
Hari ini jadi hari yang spesial bagi Qiara. Setelah kerja kerasnya selama 4 tahun ini bisa ia petik. Ya hari ini akhirnya Qiara diwisuda sebagai seorang Sarjana Ekonomi. Kerja kerasnya terbayarkan dengan ipk yang cukup memuaskan. Qiara bahagia bisa membuat keluarga dan suaminya bangga kepadanya.
Pagi ini Qiara cantik dengan kebaya merah muda lengkap dengan riasan natural. Kebaya cantiknya dibalut dengan toga wisuda yang membuatnya semakin bangga.
Hari ini Putra sengaja bertukar libur dengan temannya untuk menghadiri wisuda Qiara.
"Selamat ya sayang akhirnya selesai juga kuliah kamu sayang" ucap Putra sambil memeluk Qiara dan memberinya bunga.
"Makasih sayang" jawab Qiara sambil mencium bunga pemberian Putra.
Semua keluarga datang untuk mendampingi Qiara diacara wisudanya. Begitu juga dengan keluarga Putra juga ikut hadir disana.
"Selamat ya sayang" kata Bunda sambil memeluk Qiara.
"Makasih Bunda".
Qiara sangat bahagia bisa melewati moment ini dengan seluruh keluarganya. Putra juga tak kalah bangganya bisa mendampingi Qiara di acara terpentingnya.
"Qiara foto bareng sebentar yuk" ajak Rini.
"Iya sebentar" jawab Qiara.
"Qiara foto sama teman-teman sebentar ya" pamit Qiara kepada keluarganya.
"Oh iya sayang" kata Mama.
__ADS_1
Ini bisa jadi moment terakhir bagi Qiara dan teman-temannya bisa berkumpul bersama. Setelah lulus pasti mereka akan berpisah untuk mencari kerja dan yang luar kota kebanyakan juga pulang kampung. Qiara dan teman-temannya berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.
"Ingat ya jangan sampai ganti no biar tetap bisa berhubungan" kata salah satu teman Qiara.
"Awas aja ya kalau ada yang keluar dari grup Whatsapp".
"Iya dong kita harus saling kabarin dan pastinya yang paling kita tunggu kabar kapan ya kita punya ponakan".
"Ih kalian apaan sih" jawab Qiara yang merasa digoda oleh teman-temannya.
"Sampai ketemu lagi ya teman-teman".
Qiara dan teman-temannya saling berpelukan dan bahkan ada yang menangis haru.
Setelah acara Qiara dan teman-temannya selesai, Qiara kembali ke keluarganya lagi.
"Bukannya pisahan ayah cuma kita bakal lama aja gak ketemu" jawab Qiara sambil tersenyum.
"Ya udah gimana kalau sekarang kita makan bersama" usul Bunda.
"Boleh juga itu Bun sekalian rayain kelulusan Qiara" kata Putra.
Setelah memutuskan kemana mereka akan makan bersama, masing-masing masuk ke mobil dan berjalan beriringan ke restoran. Restoran favorite Qiara dan tempatnya tak jauh dari kampus.
Sesampainya di restoran, Qiara dan keluarganya langsung memesan makanan. Semua menu kesukaan masing-masing sudah di pesan. Kedua adik Putra datang menyusul ke restoran karena mereka baru selesai sekolah.
__ADS_1
"Selamat ya mbak udah wisuda" kata Trio sambil menyalami Qiara.
"Makasih" jawab Qiara sambil tersenyum.
Akhirnya makanan sudah tersedia semua di meja dan sebelum makan mereka berdoa terlebih dahulu. Terutama doa syukur atas kelulusan Qiara.
Entah kenapa Qiara yang biasanya sangat lahap menyantap makanannya sekarang jadi malas makan. Makan sedikit rasanya sudah kenyang dan perutnya terasa aneh.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Putra.
"Nggak papa kok cuma gak enak makan aja rasanya udah kenyang" jawab Qiara sambil mengelus perutnya.
"Ini kan restoran favorite kamu biasanya kalau makan disini kamu doyan banget sampai lupa diet lho sayang" Putra makin khawatir dengan perubahan selera makan Qiara.
"Kenapa nak?" tanya Bunda.
"Nggak tahu neh Bunda akhir-akhir ini Qiara gak selera makan makanya tadi aku ajak kesini biar Qiara bisa lahap lagi makannya" jelas Putra.
"Kamu mungkin kecapekan nak" kata Mama sambil mengelus pundak Qiara.
"Iya Ma kayaknya masuk angin soalnya perut Qiara begah banget Ma" kata Qiara.
"Kamu jangan biarin Qiara kecapekan dong Put kan kasihan kalau Qiara sampai sakit" kata Ayah.
"Iya ayah nanti aku ajak Qiara periksa ke dokter takut tar kenapa-kenapa".
__ADS_1
"Aku cuma masuk angin aja kok gak perlu ke dokter nanti juga sembuh kalau udah minum obat dan istirahat" jawab Qiara tak mau membuat keluarganya khawatir.