POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Suapan Lain Gavin


__ADS_3

Jam sudah menujukan waktu malam, tidak luput dari kedua sejoli yang masih setia menyelamin Mimpinya dengan berpelukan.


Cklekk....


pintu terbuka,, menampilkan seorang wanita berpakaian Sebagai suster dengan tangan yang memegang Sebuah Nampan.


Astaga Jiwa Jomblo ku Meronta² liat pasangan yang Baru di Mabuk cinta.. batin Sang Suster sambil Menempatkan Nampanya Di Nangkas Meja.


" Kamu siapa? " ketus Pemuda yang baru saja bangun


Ya Ampun cakep pisan oy batin Sang Suster yang menatap lekat Gavin.


" Mata Dikondisikan.. " ucap Gavin Datar


" Maaf Tuan. " jwb Malu Sang Suster nya.


" Mau Apa? " tanya Gavin


" Saya kesini cuma ingin mengantarkan Makan Malam Nona Vero sama Obat. " jwb Suster nya


" owh. "


" Terus Ada yang lain? " tanya Datar Gavin


" Gak ada Tuan. "


" Kalo gitu pergi lah, biar aku yang mengurusnya. " jwb Gavin tanpa ekspresi


" Baik Tuan, kalo gitu saya permisih dulu. " jwb Sang Suster yang langsung pergi dari tempat nya.


Setelah kepergian Suster And Genit, Gavin pun langsung turun dari Kasur nya dan melangkah kearah kamar Mandi untuk membersihkan wajah Tampan.

__ADS_1


setelah beberapa menit kemudian Gavin pun keluar dari KM nya dan langsung melangkah kearah gadis cantik yang masih anteng menyelamin Mimpi nya.


Tangan Kekar Gavin pun terulur lembut di pipi halus Gadis Cantik itu dengan senyumnya yang sangat maniss seperti gula.


" sayang bangun dulu. " ucap Gavin yang masih setia mengelus pipi mulus Sang istri nya


sial babank Gavin udah berani bilang sayang² an 😣


" Hey bangun , makan malam dulu. " ucap Gavin karena tidak ada respon dari Vero, Gavin hanya bisa mendengus kesal .


" kalo kamu gak bangun, jangan salahkan aku kalo aku cium lagi dan lebih dari ciuman. " bisik Gavin tepat ditelinga Vero.


kerena mendengar ancam Gavin, Vero pun langsung membuka kedua matanya selebar mungkin.


" segitu nyaman nya kah, tidur dipelukan ku. " ucap Gavin dengan wajah menyebalkan


"tidak." ketus Vero


" iya. "


" aku pikir karena merasa nyaman, makanya susah bangunnya. " ucap Gavin


" berhenti lah untuk mengoceh. " ketus Vero


" haha baiklah. "


" Yaudah Makan dulu, setelah itu minum obat. " ucap Gavin yang membantu Vero untuk memposisikan duduk nya


" Hem. "


" Biar aku makan sendiri. " ucap Vero yang ingin merebut mangkok yang dipegang Gavin

__ADS_1


" Tidak, biar aku suapin. " jwb Gavin


" gk ush repot², aku bisa sendiri. " ucap Vero


" Patuhlah Sayang... " ucap Geram Gavin


Karena Vero males berdebat Vero hanya bisa menghembuskan Nafas Kesal nya.


" Buka yang lebar mulut nya. " ucap Gavin yang mengarahkan sendok nya yang baru saja ditiup nya


" hem"


" Vero... " ucap Gavin dengan nada kesal nya


" Apa... " ketus Vero


" Buka yang lebar mulut nya, kalo kamu buka mulut nya gini gimana mau selesai makan nya. " ucap Gavin Geram


" yaudah kalo gitu biar aku makan sendiri, " ucap Vero dengan tangan yang bersedekap.


" gk akan. " jwb Gavin


" sekali lagi kalo kamu masih ngeyel jangan salahkan aku kalo aku bakal nyuapin kamu dengan cara lain. " ucap Gavin dengan senyuman licik nya


" Oke kalo itu mau kamu. " ucap Gavin yang sudah habis batas kesabaran nya, gak pakai lama Gavin pun langsung menyuapkan sesendok bubur kedalam mulutnya, dengan tangan Kekar yang langsung meraih tekukan Vero dengan cepat Gavin pun langsung menyodorkan bubur nya kedalam mulut mungil Vero dengan tangan Vero yang memberontak karena cengkraman Gavin.


" Boss// batt "panggil kedua pemuda yang baru saja datang.


Nahkan salah waktunya ,batin kedua pemuda itu yang masih mematung ..


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2