
Brakkk...
seketika pintu ruangan tersebut dibuka kasar oleh sepasang parubayan jangan lupakan wajah khawatir nya.
" Gavin.. " panggil Wanita parubayan yang sudah menghampiri putranya
tapi belum sempat Gavin ingin Bicara, suara mercon dari sang Mamanya pun langsung membuat Mingkem Gavin seribu kata yang tadi Bicara dengan kasar sekarang Malah diam.
" Gavin apa yang terjadi sama calon mantu Mama ha? terus kok Vero bisa kaya gini? siapa yang buat jadi gini? dan kamu juga kenapa gak bisa jagain Vero? padahal kamu itu suami nya, harusnya kamu bisa jaga ini menantu mama yang cantik ini!, kalo kamu memang gak bisa biar Mama suruh Borydugad Punya mama jagain Menantu Mama,,? " Cerocos Bu Sonya yang sudah disamping Vero
" Gavin jawab ?? apakah kamu gak dengar yang di dibilang mama ha? " ucap Kesal Bu Sonya.
" Mah tenang aja Gavin sudah urus semua ny tentang penculikan nya. " jwb Gavin
" Penculikan gimana bisa terjadi ha! dan siapa yang berani culik menantu mama dan dibuat kaya gini biar Mamah kasih pelajaran setimpal. " ucap Bu Sonya dengan aura pembunuh.
" Mah, lebih baik tenangin dulu.. " ucap Pak Azeko menenangkan istri nya yang sudah mulai Di puncuk Kemarahan.
" Tenang² gimana mau tenang ha liat Sekarang kondisi Menantu mama ini? mama gak akan biarin orang yang sudah menyakiti Menantu Mama, Mama akan buat dia juga merasakan yang dirasakan menantu Mama, atau lebih. " ucap Bu Sonya dengan aura pembunuh nya.
" Kalo bisa Mama bakal cincang² tubuh nya dan juga Mama akan menyiksa nya dulu, akan mama jual organ nya setelah itu badannya biar mama kasih peliharaan Buaya Mama . " ucap Bu Sonya dengan Tatapan yang sulit diartikan.
glekk
seketika Pak Azeko pun terdiam saat melihat Sifat iblis nya tidak hanya Pak Azeko Dokter dan Vero pun sama, rasa nya sudah dicucurin Keringat dingin.
" Mah masalah itu biar Gavin yang ngurus. " ucap Pak Azeko
sringgg
Tatapan tajam Bu Sonya pun langsung menusuk ketubuh Pak Azeko membuat Pak Azeko diam Seketika.
" Mah.. " panggil Vero dengan suara terbata²
" Iya sayang ada apa? kamu laper biar Mama ambilin. " ucap Bu Sonya yang langsung menampilkan wajah lembut nya
" Gak mah, Cuma Vero itu mau di priksa dulu tapi... " ucap Gantung Vero
" tapi apa sayang bilang sama Mama atau dokter nya kurang tampan kalo iya biar Mama cariin yang lain. " ucap Bu Sonya
" Ah Gak Mah, cuma Gavin menolak keras kalo aku dipegang sama dokternya,apalagi liat kondisi Gavin sekarang" ucap Pelan Vero yang juga merasa kasihan melihat kondisi Gavin saat ini yang punggung nya sudah di selimutin darah keringnya.
__ADS_1
" Ah Memang Anak Itu ya kalo gak bikin rusuh memang kurang kerjaan, kalo masalah itu biar Mama tanganin. " ucap Bu Sonya yang langsung membentuk jarinya tanda Oke.
sedangkan yang lain hanya menantap heran kepada 2 wanita didepan nya yang berbicara bisik².
" Mamah ngomong apa? " tanya Ketus Gavin
" Gak.. " jwb Santai Bu Sonya.
