
Ditempat yang remang² Vero yang masih mengumpulkan Nyawanya karena lemparan Ember tadi,,,
" Eguhh. " lenguhan Vero saat ember itu terkena wajah cantik Vero
" Bangun juga Loh. " ucap wanita itu sinsi
" Kamuu... " Ucap Vero dengan mata melotot ketika tau siapa yang menculik nya.
" Iya, Nona saya. " ucap Wanita itu sambil menghampiri
" Mau apa kamu Nea?, dan apa ini ulah mu ha!!! " teriak Vero saat melihat wajah Wanita itu yang tak lain mantan pembantunya.
" Mau aku? " tanya Nea sok² an mikir
" Aku mau kamu merasakan Nikmatnya dunia.. " lanjut Nea sambil mencengkram dagu Vero
" Maksud Kamu... " tanya Vero
" Maksud Aku, Aku akan menjual kamu di Pasar pelelangan.. " jwb Sinsi Nea
" Tapi sebelum itu,, aku akan bermain dulu sama jalang... " ucap Nea
" Heyy mau bermain ckkk " jwb Vero dengan wajah ejek nya
" Kenapa ha!! mengejek sekali.. " bentak Nea menampar pipi Vero.
plakkk...
satu tamparan mendarat tepat dipipi kanan membuat bibir vero sedikit berdarah seketika mendapatkan tamparan yang sangat keras.
" Asalkan loh tau,,, gua benci sama loh jalanggg... " teriak Nea sambil menjambak Rambut panjang Vero membuat Vero meringis kesakitan tapi Dia tahankan rasa sakitnya.
" gara² loh cowok gua yang selama ini gua cinta gua sayang ninggalin gua hanya demi lohhh.. " teriak Nea yang sudah tidak bisa mengontrolkan emosinya.
" Loh Tau gak setelah yang loh lakuin saat itu cowok gua batalin pernikahan kita tepat di hari pernikahan nya,,,, keluarga gua menanggung rasa malu karena gua gak jadi nikah banyak yang bilang gua prempuan sial.. " bentak Nea yang mengeluarkan uneg² nya.
" Gua benci sama lohhh. " teriak Nea sambil menampar pipi kanan Vero yang mengakibatkan darah yang sudah mulai mengering menjadi mengalir lagi.
plakkk.
" Ini tidak seperti loh menanggung rasa malu, dan rasa dihianati. "ucap Nea dengan mata berkaca²
" Cukup Nea, asalkan loh tau ya gua selama ini gak pernah deket sama cowok loh, apalagi ngerusak hubungan loh kenal juga gak.. " ucap Vero dengan muka lembam nya.
__ADS_1
" Heyy ,, Memang gak mau ngaku, apa perlu bukti. " ucap Nea
" liat baik² ini siapa lagi kalo bukan loh ha!!! " teriak Nea melemparkan sebuah foto yang sudah tercetak.
Deg
foto ini batin Vero cukup terkejut..
" Mau ngelak lagi ha! udah terbukti.. " ucap Nea dengan tatapan kebencian.
" Loh bahkan menjual harga diri loh ke cowok gua,, hanya untuk mendapatkan nya. " ucap Nea
" Cukup Nea,, gua gak serendah yang loh pikiran,, dan masalah foto itu loh salah paham.. " ucap Vero
" Salah paham he! udah tau ini buktinya masih saja mengelak dasar jalangg ,,, apa ini juga kerjaan loh ngelayani semua para pria ha! " ucap Nea sinsi dan mengejek..
" Dengerin gua baik² Nea, mau percaya atau tidak seterah gua sama cowok loh gak pernah ada hubungan apa², itu aja baru pertama kali ketemu saat dia mabuk ditengah jalan.. " ucap Vero.
On Flashback
Di siang yang begitu panas Vero baru saja pulang dari rumah Tere karena ada PR dari sekolah. Vero yang sering pulang jalan kaki ditempat yang sepi sunyi tidak ada kendaraan yang lewat, itu membuat Rasa nyaman Vero untuk berjalan kaki di jalan yang difavoritkan.
dengan Mulut mungil yang sadari bersenandung ria dengan mata yang menoleh ke kanan kekiri hingga membuat mata Vero berhenti tepat di mana seorang laki yang baru saja diturunkan dari mobil mewah dengan keadaan kacau , Dengan seorang perempuan yang memapah tubuh pria itu untuk keluar dari mobilnya, hingga digeltekan begitu saja di tengah jalan,
Vero pun juga sedikit terkejut saat melihat penampilan Wanita itu mungkin baru saja ahem² , didalam mobil gak tau juga ya yang tau hanya mereka keliatan sekali tanda merah yang berceceran dileher wanita itu apalagi baju yang sedikit diturunkan memperlihatkan Dua buah bukti nya. entah apa yang dibisikin oleh wanita itu yang memakai masker untuk mentutupin setengah wajahnya, setelah itu wanita tadi pun kembali menaikin mobilnya dan langsung meninggalkan laki itu begitu saja, saat tau mobilnya ingin pergi Vero pun langsung membalikkan badan nya agar tidak diketahui.
saat melihat mobilnya sudah mulai menjauh, Vero pun langsung menghampiri laki yang tergeletak dijalan dengan penampilan yang sudah kacau bau Akohol dan Tanda merah diseluruh badan,
" gila mata suci ku ternodai. " ucap Vero saat melihat tubuh pria itu yang bertebaran tanda ****** karena posisi bajunya gak dikancing kan.
