POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Kecemburuan Gavin


__ADS_3

Setelah berhasil mengabari Sahabat nya akhirnya Mixso pun bernafas lega karena sang Bossnya sudah mengetahui rencana licik dari Geng Black Cobra.


" Kamu... " ucap Mixso yang menatap Tere yang masih disamping nya


" Iya tuan.. " jwb Tere gagap


" Mau sampai kapan kamu akan melepaskan tangan mu. " ucap datar Mixso hingga membuat Tere pun langsung melepaskan begitu saja dan membuat Mixso meringis kesakitan.


" Kamu mau mati. " bentak Mixso saat merasa kan nyeri


" itu salah tuan yang menyuruh saya melepaskan kan. " ucap Tere yang tak kalah tinggi dengan suara nya.


tapi belum sempat Mixso melanjutkan bicara nya, Mixso merasa ada yang aneh diluar hingga terdengarlah gedoran dari pintu itu .


" Sial kita ketahuan. " ucap Mixso yng sudah pasti siapa yang megedor² pintu itu kalo Bukan Geng Semix.


" Diamlah kalian kalo tidak ingin mati bersama. " peringatan Mixso yang melirik Tere yang sadari mengerutukin nya.


" Dasar pengecut berani bersembunyi. " teriak Pria yang berada diluar


" Kamu pikir bisa lolos dari genggaman kita. " teriak nya lagi


" Sebaiknya kita dobrak aja. " ucap salah satu teman nya.


" mungkin kita tidak selamat. " ucap Mixso


" Baiklah. " jwb temannya tapi belum sempat mendobrak nya semua pria itu langsung ambruk begitu saja saat ada yang menembaknya.


" Arggggghh. " teriak Tere sekencang mungkin saat mendengar tembakan²


tidak luput dari Vero yang juga berteriak karena terkejut suara teriakan Tere, bukan karena suara Tembakan.

__ADS_1


dengan kesal akhirny Mixso menarik tangan Tere hingga terjatuh dalam pelukan nya, Karena Reflks Tere Pun langsung menarik Tangan Vero hingga jatuh bersama di pelukan Mixso.


" Wohh . " ucap Neni saat melihat Mixso yang sedang dipeluk kedua wanita, hingga saat mata Neni pun langsung ditutupin oleh tangan Mbok Jum karena tidak mau mencemari Mata polosnya Putri nya.


Brakkk.


seketika pintu langsung terbuka saat ada yang mendobrak, dengan tatapan tajam Aura yang dingin membuat orang disana merasa merinding.


" Sudah Puas? " tanya Gavin dingin saat melihat Sang pujaan hatinya dipeluk oleh pria lain


" ha. " akhirnya kedua wanita itu langsung berdiri


" Aku pikir kamu udah Mati. " ucap Gavin datar saat membawa Vero kedalam pelukanannya.


" Vin. " ucap Lirih Vero saat merasakan sesak saat dipeluk erat oleh Kekasih kontrak nya.


" Apa? " jwb Datar


" Lepas Dulu. " ucap Vero memberontak


" Kamu ingin buat aku mati ha! dengan pelukan yang seerat ini" kesal Vero ,tapi seketika Gavin pun langsung Melonggarkan pelukan nya tanpa menjawab . dan semua orang yang melihat nya hanya melongo karena sang Bossnya bisa sedekat ini dengan wanita.


" Apa kalian akan Tidur disini?" ucap Gavin yang menyadarkan orang yang sempat Melongo saat melihat adegan sang Bossnya


" Kalo tidak kenapa kalian masih berdiam di sini? " ucap Gavin


" Leo kasih uang Ganti rugi Warung ini, dan Mixso kamu nanti akan diantar oleh Bisma. " ucap Gavin yang langsung pergi meninggalkan tempat itu , dengan tangan yang masih setia memeluk tubuh Vero


" Apa² an sih Vin. " ucap Kesal Vero saat ditarik tangannya


" Apa? " tanya Datar Gavin

__ADS_1


" Kamu ngapain narik² aku ha! " kesal Vero yang masih ingin melepaskan cengkraman Gavin, tapi tidak ditanggapin oleh Gavin


" Aku mau pulang , lepasin. " ucap Kesal Vero


" Vin lepasin gak. " ucap Vero yang sudah mulai berapi²


" Masuk. " ucap Dingin Gavin yang langsung mendorong pelan tubuh Vero


" Gak. " ketus Vero


" Minggir, aku ingin pulang sama Temen ku. " ucap Vero yang masih berusaha lepas dari kengkaman Gavin


" Masuk. " ucap Dingin ++ Gavin dan itu membuat Vero menelan ludahnya kasar


" Tapi. " ucap Vero gantung


" Nanti teman mu biar diantara oleh Leo, jadi sekarang masuk. " ucap Gavin yang langsung menutup pintu mobil nya.


" Dasar pemaksa. " dengus Kesal Vero.


***


" Nona biar saya antar? " ucap Leo sopan tapi dengan muka datar


" tidak perlu. " ucap Cuek Tere


" Nona tapi ini printah Boss. " ucap Leo


" Itu printah Boss luh jadi gak ada sangkut sama gua. " ketus Tere yang langsung membuka mobilnya


" Bilang aja Mau numpang , gitu aja alasan disuruh bossnya. " ejek Tere saat ingin membuka pintu mobilnya.

__ADS_1


sedangkan Arleo menahan sesabar mungkin atas ejekan gadis ini, kalo bukan wanita udah pasti dia babak belur ditanganya.


Saat Mobil Tere sudah melaju, Arleo hanya menghembuskan nafasnya kasar bagaimana tidak dia hanya seorang diri Mbok jum dan Putri nya udah kembali setelah mendapatkan uang ruginya, dan Mixso sudah diantara ke Markas dan dia hanya huu diam mematung di tempat nya, tapi karena kesabarannya ,Arleo melihat salah satu anak buahnya yang sedang ingin mengendarai montor dengan langkah cepat Arleo mengambil ahli Montor nya setelah memberikan uang kepada anak buahnya untuk naik taksi, gak pakai lama Arleo pun langsung mengendarai Montor nya secepat kilat karena takut dia akan ketinggalan jejak Teman Kekasih bossnya.


__ADS_2