
Setelah Pulang dari Rumahnya Mertua nya, Vero pun langsung balik Ke Apartemen yang diantarakan oleh sopir Pribadi Mama mertua nya, meski sudah berusaha menolak tapi Tetap aja Yang Namanya Bu Sonya tidak menerima Penolakan. Karena Mama mertua nya yang begitu keras kepala akhirnya Vero hanya bisa menurutin printah dari Mertua nya.
" Pak, Nanti kita mampir di Alfamart sebentar dulu ya Pak? " ucap Vero
" Baik Nona. "
selang beberapa menit Akhirnya mobil yang ditumpangi Vero pun berhenti tepat di Depan Alfamart.
" Bapak tunggu disini aja pak, saya cuma sebentar. " ucap Vero saat melihat Sopir nya ingin beranjak keluar
" Ya Nona. "
setelah keluar dari mobil nya, Vero pun langsung melangkah kedepan dan Masuk ke dalam Alfamart itu.
Vero pun mengelilingin Tempat itu, dan mencari apa yang dia cari, tapi saat Vero ingin mengambil Barang tersebut Mata Vero pun berhenti tepat di Pertengkaran wanita yang duduk dilantai dan Seorang wanita parubayah yang sedang marah². dengan Langkah Cepat Vero pun langsung menghampiri dimana wanita yang terus menerus di marahin oleh Parubayan itu.
" Yura. " panggil Vero saat melihat penampilan Yura yang begitu mengenaskan bagaimana tidak Rambut yang berantakan dan baju yang kotor karena telor yang dilemparkan tepat ditubuh Yura.
" Vero. " gumah Yura dengan wajah kejutanya
" Permisi Buk Ini ada Apa ya? " tanya Vero
" Kamu siapa? " tanya ketus wanita Parubayan
" Saya temannya Buk. " jwb Vero
" oh kamu temannya, jangan bilang kamu sama seperti wanita ****** ini. " ucap Wanita Parubayan
" Hem maksud Ibu apa ya? " tanya heran Vero.
__ADS_1
" Jangan di dengerin, sekarang loh pergi aja Ver. " ucap Yura yang mendorong kaki Vero
" gak, gue gak akan biarin loh disini. " ucap Vero
" berdiri lah. " ucap Vero yang langsung memapah Tubuh Yura
" Ver, gue mohon pergi . " ucap Yura
" Loh kenapa? " tanya Heran Vero.
" gue mohon loh pergi.. " bentak Yura
" dasar ****** sialan.. " teriak Wanita Parubayan itu
" Gini ya Buk sebelum nya kita bicarakan baik² dulu, dan apa permasalahan nya? " ucap Vero sopan
" Minggir , akan aku berikan ****** ini pelajaran yang berani sudah ngerebut suami orang? " teriak Wanita Parubayan yang langsung menarik tubuh Vero
" Apa gak bisa kita bicara baik² dulu buk? kalo ibu gini sama aja ibu main hakim sendiri? " bentak Vero yang langsung menghempaskan tangan wanita Parubayan itu
" kamu.. " teriak Wanita Parubayan
" sayang udh ini kita maafin aja. " bujuk suami wanita Parubayan itu
" diamlah? " bentak Wanita Parubayan
" Asalkan mbak tau ya teman mbak itu pelakor yang sudah ngerebut suami saya dan terus Meminta uang ke suami saya, emang dia pikir suami saya bank ha! " teriak Wanita Parubayan itu
" dan asalkan mbak tau juga, semenjak suami saya bersama dengan pelakor ini suami saya sudah tidak memberikan uang ke keluarga saya. " bentak nya
__ADS_1
" Ver. " panggil Yura dengan tubuh bergetar
" Ini gak benar, saya bukan pelakor dan saya gak pernah ngerebut suami orang. " teriak Yura
" mau mengelak ha! " teriak wanita itu yang langsung melayangkan tamparan
plakk.
satu tamparan yang mengenai pipi halus Vero ya saat Tangan Wanita Parubayan ingin menampar Yura, Vero dengan sigap mendorong tubuh Yura kebelakang nya.
" Vero.. " ucap Yura
" Kamuu.. "
" Gini Buk, kita akan menyelesaikan masalah ini tapi sebelum nya saya akan membawa teman saya dulu . " ucap Vero datar
" Dan ini kartu nama saya, kita akan akan bertemu di kafe *** . " ucap Vero yang langsung pergi dengan tangan yang langsung menarik tangan Yura yang sudah bergetar
" Masuklah. " ucap Vero yang langsung mendorong tubuh Yura
" gak , gue akan langsung pulang. " ucap Yura yang langsung menghempaskan tangan Vero
" gue bilang masuk ya masuk. " ucap Vero datar and dingin
mendengarkan suara dingin Vero, Yura mau tak mau masuk kedalam mobil mewah itu.
" jalan pak. " ucap Vero yang sudah duduk disebelah Yura
bersambung..
__ADS_1