" Maaf ya mas e, bukan nya lancang tapi takut Nanti mata suci ku ternodai lagi, huu kalo badan mas siapeck gak masalah bakal Vero liatin lah ini buncit weh gimana mau ngeliat, maaf yo mas e Vero jujur. " ucap Vero yng langsung Mengancingkan kemeja ya.
" huft, selesai terus ini gimana ya bawanya. " gumah Vero yang langsung berdiri.
" Jalan nya juga sepi gak ada kendaraan sama sekali mau pesen ojek pasti butuh 2 montor kalo mesen taksi mahal duhh melarat banget.. " ucap Vero yang masih mengotak- ngatik ponselnya.
" Sayang Teruskan.. " ucap Pria itu entah apa yang di impikan membuat Vero merinding.
" Astaga Mengelikan sekali. " ucap Vero yang menatap geli bercampur jijik
" apa Suruh jemput Tere aja ya, tapi dia lagi tidur kalo jam segini. " gumah Vero yang sudah tau kebiasaan sahabatnya
" Gua tinggal gpp ya, tapi nanti gua keliatan jahat banget donk ninggalin orang gitu aja. " ucap Vero
__ADS_1
" Udahlah mesen Taksi, daripada disini nunggu kambing bertelur juga gak ada kendaraan lewat apalagi mendengar ucap pria itu yang menggelikan. " ucap Vero yang langsung memesan taksi online.
15 menit kemudian Taksi yang dipesan Vero pun datang,
Dengan susah payah Vero mengangkat tubuh besar itu kedalam mobil sehingga dibantu oleh sopirnya.
" Mau kemana mb? " tanya sopir nya saat sudah melanjutkan lajuany
" emm saya gak tau pak. " jwb Vero yang saat ini duduk disebalah sopir nya, kenapa gak mau duduk di samping pria nya jawabannya Vero geli dan jijik karena sadari tadi pria itu mengoceh gak jelas.
" Masa mba gak tau alamat pacarnya sih mb. " ucap Sopir itu
" eh pak jangan asal jiplak donk pak sya bukan pacar nya kenal aja gak. " ucap Vero
" Lah kalo gak kenal terus.. " ucap Gantung sopir nya
" Jangan mikir aneh² deh pak, saya cuma bantuin karena tadi dia diturunin sama kekasih mungkin ,ditengah jalan. " jelas Vero
" udah pak jangan banyak tanya, cari hotel yang deket aja. " ucap Vero saat tau sopir nya ingin ngomong
" Jangan pikir yang aneh² pak saya niat nya baik mau nganterin dihotel daripada di buang dijalan. " ucap Vero
Karena sudah dapet tujuan nya akhirnya Mobil yang ditumpangi Vero pun berhenti tepat dihotel yang cukup mewah, dengan berat hati Vero pun langsung menjujung tubuh pria itu bersama sopir nya.
saat selesai mendapatkan Kamarnya akhirnya Vero pun langsung melangkah ke kamarnya sendiri karena sang sopir ijin dulu ke toilet, ada² aja sopir nya
karena terpaksa ya sudah Vero langsung membawa tubuh pria itu sendiri dikamar yang sudah dipesan sedangkan para pelayan dihotel tidak membantu nya, kalo membantu harus membayar lagi , pikir Vero pun gak usah juga karena dia hari ini sudah mengeluarkan banyak uang , bukan nya pelit tapi itu duit juga buat kebutuhan Vero untuk beli buku.
sampai lah di kamar Vero pun langsung menghempaskan tubuh pria itu ke kasurnya karena sudah melihat kondisi yang sudah baik akhirnya Vero pun keluar dari kamar itu, Vero keluar begitu saja tanpa harus menggantikan pakaian pria itu yang berbau Akohol karena gak mau dikira yang aneh², lebih baik Vero langsung keluar dan pulang yang penting kondisi pria itu sudah lebih aman untuk tidur dikamar yng sudah dipesan nya.
tapi tanpa disadari ternyata ada yang menatap Vero dengan tatapan licik nya saat sudah berhasil mendapatkan Foto Vero membopong pria tadi masuk kamar.
" Kita liat , gimana nasib mu besok. " gumah Wanita itu
" Sayang ayo, aku udah pesen kamar yang kamu mau. " teriak Pria yang sudah tua itu.
" Iya sayang ayo.. " ajak Wanita tadi.
dan Setelah menepatkan Pria tadi akhirnya Vero pun langsung masuk kedalam mobil untuk menuju kerumah dengan tubuh yang sangat lelah akhirnya Vero memejamkan matanya.
nihil gak terjadi apa²
Off Flashback
__ADS_1