POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Umpatan yang Manjur


__ADS_3

" Apakah kamu Gila. " bentak Vero yang sudah berhasil melepaskan ciuman nya


" Bibir kamu sangat Manis. " ucap Gavin tanpa merasa bersalah


" hey Aku tanya kamu? " teriak Vero yang merasa Diabaikan


" Apakah kamu tidak memiliki Telinga? " tanya Vero dengan Nada kesalnya


" heyy. " panggil Vero lagi karena meresa diabaikan


" Hentikan Cerewet kamu, kalo gak mau di cium lagi. " ucap Santai Gavin dan membuat Vero terdiam.


" Dasar cabul, brengsek, cwok sialan. " grutu Vero dengan kesal


" beraninya Ngambil ciuman pertama ku. " grutu Vero


" Apa yang kamu katakan benar? " tanya Gavin yang sempat terkejut


" Ya bener lah, ciuman pertama aku kamu ambil harusnya itu buat Suami masa dpan aku. " ucap Vero


" Emang kamu pikir siapa yang ingin menjadi Suamimu? " ejek Gavin


" tentu saja Lee Min Ho, kim bum,ji Soo "ucap Santai tapi itu malah membuat Gavin merasa kesal.


" Masih banyak lagi yang ngantri aku mah, aku bisa milih semau aku tapi aku lebih ingin menjadi Istri nya Lee Min Ho pasti enek udah ganteng ,tinggi, kaya , manis aduhh pasti aku bakal seneng. " jelas Vero membayangkan halunya


" Diamlah. " bentak Gavin yang sudah panas mendengar ucapan gadis nya


" Kenapa? bukannya tadi kamu tanya?. " tanya Vero


" Kenapa Mulut kamu sangat cerewet. " ucap


" Sekali lagi kamu bicara, jangan salahkan aku cium kamu. " ancam Gavin dengan tatapan tajam.


tapi hanya di angguk Vero meski tubuh nya sangat gemetar.


" Dimana Rumah kamu? " tanya Gavin tanpa menoleh.


".... " tidak ada Jawaban


" Hey apakah kamu punya telinga? " ucap Gavin yang kesal karena diabaikan


" Saya tanya kamu. " kesal Gavin


" Bukan nya anda menyuruh saya diam?" ucap Vero


" Jadi saya diam lah daripada anda cium, dan terus kenapa anda marah2 bukanya ini permintaan kamu " lanjut Kesal Vero


" Huftt... sabar Gavin " gumah Gavin yang juga merasa Bersalah


" Ok sekarang dimana rumah kamu? " tanya Gavin lagi


" Dibumi. " jwb santai Vero yang melihat in jendela samping nya


argghhh lama2 pala aku bisa pecah kalo berurusan gini. gumah Gavin yang merasa pusing karena kelakuan Gadisnya


" yang aku maksud dimana alamat kamu? " tanya Gavin sesabar mungkin


" Dijalan X No 13 . " bls Vero tanpa Menoleh

__ADS_1


tapi hanya diabaikan Gavin.


" Tuhkan malah dia yang ngabaikan dasar cowok aneh, gila , stress. " grutu Pelan Vero


" Liatin Aja aku sumpain dipertengahan jalan Mobilnya Mogok eh gak Ban bocor. " gumah Kesal Vero sambil Melirik Gavin .


" kapan Dia tidurnya , bukannya tadi masih mengerutikin Aku. " ucap Gavin yang melirik gadis nya


" Imut . " ucap Gavin yang masih menyetir Mobil nya sesekali melirik Vero yang sedang tertidur.


" Ternyata Rumahnya cukup jauh tapi kucing nakal ini kenapa bisa sampai daerah situ. " gumah Gavin yang merasa penasaran


" Entahlah Apa yang dia lakukan sekarang sudah tanggung jawab aku, jadi mulai sekarang kamu hanya milik Gavin Wilson Saputra, jadi mulai sekarang Patuhlah sayang" ucap Gavin yang mengelus pucuk Kepala Vero. Keromantis Gavin pun terus berlanjut entah yang dia lakukan apa sampai membuat dia tersenyum sendiri. tapi seketika Gavin tersadar Bawah Mobil yang dia tumpangan i terasa aneh saat jalan.


"Kenapa Mobilnya jadi Aneh sih. " ucap Gavin yang kesal karena telah mengganggu Susah Romantis nya.


" dasar Mobil sialan. " ucap Gavin yang sudah memberhentikan Mobilnya dipinggir jalan.


" emm. " seketika Vero terganggu dan Bangun.


" kemana Tuh Cowok, eh nih kan jaget cowok Aneh itu tapi dimana orang nya atau.. " ucap Vero tergantung saat mendapatkan Gavin yang Sudah masuk dalam Mobil.


