
" Gimana penyelidikan mu Leo. " tanya Gavin beralih ke asisten nya.
" Dari penyelidikan nya Nona Calista memang Anak kandung Pak Herry. " jwb Arleo
" Dan Umurnya Sepantra dengan Nona Vero. " lanjut Arleo.
" umur nya sepantaran ini gak suatu kebetulan kah. " heran Gavin
" Saya juga berpikiran seperti Boss, dalam Firasat saya Bawah Mereka dulu memang memiliki hubungan gelap. " lanjut Arleo
" Tapi dalam penyelidikan BahwaTuan Herry dan Bu Desi hanya sebatas teman dekat Boss. " lanjut Arleo
" gak mungkin Bahwa mereka hanya teman dekat, tidak ada mungkin laki dan perempuan hanya dibilang teman bisa salah satunya mereka ada yang menyukai nya. " jelas Gavin
" Dan.. " tanya Gavin
" Dan Saat 5 tahun Bu Desi kembali lagi kehidupan Tuan Herry dengan Membawa Nona Calista yang berumur 5 tahun. " lanjut Arleo yang sudah paham dengan maksud Boss nya.
" Ini gak salah lagi , kemungkinan besar bahwa Tuan Herry dan Bu Desi pernah melakukan hubungan intim, dan membuat Bu Desi pergi dari kehidupan Tuan Herry. " lanjut Gavin
" ya Boss dalam penyelidikan nya Bahwa Waktu yang bersamaan Tuan Herry juga menikah oleh ibu Nona Vero, " lanjut Arleo
" berati saat malam nya Tuan Herry melakukan hubungan intim dengan Bu Desi dan Pagi Hari nya Tuan Herry menikah i Ibunya Vero. " tanya Gavin
" ya bos. " jwb Arleo
" Berati Bu Desi pergi saat tengah malam, gak mungkin dia pergi di pagi hari bukan, mungkin Bu Desi sudah merencanakan dari awal untuk kabur dari kehidupan Tuan Herry." jelas Gavin yang masih berpikir
" ya, kemungkinan mereka berdua saling mencintai tapi karena halangan dari orang tua Tuan Herry menjodohkan oleh seorang pewaris maka Tuan Herry melepaskan Bu Desi pergi begitu saja dan menitipkan benih nya kedalam Rahim Bu Desi. " jelas Arleo
" aku tau maksud kamu, Tuan Herry tau bahwa Bu Desi juga mencintainya maka dari itu Tuan Herry Menitipkan benih kecebong nya ke Rahim Bu Desi. " ucap Gavin
" dan dia lebih melepaskan persahabatan nya, dan memilih untuk menerima perjodohan nya, hemm? " jelas Gavin yang masih berpikir
" jangan bilang Tuan Herry memilih perjodohan nya karena hartanya, bukan kah ibu nya Vero pewaris jadi maka dari itu Tuan Herry lebih memilih ibu Vero dibandingkan persahabatan nya. " jelas Gavin yang sudah menangkapkan kebenarannya.
" kemungkinan begitu? " jwb Arleo
__ADS_1
" dan masalah Ibunya Vero? " tanya Gavin
" ibu nya Vero sudah meninggal saat Nona Vero berumur 10 tahun? " jwb Arleo
" Meninggal? " tanya Gavin
" ya karena Ibu Vero Mempunyai penyakit . " jwb Vero
" tapi yang aku bingung kan, kondisi bu Vero baik² saja, dan Aku sudah meyelidikin Rumah sakit yang sering dikunjungi Bu Dewi untuk periksaan. " lanjut Arleo
" hem, sejak kapan bahwa Bu Dewi dibilang mempunyai penyakit? "tanya Gavin
" sejak kedatangan Bu Desi. " jwb Arleo
" hemm ini gak ada yang beres , kemungkinan Bu Desi ada sangkutan kematian Bu Dewi. " jwb Serius Gavin karena permasalahan yang ganjal
" lebih baik selidik in lebih dalam. " lanjut Gavin
" Baik Boss. " jwb Arleo.
