


" Sialan siapa kau.. "teriak Pemimpin itu saat melihat pria didepan nya dengan segerombolan anak buahnya.


" Malaikat Maut mu. " ucap Pria itu yang tak lain Leo dengan anak buahnya.


tanpa basa basi Leo pun langsung menembak peluru nya tepat di lengan pria itu hingga tiba² membuat pria itu tepar karena tembak Leo yang ternyata hanya obat bius, Leo tidak ingin bunuh musuh nya begitu saja saat sudah berani menyakiti sang bossnya.


Leo pun langsung melangkah maju kearah Gavin yang sudah tdk sadarkan diri,


" Bos bangun boss. " ucap Leo sambil menepuk pipi bos nya


" Argghh sial, aku harus gimana nyelamatin Nona atau bos. " Gumah Leo kesal campur pusing karena tak ingin mengecewakan nona dan bosnya Akhirnya Leo pun langsung mengeluarkan sebotol isi air dan langsung dituangkan kewajah Gavin, untung Gavin pun langsung sadar meski harus mendapatkan mercon dari mulut Gavin.


Leo tak ingin mengecewakan kedua sejoli yang baru sah jadi suami istri, kalo tau Si Nona nya tidak diselamatkan oleh Gavin, tentu Gavin sebaliknya dia juga akn menyesal tidak biasa nyelamatin Istri nya begitu lah isi pikiran Leo.


sedangkan Anak buah Leo sudah berhasil melumpuhkan Sepuluh sampah tadi yang sudah berani menghadangkan Bos nya.


ternyata dia hebat juga bisa cari Preman yang cukup licik batin Leo menatap wajah pimpinan yang lembam karena tendang Gavin.


sedangkan Gavin dengan perasaan Marah, emosi Gavin pun langsung menendang Pintu yang berada paling belakang dengan kencang membuat Pintu itu Ambruk.


Tatap Gavin pun langsung menuju kearah wanita yang sudah berani menyentuh istrinya, dengan aura dingin, tatapan memangsanya.


" Sialan mau mati ha!! " teriak wanita itu


Karena sudah diselimuti emosi Gavin pun langsung meninju Wajah wanita itu begitu keras membuat wanita itu tersungkur ke lantai.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2