
Setelah Keluar dari Kamar Hotel, Sadari tadi Gavin Terus menyumpahi serapan Istrinya yang tak ingin ikut pertemuan Rekan Bisnis nya . Jujur Gavin lebih milih bersama istrinya dibanding bertemu dengan Rekan bisnis nya Kalo buka Pembahasa Proyek dibali ogah banget Gavin ribet² hadir.
Sampailah Disebuah Restoran Mewah ,Gavin Pun langsung melangkah masuk tanpa mempedulikan tatapan liar orang lain ,dengan Gaya Cool nya Gavin terus berjalan dan Berhenti ditempat VIP.untung saja pertemuanya masih didalam Hotel yang ditempatin jadi gak terlalu ribet apalagi mengingat tidak dengan Asisten nya.
" Selamat Datang Tuan Muda Wilson .." ucap Pria Parubayan dengan wanita cantik yang berada dibelakangnya
" hm."
" Mari duduk Tuan ,Saya akan pesankan makan Malam." ucap nya
" Tidak Perlu ,sekarang kita langsung bahas Proyek saat ini ' ucap datar Gavin
" Ah iya ,tapi sebelumnya kenalin ini putri saya Thalita Wijaya " Cangguh Tn.Wijaya yng memperkenalkan wanita disampingnya
" Hm Hallo Tuan Muda ,Kenalin Saya Thalita." ucap Thalita mengulurkan tangan untuk bersaliman.
" hm,Gavin." jwb Gavin datar tanpa membalas salamanya dan itu langsung membuat Malu Thalita yang baru pertama kali ditolak
Menarik meski datar dingin tapi gue suka banget Tipe gue , tunggu saat nya loh jadi milik gue ..batin Thalita dengan seringai licik
Hampir 1 Jam membahas Tentang Proyek yang di Bali Dan disitu juga Gavin Merasa Risih yang sadari ditatap Naf*u oleh Wanita disamping Tn.Wijaya siapalagi kalo bukan Putrinya Thalita.
" Kalo tidak ada urusan lagi saya Ingin balik dulu .." ucap Gavin Yang hendak Berdiri tapi langsung dicekal oleh Tn Wijaya
" gak usah buru-buru Tuan Wilson ,bagaiman kita ngobrol-ngobrol santai dulu." ucap Tn.Wijaya
" Saya masih ada urusan.' jwb Datar
" Haha saya tau Tuan Wilson ,cuma Sebentar hanya sekedar Ngobrol santai ." cegah nya lagi
" Ck Baiklah ." pasrah Gavin yang langsung duduk kembali.
" Kalo boleh tau ,Tuan Wilson sendirian kok gak tidak dengan Asistennya?" tanya Tn.Wijaya
" Yang ada liat Saya sendirian , Dan Asisten saya sedang sibuk ngurus perusahaan." ucapnya
" ini Tuan Minum nya." ucap Thalita sambil memberikan minuman
ck trik menjijikan batin Gavin yang sudah tau isi dari minuman itu yang ada obat perangsang tanpa mempedulikan Thalita Gavin malah meminum Gelas Sebelahnya dan itu membuat kesal Thalita.
__ADS_1
" Saya Kesini untuk Berliburan Dengan istri saya' ucap Gavin
uhuk uhukk
" Maksudnya Tuan ,udh punya istri ?" tanya Terkejut Thalita
" hem."
" Lalu dimana istri anda,kenapa tidak diajak ?" tanya Thalita
" Dan sejak kapan Tuan Menikah,dan kenapa tidak ada berita tentang pernikahan anda,oh saya tau apa anda menyembunyikan pernikahani dipublik karena istri anda hem orang kalangan bawah ?" tanya lagi
" Kalo iya kenapa kalo saya Menyembunyikan pernikahan saya , itu bukan nya urusan anda jadi saya harap jangan sok tau tentang urusan saya." ujar Gavin Dingin
" ekhmm ,Maafin Putri saya Tuan emang gitu kalo ngomong gak ada saringanya jadi sekali lagi maaf.." ujar Tn. Wijaya
hey ternyata udah punya istri ,gak bisa dibiarin ini gak ada yang bisa rebut miliku termasuk istrinya batin Thalita
" Saya permisih Kebelakang ." ucap Gavin yang langsung berdiri dari duduknya
" emm saya antarkan Tuan." tawar Thalita
" tidak perlu." ucap Gavin yang langsung pergi begitu saja.
