POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Tarzan


__ADS_3

hemm sudah kuduga, dalang semuanya wanita gila batin Leo dengan wajah Datar nya.


Tanpa Menjawab dari cerita Pria itu yang tak lain Hero, Leo pun langsung pergi begitu saja tanpa mempedulikan panggil, Mohonan dari Hero.


" Ini semua gara² wanita brengsek itu yng tdk memberitahu kalo dibelakang gadis itu ad orang yng terpengaruh bahkan Keluarga ku yang harus menimpa semua ini, gak akan aku biarkan kalian hidup tenang.. " gumah Hero sambil mengepal tangan yang tak bertenaga lagi.


Disisi lain, Di sebuah ruangan yang Yang yang bernuas Putih, terdapat lah seorang pemuda yang saat ini berbaring disebuah Brangks, dengan ditemani oleh pemuda yang ada disamping nya, Pemuda yang saat ini menggunakan Jas putih kebesaran dengan tangan nya yang sadari tadi sibuk bergerak kesana kemari ditubuh Pemuda yang saat ini pingsan. tak berselang lama Pemuda itu pun perlahan membuka matanya karena merasa tubuh nya sedikit nyeri dan sakit, dengan mata tajam nya pemuda itu pun langsung menatap kearah pemuda yang berada disamping nya.


" Udah bangun? " tanya Pemuda itu yng masih sibuk mengobati luka ditubuh pemuda itu.


" Ngapain luh disini. " ucapan Pemuda itu yang tak lain Gavin.


" Lagi goreng. " jwbn pemuda itu yang tak Lain Gaza.


" Sial,, minggir. " ucap Gavin yang ingin turun dari Kasur pasien nya itu.


" Diamlah Bodoh.. " ucap Gaza yang langsung mengencangkan perbannya ditubuh Gavin membuat Gavin pun meringis.


" Mau Mati luh ha!!! " teriak Gavin sambil menatap mangsa Ke sahabat nya.


sedangkan yang ditatap hanya menampilkan gigi putihnya .


" Minggir. " ucap Gavin yang langsung menepis tangan Gaza yang berada ditubuh nya.


" ini sebentar lagi bodoh. " ucap Gaza kesal, bagaimana tidak perban yang baru saja selesai sudah hancur oleh Gavin.


" Mau modus kan luh, gua tau tubuh gua itu bagus jadi luh cari kesempatan megang tubuh gua. " ucap Sinsi Gavin.

__ADS_1


" Jijik gua megang² tubuh loh, kalo bukan suruh ngobatin luh. " ucap Gaza.


" Sekarang luh diem, daripada gua suntik bius tau rasa. " gumah Gaza yang masih sibuk membenarkan perban yang melilit ditubuh Gavin.


" Berani. " ucap Gavin dengan tatapan tajam nya. sedangkan yang di tatap hanya mengedikkan bahunya


" luka luh masih belum bisa kena air. " ucap Gaza yang sudah selesai


" hem. "


" trs jangan lupa sering diganti perbannya. " lanjut Gaza


" hem. "


" Nanti gua bakal kasih salep untuk luka luh yang ada dipinggir tubuh luh. " lanjut Gaza


"Hem.. "


" hem. "


sabar² orang ganteng itu harus sabarr,,, untung dia sahabat luh kalo bukan udah daritadi bakal gua suntik racun tikus biar isdet langsung.. grutu Gaza sambil menampilkan senyum paksanya.


" Berhenti bersenyum bodoh, jijik gua. " sentak Gavin sedang kah orang yang senyum paksa tadi pun langsung melebarkan senyum nya hingga terlihat gigi putih.


" Bangsa* luh. " ucap Gavin yang langsung turun dari kasur pasien nya dan tak lupa Gavin langsung melemparkan bantal nya kemuka Gaza yang sangat menggelikan di mata Gavin.


" Terimakasih sobat atas pujian nya. "jwb Gaza tersenyum selebar jalan tol, sedangkan Gavin yang menatap nya merasa jijik .

__ADS_1


karena kesal Gavin pun mengalah, daripada berurusan dengan sahabat gilanya ini mending nemuin istri nya.


Langkah Gavin pun menuju ke pintu keluar, belum sempat tangannya mengapai hendle pintu nya, pintu itu pun tebuka dan menampilkan Pria Setengah parubayan yang sedang menenteng Paper bag.


" Mau kemana? " Tanya Pak Azeko


" ke hutan." ketus Gavin karena hati masih kesal


" Owh. " jwb Pak Azeko yang langsung menyerahkah paper bag nya.


" Apa? " tanya Gavin


" Nih, Baju. " ucap Pak Azeko


" Baju? " tanya Heran Gavin


" iya Baju Tarzan, katanya mau kehutan" jwb Pak Azeko santai dan langsung pergi dari hadapan putranya, jangan ditanya lagi Muka Gavin saat ini merah menahan rasa marah, kesal, rasanya Gavin ingin memusnahkan kedua manusia dihadapannya ini.


" Apa. " bentak Gavin saat mata tajam ny menuju kearah Gaza yang sedang menahan tawa.


" gk, kalo gitu gua duluan. " ucap Gaza yang langsung melangkah keluar melewati Gavin yang masih berdiri menahan kesalnya. tapi belum sempat Keluar Gaza pun...


" jangan lupa kabari , kalo sudah sampai dihutan dan bertemu saudara mu...uaakkk ai ai uaakkkk ai ai" bisik Gaza yang masih nahan tawanya, sebelum Gavin Murka besar Gaza pun langsung lari dari ruangan itu.


" Brengsek, Mau mati .... " teriak Gavin yang melihat Gaza yang langsung ngancir lari.


sedangkan Gaza langsung tertawa lepas saat berhasil lolos dari Gavin yang sedang menahan emosian nya, sekali² Gaza pun mengejek Sahabat nya uaakkk ai ai sambil meragakan gaya monyet nya .

__ADS_1


karena begitu kesal Gavin hanya bisa melemparkan Papar bag nya yang sadari tadi jadi pelampiasan kekesalan nya, Gavin hanya bisa menahan emosinya, coba kalo bukan karena kondisi saat ini badan yang baru saja dijahit karena luka dari pisau musuh nya dan kepala nya yang masih pusing karena pukul tornado sang mama nya, bakal dipastikan Gaza sudah jadi abu ditangan Gavin.


bersambung..


__ADS_2