" udah Bangun, maaf ganggu. " ucap Gavin Lembut


" iya, tapi Kok kita berhenti disini atau kita udah sampai? "tanya Vero yang melihat Gavin


tapi belum sempat jawab Perut Vero pun bunyi.


krukkkkk


" Kamu denger suara? " tanya Gavin


" Hahah ternyata Cancing² kamu berdemo ya. " ejek Gavin


" diamlah. " Ketus Vero yang diejek


" udahlah Nih ada roti kamu makan dulu. " ucap Gavin yang memberikan sebungkus roti


" Maksih. " ucap Vero


" oh iya tadi kamu belum jawab pertanyaan aku? " tanya Vero dengan mulut yang penuh


" pertanyaan? " bingung Gavin


" itu apa kita udah sampai? " tanya Vero


" belum, " jwb Singkat


" jadi kenapa Mobil nya berhenti ditempat sepi gini. " ucap Vero dengan tatapan selidik


" jangan berpikir aneh²." Tungkas Gavin yang langsung menyentil jidat Vero


" kita berhenti karena Ban Mobil Bocor. " lanjut Gavin dan itu membuat Vero keselak Rotinya.


" Hati2 kalo makan. "marah Gavin dan langsung menyodorkan sebotol minum


" iya. " jwb Vero yang sudah meminumnya.


" Tadi kamu Bilang Ban Mobil bocor? "tanya Vero

__ADS_1


" ya. " jwb singkat Gavin


*mampus dah, kok jadi gini ceritanya kan tadi aku sumpahin kalo mobil nya bakal Mogok atau Ban nya bocor saat dia naik mobil sendiri tapi kenapa bocor sekarang batin Vero yang merasa kesal karena ucapanya terkabul.


" Apa ini karena kamu nyumpahin? " tanya Selidik Gavin


" gak*. "jawab Langsung Vero


tebakan nya tepat sasaran gumah Vero.


" emm kalo boleh tau nih daerah mana. " tanya Vero


" baru Di Daerah Y. " jwb Gavin


" Ah Dekat kalo gitu aku jalan aja dari sini. " jwb Vero seneng karena Tuhan masih memberi kebaikan sedikit


" bukannya kamu tinggal di Daerah X? " tanya Gavin


" Iya tapi ini jalan udah searah sama jalan aku jadi bisa dibilang deket. " jwb Vero


" jadi kamu berniat ingin jalan? "tanya Gavin


" Yalah orang juga dekat. " jwb Vero


" Bagaimana kita tunggu asisten aku biar dia bawa mobil satunya. " tawar Gavin


dasar orang kaya sombong gumah Vero sinsi


" gak perlu nanti kelamaan takut nanti aku bakal dimarahin. " alasan Vero


" hem oke kalo gitu aku antara kan kamu sampai rumah. " ucap Gavin yang langsung bergegas keluar dari mobil


" Gak Perlu. " jwb Langsung Vero


" udah lh sekarang patuhlah." jwb Dingin Gavin


tapi hanya dibalas Pasrah Vero meski sesekali mengerutikin Cowok aneh nya.


10 menit kemudian.


" Makasih udah nganterin. " ucap Vero yang sudah berada di gerbang rumahnya


" hem, kalo gitu masuklah. " ucap Gavin


" ya. " jwb Vero yang ingin membuka gerbang nya tapi terhenti oleh sesuatu.


" oh ya terus kucing gimana. " tanya Vero yang membuat Gavin merasa kesal karena dia pikir dia bakal diperkenalkan calon mertuanya.


" hemm besok aku antar. " jwb Gavin dengan wajah muram


" sekarang masuklah. " ucap Gavin yang terdengar dingin dan itu membuat Vero menelan ludahnya kasar.


" ok kalo gitu aku masuk hati², sekali lagi Terima kasih. " ucap Vero yang langsung Masuk dan menutup Gerbang nya.


" Dasar kucing Nakal, berani sekali memikirkan yang lain kenapa gak aku. " grutu kesal Gavin


" Leo kirimkan Helikopter disebrang jembatan Jalan A. " ucap Gavin saat mengubungi sang Asisten nya.


" Jangan lupa Kirim kan Mobil satunya dijalan Y. " lanjut Gavin dan langsung mematikan hubungan nya sebelum Asisten/ sahabat nya bertanya-tanya.

__ADS_1


Sedangkan Di Marakas White Eagles, Arleo mengerutikin Boss sialannya itu belum dia sempet bertanya dimatiin udah gitu sadari tadi dia sudah dimarahin oleh Tuan Verry Boss Gengster White Eagles entah apa yang akan dia berikan alasan kepada Boss Gengster itu bawah Boss sialan itu tidak bisa datang itulah pikiran Arleo saat ini.


__ADS_2