" Hay Tuan Muda Wilson." panggil Thalita yang bersenderan dengan Tembok
" haha Dingin banget sih tapi aku suka." ucap Thalita dengan nada menggoda
" Ganteng sih tapi sayang udah punya bini.." ujar Thalita memegang pipi Gavin
" Singkirkan tangan mu." ucap Dingin Gavin
" Kalo aku gak mau gimana ?" tanya Thalita sengaja menggigit Bibirnya
" Saya Pastikan Besok anda tidak bisa melihat dunia lagi.." Bisik Gavin tepat ditelinga Thalita dan itu langsung membuat Takut Thalita tapi sebisa mungkin Thalita menutupin rasa takutya .
" Tapi saya gak peduli ,yang saya pedulikan mengambik hak miliku yang sudah saya cap didaftarku.." ujar Thalita dengan nada menggoda
" Dan saya juga tidak pedulik kalo anda sudah punya istri yang terpenting saya bisa memiliki anda Seutuhnya Tuan Wilson..dan satu lagi saya juga bersedia menjadi simpannya anda.." ucap Thalita yang sudah mengukung Gavin ditembok
__ADS_1
" Mimpi..." ejek sinsi Gavin
" Saya kasih Waktu 5 menit enyahlah dari hadapanku sebelum anda dijemput ajal mu.." ujar dingin Gavin
" Sudah saya katakan saya tidak peduli ,yang saya pedulikan saya akan menjadi milikmu..." ucap Thalita yang langsung mencium bibir Gavin dengan Kasar.
glek
" SIALAN ,BERANINYA BIBIR MURAHAN ANDA MENYENTUH NYA ,B4NGS4T ." bentak Gavin yang langsung mendorong tubuh Thalita dengan kasar dan sialnya lagi Gavin menelan sesuatu yang dimasukan oleh Thalita saat berciuman'
" Ck , jangan sok jual mahal saya tau anda menginginkan nya saya hitungan 5 detik ini." ujar Sinsi Thalita
Shitt Obat perasang ,dasar wanita sialan batin Gavin yang langsung panas dingin saat merasakan tubuhnya bergejolak aneh
gak bisa kaya gini, gue harus pergi sebelum terjadi sesuatu ,maafin mas sayang batin Gavin yang sekuat tenaga menahan hasrat naf*u nya..
" Haha apa kamu butuh pelepasan beby.." ucap Thalita yang langsung berdiri dan menyentuh dada bidang Gavin dan lagi Gavin menepis tangan thalita kasar
" Berhenti disitu ,sebelum..." ucap Gavin yang sudah panas karena efek obat perangsang
" Sebelum apa hem ,diperk*sa." ucap Thalita yang makin menjadi-jadi menyentuh tubuh Gavin
" Saya akuin Tuan Muda Wilson cukup pintar ,mengetahui trik murahan saya tadi saat saya memberikan minuman padahal saya harap Tuan muda meminum gelas yang saya berikan saya tadi tapi harapan saya pupus begitu saja .." ucap Tahlita dengan nada sensual
" Tapi untuk saat ini mari kita bermain Tuan Muda Wilson.." ucap Thalita yang sengaja menggigit bibir bawahnya untuk terkesan menggoda.
sialah obatnya semakin menjadi , akhh brengsek batin Gavin yang sudah dibanjiri keringat dingin.
" tapi sebelumnya juga ,loh akan bertemu dengan ajalmu.." bisik Sensual Gavin yang langsung memukul kepala bagian belakang Thalita dengan Keras dan itu membuat Thalita ambruk begitu saja karena pukulan Keras Gavin..
tut
" Urus wanita sialan ini.." ucap Gavin yang langsung menghubungi nomer sesorang.
"baik."
Setelah memutuskan Sambungannya Gavin pun langsung lari keluar dari Toilet tanpa mempedulikan Thalita yang terkapar di lantai yang dia pedulikan sekarang bertemu dengan istrinya untuk menyalurkan hasrat yang sadari dipendam.
Maaf sayang..
__ADS_1
bersambung...
cie - cie nungguin ya belah durennya xixi