" masalah ini sampai sini, aku akan kembali ke sekolah lagi, dan jangan lupa awasi Geng Semix dan black Cobra bahwa ada sesuatu yang mencurigakan. " jelas Gavin yang langsung berdiri dri tempat duduknya dan pergi dari ruangnya.
dialin Tempat Vero menunggu Hampir setengah jam hanya untuk menunggu kekasih kontrak nya dengan mulut yang menggerutukin lelaki sialan itu. ya hari ini sekolahan Vero di pulangkan cepat karena para guru rapat, dan Tere juga Sudah pulang saat diusir oleh Vero meskipun harus ada drama nya, dan tidak juga Zero yang terus menerus membujuk Vero agar bisa mengantarkan pulang, tapi untung nya Vero bisa mengatasi Zero meski dengan cara yang sedikit kasar.
" Dasar laki sialan. " grutu kesal Vero
" dasar pembohongan, gak mikir apa ya dia padahal gua udah nunggu sampai lumutan gini tapi masih gak Datang²." ucap Vero dengan sangat kesal dan menedang kaleng yang berada didepan nya tapi tidak sengaja mengenai Gavin yang baru saja memakirkan montronya di pinggir jalan.
" Punya Hobi nendang kaleng dikepala orang ha! " ucap Kesal Gavin dengan mengusap² kepalanya
" sial kena dia lagi. " gumah Vero
" apa kamu punya dendam dengan ku ha! " tanya Gavin yang sudah menghampiri Vero
" gak sengaja. "jwb sntai Vero
" jawabannya gak sengaja aja terus padahal dihati luh ada dendam sama gua. " ujar Gavin
__ADS_1
" emng gak sengaja kok, zeuzon aja. " ucap Vero kesal
" udah sekarang aku mau tanya loh darimana ha! kamu tau gak aku udah nungguin kamu sampai lumutan berabad-abad sampai nih kaki pegel hanya nungguin luh, gak mikir apa ha! apalagi... " cerocos Vero gantung Gavin dengan cepat langsung mencium bibir mungil yang cerewet.
" cerewet sekali mulut kamu. " jwb Santai Gavin
" sialan udah ngambil ciuman kedua gua. " teriak Kesal Vero
" Gpp orang kita sepasang kekasih. " jwb Santai Gavin
" kekasih Kontrak. " lanjut Vero
" udah,sekarang mau luh apa ha! " tanya Vero yang sudah berhadapan dengan Gavin
" aku hanya ingin kasih tau bahwa besok Orang tua aku ingin ketemu kamu. " jwb Gavin
" Apa? "teriak Vero
" gak usah teriak juga , mau buat gendang telinga aku rusak apa? " ucap Gavin kesal
" yang bener aja aku hanya Kekasih kontrak masa mau dikenali sama aku orang tua kamu gak. " jwb Vero
" kenapa tidak. " tanya Gavin
" ya iyalah orang kita hanya pasangan kontrak masa mau kenal² sama orang tua kamu, " lanjut Vero
...segitu nya kah kamu nganggap hubungan kita hanya sebatas kontrak batin Gavin...
" gak ada penolakan, nih kartu Alimitid kamu bisa menggunakan uang ini untuk mu berbelanja keperluan mu besok. " ucap Gavin tegas
" gk aku menolak. " jwb langsung Vero
" apa kamu lupa dengan kontrak nya. " ucap Gavin dengan tatapan tajam
*sial pasti itu aja ancamnya dasar Gavin gila gumah Vero
gk aku biarkan kamu miliki orang lain sampai kapanpun kamu hanya milik ku meskipun kamu belum mencintai ku tapi aku akan berusaha membuat jatuh cinta. batin Gavin*
__ADS_1