Qiara Dan Penantiannya

Qiara Dan Penantiannya
10. Weekend part 2


__ADS_3

Bisa dibilang hari ini adalah kecan pertama Qiara dan Putra setelah mereka sepakat untuk selangkah lebih serius. Bagi Qiara 2 tahun yang ia nanti sudah berbuah manis walaupun hubungan mereka masih terus berjalan mengalir seperti air. Bagi Putra 2 tahun ini adalah saat-saat baginya untuk bisa menerima kehadiran orang baru dalam hatinya.


Kencan pertama dan mereka memutuskan untuk jalan-jalan ke taman safari. Qiara memang suka melihat binatang karna hanya ditempat itu dia bisa melihat atraksi hewan yang lucu-lucu.


Sesampainya disana Putra langsung membeli tiket masuk dan mereka masuk dengan mobil pribadi. Memasuki area pertama mereka melewati binatang-binatang tanpa pagar seperti masuk ke hutan dengan hewan-hewan disekitarnya.


"Yah kok g kelihatan sih Mas kemana ya perginya" Qiara tampak kecewa karna tak bisa melihat hewan yang ingin dia lihat.


"Nanti kan bisa lihat didalam sayang" jawab Putra sambil melihat hewan-hewan yang ada disekeliling.


"Mas Putra sering kesini juga?".


"Gak pernah baru sekarang pergi sama kamu".


"Serius ini baru pertama kakak kesini?".


"Iya serius".


"Padahal kan seru lho tar didalam banyak atraksi hewan juga dan ada wahana permainan juga".

__ADS_1


"Ya deh pokoknya aku nurut aja sama kamu".


Setelah sampai Putra memarkir mobil dan mereka mulai bersenang-senang. Qiara tampak bersemangat sampai dia lupa berjalan meninggalkan Putra. Putra berlari kecil menyusul Qiara yang sudah berjalan terlebih dahulu.


"Kok aku ditinggal sih" kata Putra sambil meraih tangan Qiara.


"Oh iya lupa" jawab Qiara sambil tersenyum.


"Kamu neh tar kalo ilang gimana" Putra menggenggam tangan Qiara.


"Aku kan bukan anak kecil kak lagian kalo kepisah bisa telpon".


"Kamu kenapa senyum-senyum gitu?" tanya Putra.


"Tahu gak sih bisa kayak gini sama kakak itu berasa kayak mimpi" jawab Qiara sambil menatap Putra.


"Memang kenapa?" tanya Putra tersenyum dan menyentuh hidung Qiara.


"Dulu tu kan Mas Putra dingin banget, kalo aku gak hubungin gak pernah hubungin aku duluan".

__ADS_1


"Aku bukannya gak mau cuma aku takut aja nyakitin kamu karna aku masih belum bisa move on" aku Putra.


"Aku penasaran deh sama mantannya Mas Putra".


"Kenapa?".


"Ya aku pengen tahu aja seperti apa sih orang yang bikin cowok dingin kayak Mas Putrq susah move on".


"Buat aku dia udah masa lalu dan gak perlu dibahas lagi sayang karna sekarang yang ada dihati aku kamu Qiaraku sayang" Putra yang tiba-tiba mencium pipi Qiara.


"Mas Putra malu ada yang lihat" jawab Qiara kaget dan beranjak dari tempat duduknya.


Putra yang melihat tingkah Qiara langsung tertawa geli dan sengaja menggoda Qiara dengan memeluknya dari belakang. Qiara yang malu langsung berlari karna takut Putra melihat wajahnya yang memerah seperti udang rebus.


"Qiara tunggu kamu mau kemana? gak ada yang liat kok" Putra berlari menyusul Qiara.


"Ih Mas Putra kenapa sih makin aneh aja kan aku jadi malu" gerutu Qiara dalam hati dan sambil terus berlari.


Putra yang berhasil menyusul Qiara langsung menarik tangan Qiara dan membuat Qiara jatuh dalam pelukannya. Qiara tak bisa berbuat apa-apa lagi dia hanya bisa mendengar detak jantung Putra.

__ADS_1


__ADS_2