Qiara Dan Penantiannya

Qiara Dan Penantiannya
9. Weekend


__ADS_3

Weekend yang bagi semua orang adalah hari bersantai dan bermalas-malasan untuk bangun pagi. Tapi hari ini berbeda bagi Qiara yang biasanya setelah sholat subuh kembali bermalas-malasan di tempat tidurnya.


"Kamu tumben udah bangun Qi?" tanya Mama Qiara.


"Hehehe...aku mau pergi sama mas Putra ma" jawab Qiara malu-malu.


"Ya udah pokoknya ati2 dan kamu bilang sama Putra sebelum berangkat sarapan dulu disini ya biar gak beli sarapan di luar".


"Ya ma setelah mandi aku telpon mas Putra"


Qiara bergegas ke kamar mandi.


Yang pasti hari ini dia bersiap dengan penuh semangat. Biasanya dia mandi gak lebih dari 10 menit tapi hari ini dia mengahabiskan lebih dari 30 menit.


"Mbak buruan dong aku kebelet pipis neh" Nia mengetuk pintu kamar mandi sambil menahan pipis.


"Ya tunggu sebentar" jawab Qiara.


"Aduh mbak buruan tar mas Putra kelamaan nunggu mbk di depan".


"Apa????Orangnya udah didepan???" tanya Qiara sambil bergegas keluar dari kamar mandi "Kamu yang bener dek kan aku janjian jam 10?".


"Kalau gak percaya liat aja sendiri" jawab Nia sambil memasuki kamar mandi.


Sebelum masuk kedalam kamarnya, Qiara celingukan mencari Putra ternyata Nia mengerjainya ternyata Putra belum datang.


"Dasar Nia kan aku belum selesai luluran" gerutu qiara dalam hati.

__ADS_1


Setelah berganti baju Qiara mengecek hp nya dan ada panggilan tak terjawab dari Putra. Qiara langsung menelpon balik takut ada hal yang penting.


"Assalamualaikum mas".


"Waalaikumsalam".


"Mas barusan nelpon ada apa?".


"Gak papa kirain kamu belum bangun".


"Oh kirain Mas Putrq gak jadi libur makanya nelpon buat kabarin kalo gak jadi pergi".


"Kalau dibatalin aku gak sanggup kalau harus liat kamu ngambek lagi".


"Ngapain ngambek kan aku tahu kalau Mas Putra kerja".


"Uh pinternya sayangku".


"Ya udah kalo gitu aku boleh masuk sekarang kan?".


"Emang Mas Putra udah didepan?".


tut tut tut


Qiara berlari kehalaman rumahnya dan ternyata benar mobil Putra sudah ada didepan rumah Qiara.


"Kok gak langsung masuk aja sih mas?" tanya Qiara.

__ADS_1


"Malu lah tar ditanyain macem-macem sama papa kamu" jawab Putra sambil tersenyum.


"Papa gak dirumah lagi keluar kota jenguk nenek".


"Kamu udah selesai siap-siapnya?" tanya Putra sambil melihat Qiara yang sudah tampak rapi.


"Belum lah baru juga slesai mandi belum dandan".


"Aku gak mau ya kamu dandan kayak di nikahan Ando tar banyak yang liat" kata Putra tegas.


"Emang kapan sih kak aku dandan kayak ke kawinan gitu paling juga cuma pake bedak sama lipstik doang" jawab Qiara sambil tertawa melihat ekspresi kesal Putra.


"Eh nak Putra sudah datang" sapa Mama Qiara.


"Pagi tante" jawab Putra sambil mencium punggung tangan mama Qiara.


"Sarapan dulu yuk" ajak Mama Qiara.


"Ayuk mas masuk kedalam" ajak Qiara.


Selesai sarapan mereka pamit untuk pergi berjalan-jalan. Qiara yang tampil casual dengan celana jins dan kaos lengan panjang dengan warna hijab senada dengan kaosnya. Putra juga tampak santai dengan celana jins dan kaos tanpa kerah.


"Kamu udah mikirin belum kita mau kemana?" tanya Putra.


"Boleh gak kita ke taman safari aja".


"Mau ke taman safari aja ta?" tanya Putra balik.

__ADS_1


"Kayaknya seru deh kak" kata Qiara semangat.


"Siap bos mari berangkat" kata Putra sambil menyalakan mobilnya dan segera berangkat.


__ADS_2