
Hari demi hari Qiara lewati dengan penuh kesabaran. Kesabaran dengan kondisi tubuhnya yang kadang tak tentu. Dan yang paling ditunggu adalah saat kelahiran buah cintanya dengan Putra.
Qiara dan Putra sengaja merahasiakan jenis kelamin sang buah hati. Mereka akan mengumumkan saat acara 7bulanan.
Ya masih seputar mitos yang pamali sebelum tujuh bulan belum boleh belanja kebutuhan si jabang bayi, jadi mereka juga merahasiakan jenis kelamin anaknya. Pas nanti acara tujuh bulanan baru mereka mengumumkannya.
Hari ini tepat tujuh bulan usia kandungan Qiara dan hari ini Qiara dan Putra mengadakan pengajian tujuh bulanan di rumah mereka. Dengan mengundang ibu-ibu pengajian di komplek rumah, kerabat dan sahabat mereka.
"Selamat ya Qiara udah mau jadi ibu, sehat-sehat ya kamu sama baby" kata Rini sambil memeluk Qiara.
"Bakalan jadi mamud kece neh" kata Vivi yang juga ikut memeluk Qiara.
"Makasih ya kalian udah mau datang ikut doain aku sama baby" kata Qiara.
"Kita kan juga penasaran ponakan kita kira-kira cewek apa cowok kan kamu bilang kalau mau umumin hari ini" kata Rini.
__ADS_1
"iya kan biar surprise Rin".
"Kalian kuat banget sih rahasian ini sampai sekarang?" tanya Vivi.
"Sebenarnya aku gak kuat cuma Putra tu sebel banget belum. Boleh belanja buat kebutuhan baby" jelas Qiara.
Acara pengajian dimulai, semua orang tampak kusyuk berdoa dan melantunkan ayat suci al-qur'an. Qiara yang tampil cantik dengan busana muslim duduk disamping Putra sambil sesekali mengelus perutnya. Bayi dalam kandungnya terus bergerak saat ayat suci dilantunkan. Qiara terus mengelus perutnya dan merasakan gerakan bayi dalam kandungannya.
"Dedeknya gerak sayang?" tanya Putra.
"Anak ayah pinter banget sih" kata Putra sambil mengelus perut Qiara.
Setelah acara pengajian selesai dan ibu-ibu pengajian pulang, tinggal keluarga dan sahabat di rumah mereka. Putra masuk ke dalam kamar dan mengambil kotak besar berwarna putih bertuliskan boy or girl.
"Ayo cepetan dong jangan bikin kita penasaran" kata Bunda.
__ADS_1
"Sabar Bunda" kata Putra sambil tersenyum.
Qiara berjalan mendekati Putra dan Putra langsung memeluk istrinya. Perlahan mereka berdua membuka kotak besar berwarna putih itu. Dan setelah kotak dibuka muncul sebuah balon berwarna pink bertuliskan its a girl. Dan terjawab sudah bayi dalam kandungan Qiara berjenis kelamin perempuan.
Semua orang berteriak bahagia bahkan Mama dan Bunda sampai menangis haru. Qiara bersandar di bahu Putra sambil tersenyum melihat seluruh keluarga dan sahabatnya bahagia menyambut kelahiran bayi perempuan di dalam kandungannya.
"Akhirnya Mama punya cucu perempuan" kata Mama sambil memeluk Qiara.
"Setelah ketiga anak Bunda cowok semua akhirnya sekarang cucu Bunda perempuan" kata Bunda yang tak mau kalah dan ikut memeluk Qiara.
"Besok kita bareng-bareng ya belanja perlengkapan bayi buat anak kamu" kata Bunda.
"Lagian Bunda sih katanya baru boleh belanja setelah tujuh bulan ya udah aku rahasiain juga deh sampai tujuh bulan" kata Putra sambil tertawa.
"Kamu itu ya udah mau jadi ayah masih gak ilang juga isengnya" kata Bunda.
__ADS_1
Bayi perempuan yang tak lama lagi akan meramaikan keluarga kecil Qiara dan Putra. Tak hanya mereka berdua yang tak sabar untuk bertemu dengan bayi dalam kandungan Qiara tapi semua keluarga dan sahabat juga sangat tak sabar menantikan kelahirannya. Sungguh kebahagian yang tak terkira bagi Qiara dan Putra bisa menantikan kelahiran putri kecilnya. Putri kecil yang akan memberi warna baru dalam keluarga kecilnya.