POSESIF BOSS GENGSTER

POSESIF BOSS GENGSTER
Tatapan Permusuhan


__ADS_3

Saat ini Vero terbaring di kasur yang disediakan sekolahnya ( UKS ) , wajah yang tadi ceria harus berubah menjadi, kesal, marah, dan kecewa.


" gimana keadaan loh Ver?" tanya Tere yang duduk disebelah Nya.


" baik. "


" Vero, sorry tadi gue baru ngeh kalo loh pingsan. " ucap Tere Menyesal


" Gpp. "


" kenapa loh bisa pingsan , loh belum makan atau loh disiksa sugar Deddy loh? " tanya Tere yang masih sempat memakan kacang.


" Mulut loh mau gue jahit, enak aja bilang sugar Deddy. " ketus Vero yang menatap sinis


" ya kalik aja kan, mau.. " ucap Tere sambil menawarkan Kacang nya


" gak"


" Sejak kapan loh, suka kacang? " tanya Heran Vero


" Sejak gue dibujuk ponakan gue. " jwb nya


" Akrab juga loh sama ponakan loh? " ejek Vero


" ya Saking akrabnya kepalanya gue benturin ke lemari. " ketus


" wah penyiksaan loh. " ucap Vero


pletakk.


" ya kalik gue sejahat itu sama ponakan gue yang ada gue nanti di gibeng abang gue. " ucap Tere dengan wajah kecut nya


" bagus donk. "


" bagus Ketek loh. " sungut Tere


" oh iya Ver, gue dapet pesan katanya lohh.. " ucap ragu Tere


" kenapa? " tanya Vero

__ADS_1


" beasiswa loh dicabut,, dan loh dikeluarkan dari sekolah karena pembolosan loh tanpa alasan


deg


brakkk..


seketika pintu Ruang tersebut terbuka dengan keras.


hosh hosh


Nafas Memburu Gavin


" Kamu gpp Ver, kok kamu bisa pingsan? kamu belum makan atau badan kamu masih belum fit sepenuhnya? " tanya Ceceran Gavin sambil mengelus rambut Vero Sedetik itu Vero pun langsung menepis tangan Gavin dengan datar membuat Gavin heran atas perubahan sikap istri nya.


" Sayang? " tanya Gavin


" Ayo Re, kita ke kelas aja panas disini" sindir Vero


"ah iyakah, tapi kok gue kaga ya? " heran Tere


" udah lah ayo " ajak Vero menarik tangan Tere setelah beranjak dari Kasur nya


" Ver?? " panggil Gavin yang langsung mencekal tangan Vero


" Gak, sebelum kamu kasih tau kenapa kamu berubah? " tanya Gavin


" bukan urusan anda. " ucap Vero Datar.


Takkk, kesabaran Gavin sudah habis mendengar dingin Datar istrinya.


" keluar. " ucap Gavin yang menahan marah


" Yaudah keluar Re? " ucap Vero yang masih berusaha melepaskan cengkraman Gavin.


" Lus " panggil Gavin melirik Lusi saat itu Lusi paham dengan cepat Lusi pun langsung menarik tangan Tere keluar dengan erat Lusi Mencekramnya karena Sadari tadi Tere berusaha memberontak.


" Kamu kenapa sayang? " tanya lembut Gavin


" berhenti bersikap manis" ketus

__ADS_1


" Ver , kalo kamu ada masalah katakan? " ucap Gavin


" kenapa kamu berbohong? " tanya Datar Vero


" berbohong? " beo Gavin


" kenapa Vin kamu gak bilang kalo minggu kemarin itu ujian kenapa vin dan liatan sekarang aku gk bisa ikut ujian" ucap Vero


" kamu bilang sekolah kita libur tapi apa? " tanya Vero


" sayang? " panggil Gavin


" kamu masih bisa melakukan ujian susulan sayang? " ucap Gavin yang meraih tangan Vero,


" iya bisa, tapi kamu gak akan tau bagaimana perjuangan aku dulu harus bisa mendapatkan beasiswa yang selama ini aku capai, tapi apa semua runtuh. " ucap Vero dengan mata berkaca²


" Runtuh hanya karena masalah satu ini aku kecewa hiks. " ucap Vero dengan tangis nya


" Aku benci kamu Vin, kenapa kamu harus hadir dikehidupan ku. " ucap Vero


deg


Jantung Gavin pun seperti tertusuk pedang betapa sakitnya mendengarkan ucapan Vero


" Ver aku bisa membiayai kamu Ver tanpa harus mendapatkan beasiswa. " ucap Gavin


" huh! kamu pikir aku senang ha! mendengarkan ucapan mu tidak segampang itu Vin, kamu pikir kamu kaya bisa seenaknya langsung pakai uang ha! kamu gak mikir bagaimana aku harus berjuang hanya bisa mendapatkan beasiswa dan terus masuk ke Kampus Favorit aku tapi itu hancur. " ucap Vero yang langsung duduk


Sakit ya itu yang dirasakan oleh Gavin saat ini melihat wanita dicintai meneteskan air matanya, apalagi dia meneteskan karena dirinya, lihat lah perubahan wajah Gavin yang sempat marah itu pun lenyap begitu saja saat melihat wanita dicintai menagis, rasanya Gavin ingin memeluk nya dan menenangkan tapi Gavin tak berani saat mendengar ucapan Vero.


" jangan menyentuh ku Vin. " ucap Datar Vero


" Pergilah, aku gak mau liat kamu lagi. " ucap Vero yang langsung berdiri


" Ver dengerin penjelasan ku dulu, aku gak bermaksud.. " ucap Gavin dengan mata yang mulai berkaca²


" gak ada  yang perlu dijelasin Vin, aku udah terlanjur kecewa jadi aku harap kita menghindar satu sama lain sementara. " ucap Vero yang langsung keluar dari ruang nya dan meninggalkan Gavin disana.


" Ver.. " gumah Gavin saat melihat kepergian Vero.

__ADS_1


anda Boleh mengatakan Gavin lemah, ya lemah tapi ingatlah Gavin akan lemah saat berhadapan dengan orang yang dia cintai karena Gavin tidak ingin meresakan kehilangan untuk yang kedua kalinya, biarkan dia egois tapi Gavin melakukan itu karena hanya ingin dia bisa lebih dekat dengan Vero dan Masalah untuk pembolosan itu Gavin jujur sudah memberikan alesan langsung ke kepala sekolah nya, Gavin melakukan itu hanya bisa membuat nyaman Vero di sisiNya tapi apa yang dia dapat hanya sebuah rasa sakit yang dikatakan oleh Vero.


bersambung..


__ADS_2