
Jam berlalu dengan cepat siswa Siswi pun mulai berangsur-angsur pergi karena waktu pulang, Tidak Luput dari gadis cantik yang sedang berjalan seperti biasa dia lebih memilih jalan kaki daripada naik bus meski rumah nya Jauh itu tidak membuat Ielah Vero tapi seketika Vero dikagetkan kumpulan Preman yang sedang menghadang didepan Vero saat ini, meski sudah diselimuti Takut tapi Vero tetap mempertahankan Gaya Cool nya.
" Bos ini kayaknya gadis difoto tadi. " ucap Satu Anak buahnya
" hem yaudah kalo gitu tangkap langsung biar bos yang nanganinya." ucap Sang Boss
" Siap Bos. " jwb para Anak buah nya
sedangkan Vero jangan ditanya lagi mukanya sudah pucat pasih.
*sial ternyata gua sudah ditargetkan batin Vero saat sadar dari kelagatatan para preman
mending gua langsung lari aja daripada ketangkep. lanjut Vero*
" Dasar Brengsek lepasin Tangan loh. " bentak Vero saat tangan nya dicekal oleh para preman
" Lebih baik mbak nurut aja kalo gak mau kenapa²." ujar Anak buahnya
" Enak aja Nurut, loh pikir loh siapa ha! " Teriak Vero
" Udah seret aja kalo gak mau diajak baik²." teriak Kesal Bossnya.
" Siap Bos. " jwb Anak buah tapi belum sempat Vero dicekal lagi Vero lebih dulu menendang alat Vital salah satu anak buahnya membuat anknya buahnya mengerang kesakitan, sedangkan yang lain hanya melongo saat temannya ditendang alat vitalnya membuat yang lain merasa linu, karena ada kesempatan Vero pun langsung berlari sekenceng mungkin.
__ADS_1
" Dasar Bodoh semua knpa kalian gak nangkap. " teriak Bos nya meluapkan emosinya karena mendapatkan teriakan akhirnya Sang anak buah pun langsung berlari mengejar Vero yang sudah mulai menjauh.
" Sial Kenapa sepi banget, gua gak boleh ketangkep kalo ketangkep bisa gawat. " gumah Vero dengan nafas ngos²an
" Aku telpon Tere" gumah Vero yang ingin memencet tombol tapi belum sempat Ponsel Vero pun mati begitu saja.
" Kenapa harus bertepatan gini sih. " sungut kesal Vero yang melihat hpnya tiba² mati karena lobet.
tapi belum sempat ingin lari lagi ada sebuah tangan kekar yang langsung membekap hidung Vero membuat Vero tak sadarkan diri, tanpa pakai lama Vero pun langsung diseret kedalam mobil berwarna hitam.
Dilain Tempat Gavin yang saat ini sedang fokus menyetir mobilnya untuk menjemput Sang pujaan hatinya karena memang ini sudah jam pulang sekolah meski Gavin terlambat setengah jam an, akhirnya mobil yang ditumpangi Gavin pun berhenti tepat digerbang sekolah tapi Nass Harapan Gavin hancur yang berharap bisa men jemput nya tapi malah gerbang sekolah nya sudah tertutup rapat,
" sial Telat. " kesal Gavin sambil memukul setir mobilnya.
karena kesal Akhirnya Gavin pun langsung menelpon Sang Asisten nya.
" Ada Apa bos. " tanya Leo yang masih sibuk dengan perkerjaan nya
" cari tau dimana keberadaan Vero sekarang 10 menit harus sudah ada kabar. " ucap Gavin dengan kesal nya langsung mematikan ponsel dan langsung melanjutkan jalan nya hingga menusuri jalan yang sepi siapa tau Vero lewat sana begitu lah pikiran Gavin.
Mobil hitam pun berhenti dibangunan yang sudah lama tidak terpakai bisa diliat Tempat yang kumuh, kotor dan gelap apalagi posisinya di area hutan membuat suasana tambah mencekam, kini Vero yang masih belum sadarkan diri sudah di dudukan dibangku dengan tangan kaki yang sudah di ikat kencang.
tuk, tuk, tuk
__ADS_1
bunyi suara sepatu
" Dimana ****** itu. " ucap Gadis yang baru saja datang
" Didalam bos " jwb anak buahnya
tanpa pakai lama Wanita itu pun langsung memasuki ruangan yang ditempatin Vero.
brakkk
pintu terbuka keras tapi itu tidak membangun Vero.
" Hey sialan tidak bangun juga. " ucap Sinsi wanita itu
" Bawakan Air, " teriaknya yang langsung membuat salah satu anak buahnya berlari untuk mengambil yang dibutuhkan Bosnya.
byurrrr
Air yang berada di ember pun langsung di siram kan diwajah Vero , membuat Vero sadar dan ke gelagapan . hanya dengan setengah sadar Vero pun langsung dikagetkan oleh ember yang berisi air tadi dilemparkan ke wajah Vero membuat kejut Vero.
" Kita ketemu lagi ******. " ucap wanita itu
bersambung..
__ADS_1
jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya, Aye Vote, like, dan komentar kritikan nya ya . oke kalo gitu sampai jumpa papayy 😀😀