" Oh iya Vin coba apakah kamu sudah tau Siapa Dalangnya. " tanya Bu Sonya yang menghampiri Putra nya
" belum . " jwb singkat Gavin
" Hemm, kalo gitu sebaiknya kamu istirahat dulu. " ucap Bu Sonya yang sudah dibelakang Gavin sedangkan Gavin hanya mengerutkan alisnya, belum sempat Gavin ingin jawab Bu Sonya pun langsung memukul tengkukan ( kepala bagian belakang) Gavin cukup keras yang langsung membuat pingsan Gavin.
sedangkan yang lain menatap Bu Sonya dengan heran bagaimana mungkin ibu nya melakukan itu kepada putra?? sungguh² tidak bisa dibayangkan
" Pah Pindahkan Gavin ke sofa. " ucap Santai Bu Sonya
" ... "
" Pah.. " suara keras Bu Sonya
" Dan kamu kenapa bengong, Priksa menantu saya. " ucap Bu Sonya melirik sang dokternya yang langsung membuat kegelapan.
" baik Nyonya. " jwb Dokter nya yang langsung memeriksa Vero.
" bagaimana ? "tanya Bu Sonya datar
" dari pemeriksaan nya, Nona Vero masih beberapa hari ini belum cukup bisa berjalan karena kondisi kaki dan perut nya cukup parah. " jelas Dokter nya
" Maksudnya, Vero masih belum kuat untuk berjalan sendiri karena kondisi nya cukup Parah? " tanya Bu Sonya
" Iya nyonya, " jwb dokter nya nunduk karena saat mendapatkan tatapan tajam Pak Azeko
" berapa lama? " tanya Bu Sonya
" Mungkin 14 hari atau 2 minggu. " jelasnya
" Cukup lama. " jwb Bu Sonya dengan tangan mengepal.
" Terus bagaimana kalo, saya ingin keluar? " tanya Vero
__ADS_1
" Nona bisa menggunakan kursi roda dulu, nanti biar suster saya yang akan membawakan kursi roda nya. " jelasnya
" hem , kalo gitu kau bisa keluar, dan jangan lupa priksa putra saya. " ucap Bu Sonya kedokter nya.
" Baik Nyonya. " jwb
" Pah. " panggil Bu Sonya
" Iya Mah. " jwb langsung Pak Azeko
" urus semua nya. " jwb Bu Sonya tanpa menoleh kearah suaminya.
" Siap komandan? " jwb Pak Azeko yang langsung paham.
" Jangan lupa suruh Leo bawa baju Gavin. " ucap Bu Sonya
" iya Mah. " jwb Pak Azeko yang langsung melangkah keluar yang diikuti dokter dan Para suster.
" Jaga Mata Anda kalo masih ingin berkerja. " ancam Pak Azeko dengan tatapan tajam nya yang langsung membuat kikuk dokter nya.
" Dan masalah hari ini, kalian bisa tutup mulut kalian kalo ada yang berani membocorkan tanggung akibatnya. " ucap Pak Azeko datar
" Baik Tuan Wilson.. " jwb Ketiga nya gagap.
" Pergilah, dan jangan lupa suruh dokter Gaza priksa putra saya. " Ucap Pak Azeko
( Gaza itu meski dokter pribadi Gavin tapi dia cukup terpopuler di seluruh rumah sakit milik keluarga Wilson jadi kalo ada² apa tentang Gavin Gaza akan selalu menangani. )
" Baik Tuan. " jwbnya
saat selesai mengirim kan pesan ke Asisten pribadi nya Gavin, Pak Azeko pun langsung masuk kedalam ruangan nya lagi untuk nemuin istri tercinta dan menantu.
" Huftt akhirnya bisa nafas juga. " ucap salah satu suster nya
" yup, aku aja tadi sampai Nahan nafas, bener² ya Keluarga Besar Wilson memang seperti rumor yang beredaran dengan ke sadisannya." ucap suster satunya
" Udah² malah gosip, sekarang kembali kerja. " ucap Dokter nya yang langsung pergi dari hadapan Kedua suster nya.
karena sudah mendapatkan printah dari dokter nya mereka pun langsung melanjutkan perkerjaan mereka yang sempat tertunda.
bersambung...
__ADS_1