Qiara Dan Penantiannya

Qiara Dan Penantiannya
4. Pernikahan Mas Ando Part 2


__ADS_3

Qiara yang hari ini tampil sangat cantik dan anggun. Mengenakan baju kebaya berwarna pink dengan makeup natural yang membuatnya tampak menawan.


Setelah akad nikah selesai dilanjutkan dengan prosesi adat jawa lainnya. Tampak Putra menghampiri Qiara yang dari tadi dipandang secara diam-diam. Belum sampai dia menghampiri Qiara tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampiri Qiara terlebih dahulu.


"Siapa yang ngobrol sama Qiara? Apa mungkin salah satu tamu undangan ada yang mengenalnya?" tanya Putra penasaran.


Tampak Qiara mengobrol dengan seorang laki-laki yang membuat Putra penasaran karna Qiara tampak sangat akrab dan Putra tak mengenal laki-laki itu.


"Aku udah semester 6 kak" kata Qiara kepada laki-laki yang dia panggil kakak.


"Oh ya kamu gimana neh udah punya pacar apa belum?" tanya laki-laki itu.


Tampak Putra yang dari tadi memperhatikannya mulai merasa cemburu dan langsung menghampiri Qiara.


"Qiara kamu kemana aja sih dicariin dari tadi ternyata disini" Putra langsung memotong pembicaraan Qiara "Ini temen kamu?"


"Aku Andre senior Qiara di kampus cuma q udah lulus 2 tahun yang lalu" jawab laki-laki yang mengobrol dengan Qiara yang ternyata seniornya dikampus.


"Putra" jawab Putra sambil menjabat tangan Andre.

__ADS_1


"Ya udah aku permisi dulu ya Qi mau samperin cewek aku dulu disana" pamit Andre karna merasa takut mengganggu.


"Iya kak" jawab Qiara sambil tersenyum.


Andre pun berlalu dari hadapan Qiara dan Putra.


Tampak Putra yang sedikit malu karna sikapnya barusan.


"Kenapa sih kamu liatin aku kayak gitu?" tanya Putra canggung.


"Aneh tahu Mas" jawab Qiara.


"Mas Putra tu sadar gak sih kalo akhir-akhir ini aneh banget sikapnya ke aku?" tanya Qiara.


"Enggak kok aku biasa aja".


"Trus kenapa dari tadi liatin aku terus? Emang ada yang aneh ya sama muka aku?" tanya Qiara sambil memegang wajahnya.


"Ya aneh lah orang ngapain juga pake merah-merah pipi gitu kayak habis ditabok orang" jawab Putra sambil mencubit pipi Qiara.

__ADS_1


Pipi Qiara bertambah merah ketika Putra mencubit gemas pipinya. Karna ini kali pertama Putra menyentuhnya gemas seperti itu. Apa ini pertanda kalau Putra sudah mulai mengambil sikap untuk lebih jauh dari status hubungannya sekarang. Apakah berteman dengan tujuan sudah mlai menemukan tujuannya atau kah ini sikap cemburu semata.


"Mas Putra tungguin dong" Qiara mengikuti Putra yang berjalan terlebih dahulu.


"Cepet dong Qi udah dicariin tu sama Andra dan Kara"


"Tunggu dong Mas kan aku pake kebaya gak bisa jalan cepet" prote Qiara.


Putra menghentikan langkahnya dan menunggu Qiara yang berjalan sambil mengangkat sedikit kebayanya.


Tiba-tiba saat mereka berjalan berdampingan, Putra menggandeng tangan Qiara. Qiara merasa jantungnya seperti mau copot saking deg-degan karna Putra yang tak henti-hentinya bersikap sangat manis kepadanya hari ini.


"Cie-cie ada pasangan baru neh kayaknya" ledek teman-temannya saat Qiara dan Putra masuk ruang tunggu pengantin.


"Awas aja ya kalo ada yang curi-curi pandang sama Qiara" jawab Putra tegas.


Qiara hanya tertunduk malu tak bisa berkata apa-apa karna saat ini dia merasa kalau wajahnya pasti memerah.


"Berarti habis ini gantian dong kita yang jadi pendamping pernikahan Putra" ledek Andra.

__ADS_1


"Udah dong jangan diledekin terus kasih Qiara tu pasti malu banget sama kalian" Kara mulai menghentikan ledekan teman-temannya.


__ADS_2