
Sampailah Di Apartemen, Vero pun langsung masuk kedalam yang dengan langkah pelan tapi entah kenapa hati ada yang menganjal saat masuk kedalam Apartemen yang gelap sunyi.
" Kemana Bibi, apa udah pulang? " gumah Vero sambil menyalahkan lampu ruangan
" tapi kok kaya ada yang kurang ya. " pikir Vero
Vero pun langsung memutuskan masuk kedalam kamar yang sepi itu entah apa kok ada yang kurang tapi apa? pikir Vero
karena gak mau mikir yang aneh² , Vero pun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri setelah capek² berdebat dengan wanita parubayan tadi dan juga menjadi pendengar Curhat Temannya.
15 menit kemudian, Vero pun selesai dan langsung menuju ke lemari untuk memakai pakaian.
bruk.
Vero pun langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur empuk itu dengan terlentang.
" Gavin.. " gumah Vero saat melihat atap
" Ah iya Gavin dimana, biasanya dia bakal disofa sambil main HP. " ucap Vero yang langsung ingat
" udah jam segini, tapi kok belum pulang? " gumah Vero yang langsung beranjak dari kasurnya.
__ADS_1
Entah Kenapa Hati Vero pun langsung gelisah saat tidak menemukan Suaminya, Bisanya Kalo ada Gavin, Gavin sering melirik² dan berusaha ingin bicara tapi saat ini rasanya begitu hilang dalam sekejap, hati nya pun terasa sakit saat tidak menemukan Gavin.
ting tong
bunyi Bel Apartemen.
Saat mendengarkan bel , Vero pun langsung lari untuk membuka pintu entah kenapa dia merasa senang akhirnya mendengarkan bel itu Vero harap tamu itu Gavin.
Wajah tadi yang sudah senang tadi itu pun langsung luntur saat melihat di depan bukan orang dia cari.
" Maaf Nona, Mengganggu. " ucap Wanita parubayan itu
" Bik, darimana? " tanya Vero
" oh ya udah ayo masuk bik, udah malem nanti kedinginan. "ucap Vero yang langsung menarik tangan ART nya
" Bibi mau menginap? " tanya Vero yng saat ini sudah duduk disofa nya.
" iya Nona, ini juga pesan dari Tuan Gavin? " ucap Bu Sri
" emang dimana Gavin bik, kok jam segini belum pulang? " tanya Vero
__ADS_1
" saya tidak tau Nona, saya cuma di beritahu kan sama Asisten Tuan Gavin katanya sebulan ini Tuan Gavin gak tinggal Di Apartemen. " ucap Bu Sri
" Apa?? yang benar aja sebulan emng dia gak mikir kalo sekarang dia udah punya bini dasar Gavin sialan, seenaknya aja dia bilang gitu. " teriak Vero yang begitu kejut saat mendengar penuturan Bu Sri
" Maaf bik saya kelepasan, kalo gitu bibi istirahat aja saya juga ingin tidur dan juga ogh mikirin Gavin mau pulang atau tidak seterah. " grutuan Vero yang berjalan ke arah kamarnya.
didalam Pun Vero juga terus mengerutukin Gavin Sumpah Serapan.
" Kenapa aku jadi gini sih, bukannha aku seneng, gk ada Gavin "ucap Vero yang langsung merebahkan dirinya
" ahkk terus buat besok gimana coba. " teriak Vero yang begitu keras untuk melampiaskan kesalanya, tapi untung nya kamarnya kedap suara.
" Huftt, Kenapa rasanya sakit saat gak ada Gavin. " ucap Vero sambil melirik sofa yang sering untuk tidur Gavin saat pertengkaran kemarin.
" Dasar Gavin siala. " gumah Vero sambil memukul² bantal nya.
Diluar.
Bu Sri masih duduk disofa nya dengan tangan yang memegang ponsel entah apa yang diketik oleh Bu Sri.
" Aman Tuan. " isi pesan Bu Sri
__ADS_1
bersambung.